Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai
Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !
   Tell A Friend  |  Contact Us  |  Sitemap
 
 
 
Talk Show: Andrie Wongso Smart Motivation Setiap Hari Senin. Jam 07.05 WIB - 08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jam 15.05 WIB - 16.00 WIB (Siaran Ulang). Di Radio SMART FM: Jakarta 95.9 FM, Makasar 101.1 FM, Palembang 101.8 FM, Banjarmasin 101.1 FM, Balikpapan 97.8 FM, Medan 101.8 FM, Semarang 93.4 FM, Ral FM Manado 102,65 FM, Smart FM Surabaya 88,9 FM Jangan lupa dengarkan setiap hari kapsul-kapsul Wisdom & Motivation.
Kalender Januari 2009
S M T W T F S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Baca Juga
• Prie GS
  Selasa, 19-Desember-2006
  10:46:46 WIB
Buah Sengsara
• Prie GS
  Senin, 04-Pebruari-2008
  11:15:27 WIB
Kita Adalah Orang-orang Yang Menunggu
• Prie GS
  Senin, 16-Juli-2007
  11:08:57 WIB
Saat Aku Terima Sms-mu
• Prie GS
  Rabu, 26-Maret-2008
  08:12:12 WIB
Suatu Hari Ketika Ayat-ayat Cinta Ngetop Sekali (1)
Shopping Product
Poster Motivasi - Berani Menghadapi Masalah
Medium - Size 37.5 x 26.5 cm

Kita boleh mengharapkan semua urusan berjalan lancar tetapi jauh lebih baik bila kita siap mental dan berani menghadapi setiap masalah.

 
View Shopping Product
Artikel Tetap
Kamis, 13-Maret-2008; 09:03:07 WIB
Selimut Dalam Tidurku
( 2 Komentar )
Oleh : Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA

Dini hari ketika udara dingin sekali. Sudah saatnya bangun pagi, tetapi tidur masih enak sekali. Jangankan memaksa bangun, untuk bergerak saja rasanya sayang sekali. Khawatir kualitas tidur yang sedang enak-enaknya rusak seketika. Sebenarnya aku tidak benar-benar tidur karena kesadaran  sudah separoh jaga. Tetapi juga bukan benar-benar terbangun karena kantuk masih begitu hebatnya. Inilah yang menjengkelkan dari tidur, kenyenyakannya justru suka datang di jam-jam ketika kita harus bangun dan bekerja.

          Begitulah pagiku saat itu. Sudah saatnya bangun mestinya tetapi kantuk masih menggoda. Sekali lagi; jangankan bangun, bahkan untuk menarik selimut pun, butuh kemauan ekstra. Sekali  waktu untuk  sekali tarikan tak apa-apa, tetapi jika telah berkali-kali ditarik, selimut ini belum rapat juga, kacau jadinya. Lebih baik menyerah pada kantuk, walau masih ada sisa tubuh yang terbuka daripada seluruh tidur rusak semua. Sisa tubuh itu bisa cuma ujung dengkul, bisa cuma ujung kaki, atau sekadar tengkuk, tetapi astaga, itulah lubang-lubang angin , yang membuat tidur dahsyat ini tak berjalan  sempurna.  Lubang angin  itu terasa seperti teror yang mengejek senantiasa, tetapi entah kenapa aku tak berdaya mencegahnya.  Apalagi aku amat gemar berselimit sarung. Dan inilah watak sarung itu; ditarik di sini merosot di sana. Nutup di sana bolong di sini. Menjengkelkan sekali.

Tidur yang begini kemudian menjadi penuh paradoks: ia terlalu nyenyak untuk dibuat bangun, tetapi terlalu terganggu untuk dibuat nyenyak.  Sebetulnya butuh langkah  sederhana untuk mengatasinya, tinggal bangun, menata diri, lalu tidur lagi. Tetapi siapa bilang langkah ini sederhana. Karena jika aku sudah  mampu terbangun, tidur nyenyak itu pasti sudah  tak ada. Itulah misteri tidur, ia tak bisa bangun di tengah jalan. Itulah kenapa seorang yang dibangunkan paksa bisa marah sekali. Jika pun ia bis menahan marah, tubuhnya suka gagal menahan gelisah. Itulah kenapa Rockefeller meminta siapa saja tak menganggu tidurnya meskipun ia  presiden Amerika.

Maka kuteruskan tidur konyolku itu. Tidur nyenyak sambil jengkel karena  lubang angin  masih menyembur di kakiku. Tetapi pada saat itulah berkah Tuhan datang, istriku yang telah terbangun tampaknya melihat posisi tubuh suaminya yang payah. Centang perenang sedemikian rupa sehinga sang  selimut itu tak memadai. Ditatanya selimut itu pelan sekali khawatir aku terjaga, hingga kehangatanku merata.  Ia menyangka aku sedang amat terlena. Padahal ia salah sangka. Aku mengerti seluruh ekspresinya, gerakan tangannya, sikap hati-hatinya. Ia hendak menjaga suaminya seperti tengah melindungi seorang  anak-anaknya. Amboi, betapa aku tega menipunya!

Sebetulnya sambil sok terlena, aku sudah sangat ingin tertawa. Istriku  sedang terpedaya dengan kenyenyakanku yang semu itu. Bahkan sambil nyenyak begitu, diam-diam aku tegang dan berdoa, agar ia mau menata selimutku.  Kenapa tegang? Karena doa semacam ini tidak mudah  dikalbulkan. Alasannya objektif saja. Pertama hari memang sudah  pagi. Tidak  pantas jika orang tua tidak mendahului anak-anaknya bangun pagi. Tidak pantas membiarkan istri  sendirian berkutat dengan tumpukan tugas pagi, sementara aku pura-pura tidak mengerti. Istri yang cerdas, pasti akan pura-pura menarik selimut itu tanpa sengaja sehingga kedinginan akan menghajar sekujur tubuh suaminya. Dengan begitu ia akan gagal melanjutkan tidur salah waktunya dan bisa membantu kerepotannya. Tetapi tidak. Doaku ternyata dikabulkan. Istriku merapatkan selimut itu ke seluruh tubuhku.  Sejak itu kualitas kemalasanku menjadi amat sempurna.

