|
|||
|
Penulis : Prof. Yohanes Surya Ph.D Rektor Universitas Mulimedia Nusantara
Rating Artikel :
Selasa, 04-Maret-2008
Fenomena
Mestakung
Fenomena ini terjadi ketika suatu sistem berada pada keadaan kritis. Pada keadaan kritis ini berlaku hukum Mestakung. Ada 3 hukum Mestakung:
Untuk membuat hukum mestakung bekerja, kita harus menciptakan kondisi kritis. Setelah itu kita harus melangkah. Nah, ketika kita melangkah dengan tekun inilah, akan terjadilah mestakung (semesta mendukung). Mestakung akan menciptakan pelipatgandaan hasil, yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang mustahil menjadi kenyataan, terjadi hal-hal yang luar biasa. Fenomena mestakung cocok untuk organisasi yang berada dalam kondisi kritis, perusahaan yang ingin berkembang cepat ataupun daerah yang berambisi menjadi yang terhebat. Selama saya seminar Mestakung, banyak perusahaan maupun pribadi sudah mengalami mestakung ini. Ada yang bercerita ingin sekali kuliah di Amerika Serikat, kemudian ia melangkah dan melangkah, ketok pintu sana, ketok pintu sini. Akhirnya jalan terbuka, kini ia berada di Amerika full scholar ship. Ada juga yang cerita perusahaannya meningkat keuntungannya 200 % di tahun 2007 yang lalu karena mereka menempatkan diri pada kondisi kritis lalu melangkah dan melangkah dengan tekun. Pemimpin yang dibutuhkan dalam situasi ini adalah pemimpin yang gigih (kejar habis). Pemimpin ini harus punya ambisi besar, mau kerja keras dan tekun. Pemimpin ini harus punya ekstra energi dan didukung oleh tim yang juga mempunyai ambisi yang sama. Tim harus sepakat untuk tidak akan berhenti sebelum target tercapai. Kepemimpinan pada abad ke-21s Abad ke-21 ini adalah abad globalisasi. Organisasi menjadi lebih kompleks. Orang yang dipimpinpun lebih beragam. Kepemimpinan abad ke-21 yang diharapkan merupakan kombinasi dari empat kepemimpinan di atas. Pemimpin diharapkan mampu mendeteksi situasi yang dihadapinya dan mampu merubah gaya kepemimpinannya sesuai dengan situasi tersebut. Kadang ketika organisasi lesu, pemimpin harus menggunakan kepemimpinan Newton yang keras dan tegas untuk membuat semua orang bangkit dan bergerak. Kepemimpinan yang tegas ini perlu ditambah dengan kepemimpinan mestakung agar setiap orang yang dipimpinnya merasa kritis sehingga mereka lebih termotivasi untuk maju dan mencapai target setinggi-tingginya. Juga jangan lupakan kepemimpinan Einstein yang lebih demokratis untuk memperhatikan setiap input yang masuk dan terus menjaga integritas diri agar jangan dilibas oleh orang-orang yang iri hati dan dengki. Dan ingat bahwa pada abad ke-21 tidak ada yang pasti, semua penuh ketidakpastian, diperlukan tindakan yang nyata dan tegas untuk semua rencana dan visi yang dimilikinya. Jangan lupa klik video yang dapat memberikan inspirasi: 1. Video peristiwa Indonesia jadi juara dunia di Singapura 2006 http://www.youtube.com/watch?v=2dJcEc05c4U 2. Video lagu mestakung http://www.youtube.com/watch?v=ERPzSEViABU (Prof. Yohanes Surya, Ph.D/Rektor Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta). |
|||
|
Komentar Anda
Pengirim : Via
saya sangat tertarik dengan konsep mestakung ini dan ingin mempelajari lebih lanjut.
pada hukum krilangkung, tahap awal menuju sukses dimulai dengan menciptakan kondisi kritis. pertanyaan saya, bagaimana caranya menciptakan kondisi kritis?
lalu, apakah kondisi kritis sama dengan kondisi terjepit? misalnya, kita sedang terjepit sangat membutuhkan uang, maka kita berupaya untuk mendapat uang yang kita butuhkan. apakah kondisi terjepit di sini sama dengan kondisi kritis yang dimaksud dalam krilangkung?
terima kasih.
Pengirim : Nyoman RPN
Selamat siang Prof. Bagus sekali, dan luar biasa. Kirimkan terus artikelnya.
Terima kasih dan sukses.
|
|||
|
|||
| ( View : 13963 | Refer : 5 | Print : 149 | Rate : 9.00 / 1 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Kembangkan Jiwa Sukses Anda! (Artikel Tetap) - Senin, 10-Maret-2008 | ||
| • | Buah Kelapa Yang Mematikan! (Artikel Tetap) - Selasa, 11-Maret-2008 | ||
| • | Faktor Luck Dalam Kesuksesan (Artikel Tetap) - Rabu, 12-Maret-2008 | ||
| • | Begini Seharusnya Pelayanan Call Center (bagian 2 - Tamat) (Artikel Tetap) - Rabu, 12-Maret-2008 | ||
| • | Selimut Dalam Tidurku (Artikel Tetap) - Kamis, 13-Maret-2008 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Kucing Yang Bertamu (Artikel Tetap) - Senin, 03-Maret-2008 | ||
| • | Menemukan Peluang Di Tengah Tantangan - 3 (Artikel Tetap) - Sabtu, 01-Maret-2008 | ||
| • | Begini Seharusnya Pelayanan Call Center (bagian 1) (Artikel Tetap) - Jumat, 29-Pebruari-2008 | ||
| • | Peramalan (Artikel Tetap) - Kamis, 28-Pebruari-2008 | ||
| • | Sponge, Clean Or Dirty ? (Artikel Tetap) - Rabu, 27-Pebruari-2008 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