Cuma satu tarikan selimut, aku merasa amat menikmati kemanjaan yang belum kurasa sebelumnya. Memang cuma satu tarikan. Tetapi di  dalam garis penarik itu memuat sekali titik-titik yang lengkap isinya. Ada pemberian tanpa butuh balasan, ada tindakan saling melindungi dan memanjakan, ada kerelaan membiarkan pihak  lain menikmati rezeki walau itu cuma berupa kenyenyakan. Sejak  saat itu,  aku bergairah sekali mencari orang-orang yang tertidur di sebelahku untuk kubenahi selimutnya. Walau mungkin orang-orang itu tidak  sedang benar-benar tertidur, sehingga mengerti perbuatanku. Tapi apa peduliku,  kami bisa pura-pura untuk tidak saling tahu. Tak  apa saling berpura pura jika hasilnya, adalah kebahagiaan bersama yang begitu jelasnya.

 

Prie GS



baca berita di lintas berita | Infogue.com
Stumbleupon.com  Digg.com  Mister-Wong.com  Reddit.com  Technorati.com  ma.gnolia.com  Newsvine.com  Plugim.com  Blinkbits.com  Co.mments.com  del.icio.us  Propeller.com  Scoopeo.com  Slashdot.org  Simpy.com 
Facebook.com  Fark.com  Furl.net  Google.com  Gwar.pl Spurl.net  Sphere.com  Taggly.com  Squidoo.com  Scuttle.org 
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Komentar Artikel :

Tanggal Komentar: Rabu, 16-April-2008; 16:53:27
  Nama Pengirim Komentar : Didik Srogo Brangsong Kendal ( mulyadi.budisantosa@af.co.id )
  "Yth. Mas Prie GS, mas... masih inget dengan "Kreans's"?? kata masPrie Kreasi Anak Seni (eks SMA PGRI Kendal) aku Didik Srogo, waktu itu masih inget aku kecil diemong masPrie dibelikan Gitar merk Yamaki di Obor Mas Semarang. Aku suka seni tetapi tidak bisa hidup dari seni, MasPrie mmg Seniman yg bisa mencari nasi dari berSeni. Hehe... Di balik semua yang semu itu ada satu yang kita sering lupakan, yaitu "Waktu" ini adalah kenyataan yg tidak mungkin bisa bergeser ke belakang. Pagi itu pasti akan cepat berganti dengan siang yang harus kita jelang bersama Niat dan Upaya untuk kenyataan. Sebuah kenyataan yg mengalir di pembuluh Kehidupan, utk itu mari kita sambut dengat Semangat Juang. Salam dari Didik Srogo (08123406880)."
Tanggal Komentar: Jumat, 14-Maret-2008; 08:06:03
  Nama Pengirim Komentar : andy ( andyojeoje@yahoo.com )
  ":) wah pak prie ini sungguh beruntung karena memiliki istri dan atau anggota keluarga yang saling menyayangi, walau bentuk kasih sayang itu diwujudkan dalam bentuk perhatian yang kecil (satu tarikan selimut) hehehe. dan yang membuat saya kagum sekaligus senang, pak prie-meskipun tanpa ucapan / kata-kata dapat menyadari perhatian pasangan hidupnya-, begitulah semestinya hidup dan kehidupan ini. semoga berbahagia pak, semoga saya juga akan dapat menemukan belahan jiwa saya hehehe"
 Komentar Lainnya
           
( View : 1566 | Refer : 1 | Print : 77 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya
Sudah Saatnya - Jumat, 14-Maret-2008; 08:14:53
Be Xo First (then You Get Rich) ! - Jumat, 14-Maret-2008; 16:30:20
Fokus Pada Tujuan Yang Pasti - Senin, 17-Maret-2008; 08:44:35
Suatu Malam Ketika Hatiku Sedih Sekali - Senin, 17-Maret-2008; 10:28:26
Tidur Di Atas Kayu Bakar Dan Mencicipi Empedu - Senin, 17-Maret-2008; 10:34:08
Artikel Sebelumnya
Begini Seharusnya Pelayanan Call Center (bagian 2 - Tamat) - Rabu, 12-Maret-2008; 08:47:34
Faktor Luck Dalam Kesuksesan - Rabu, 12-Maret-2008; 08:30:04
Buah Kelapa Yang Mematikan! - Selasa, 11-Maret-2008; 11:08:07
Kembangkan Jiwa Sukses Anda! - Senin, 10-Maret-2008; 09:03:39
Doa Untuk Putraku - Senin, 10-Maret-2008; 08:36:24
AW Jumlah Pengunjung
Pengunjung Kemarin 3271
Pengunjung Hari Ini 2517
Online 37
Pengiriman Artikel dan AW Jokes
Jika Anda ingin mengirimkan Artikel, silahkan tekan tombol dibawah ini
Layanan Informasi
Layanan pelanggan - CSO 1

Layanan pelanggan - CSO 2
Bukan untuk konsultasi pribadi
Sitemap | Contact Us | Privacy Policy Copyright © 2007, Andriewongso.com - Action & Wisdom Motivation Training, All Rights Reserved