Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Entrepreneur Corner
Penulis : Agoeng Widyatmoko - Konsultan independen usaha kecil (UKM)
Rating Artikel :
Selasa, 04-Maret-2008
Barangkali, bagi sebagian orang, kedua ungkapan di atas akan terasa sama saja. Untung besar berarti mendapat untung banyak. Untung berlipat pun mempunyai arti mendapat keuntungan dalam jumlah yang tidak sedikit. Lantas, apa bedanya?

Jika kita telaah lebih jauh, sebenarnya kedua hal ini memang sama sebangun, mirip, dan tiap orang pun pasti mencarinya dari setiap usaha yang dijalankan. Namun, ada satu hal prinsip yang membedakan antara kedua istilah tersebut.

Untung besar menurut pandangan saya selalu akan menggiring orang pada pengertian bagaimana memperoleh untung yang sebesar-besarnya. Tanpa sadar, pikiran bawah sadar kita akan mengejar untung yang sebanyak-banyaknya-yang kadang-mengorbankan kepuasan pelanggan. Yang ada adalah bagaimana menjual dengan untung yang besar.

Sedangkan untung berlipat menurut pandangan saya adalah mencari keuntungan dengan cara melipatgandakan potensi keuntungan, baik kecil ataupun besar. Maksudnya, jika kita menggunakan pengertian ini, kita akan digiring pada keuntungan yang disebabkan oleh penjualan yang berlipat alias mengutamakan kuantitas.

Sepintas, pengertian kedua hal tersebut masih sama. Tapi coba lihatlah praktiknya dalam contoh berikut. Misalnya kita menjual jasa kursus bahasa. Saya pernah menjumpai sebuah kursus bahasa Inggris yang dijual dengan harga sangat mahal untuk ukuran orang kebanyakan. Dalam hal ini, saya kategorikan cara penjualan itu dengan upaya mencari untung besar. Akibatnya, orang yang ikut kursus bahasa ini juga sangat selektif. Hanya orang tertentu yang ikut kursus dengan kemampuan bayar di atas rata-rata. Memang, dari sisi kualitas, kursus tersebut menjamin dengan menghadirkan native speaker sehingga bisa lebih memacu orang untuk lebih mahir berbahasa Inggris.

Di lain sisi, saya pernah pula menjumpai sebuah kursus bahasa yang dijual cukup murah-bahkan sangat murah jika mengingat layanan yang diberikan-sehingga mampu menarik lebih banyak peserta. Menurut sang pemilik kursus tersebut, tujuannya membuat kursus dengan biaya yang lebih murah untuk membentuk satu komunitas, yang pada akhirnya akan membawa budaya berbahasa Inggris dalam kelompok tersebut. Penjualan seperti ini saya kategorikan sebagai penjualan dengan tujuan keuntungan berlipat. Sebab, dengan harga jauh lebih murah, justru akan mendorong orang untuk ikut kursus ini. Akibatnya, jumlah pesertanya pun jauh lebih berlimpah. Dan, ternyata, kursus itu mendapat keuntungan selain dari murid yang banyak. Mereka sering mengadakan acara di luar kursus rutin yang juga menghasilkan keuntungan berlipat.

Dari kedua pendekatan penjualan ini, memang masing-masing sebenarnya punya keunggulan. Biasanya, yang metode pertama punya pasar yang cukup besar jika ditujukan pada pembeli atau pelanggan yang sering menjadikan gengsi (pride) sebagai ukuran. Makin mahal harga, biasanya justru orang dengan gengsi tinggi, akan makin ingin memiliki-tentu dengan syarat-punya kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan pula.

Sedangkan metode yang kedua memang ditujukan untuk pasar yang lebih luas. Bukankah jika kita dalam posisi sebagai pembeli, biasanya-sebagai orang kebanyakan-akan memilih harga yang lebih murah? Coba lihat program diskon yang ada di berbagai toko. Biasanya, dengan memotong keuntungan, akan memancing orang untuk lebih banyak melakukan pembelian.

Sebagai contoh, beberapa waktu silam, toko buku Gramedia-dalam rangka grand opening salah satu tokonya-meluncurkan program diskon 30 persen untuk seluruh buku yang dijual. Ini berarti memotong keuntungan Gramedia beberapa persen dari kondisi biasa. Namun, hasilnya sungguh luar biasa. Pembeli membludak. Bahkan, belum pernah saya lihat sebuah toko buku antriannya mirip pasar, saking banyak nya pembeli. Dengan memperkecil keuntungan dari tiap item barang, Gramedia berhasil memperbanyak kuantitas pembelian barang. Inilah inti dari yang saya sebut sebagai mencari keuntungan berlipat. Untung kecil, jumlah banyak, hasilnya keuntungan berlipat.

Analoginya, jika ingin memperoleh keuntungan satu juta rupiah, kita bisa menjual satu barang langsung dengan untung satu juta rupiah. Tapi, kita bisa juga menjual 10 barang dengan keuntungan masing-masing seratus ribu rupiah. Hasilnya sama-sama untung satu juta rupiah. Namun, sebagai konsumen, kita pasti cenderung akan lebih senang membeli barang dengan harga yang lebih murah bukan?

Namun, sekali lagi, hukum untung besar dan untung berlipat yang saya ungkap tidak mungkin seratus persen berlaku di semua produk yang dijual. Selain itu, ada berbagai faktor lain yang memengaruhi pembelian, seperti kualitas barang, kualitas layanan, dan kemampuan memuaskan pelanggan. Jadi, bagaimana dengan Anda sebagai pengusaha? Ingin untung besar atau untung berlipat?

*Agoeng Widyatmoko adalah konsultan independen UKM dan perencana usaha keluarga. Bukunya 100 Peluang Usaha masuk dalam kategori best seller dan telah menginspirasi ratusan ribu orang untuk mulai membuka usaha. Ia dapat dihubungi melalui email: agoeng.w@gmail.com dan telepon 021-998 28 997

( View : 11481 | Refer : 2 | Print : 214 | Rate : 9.00 / 1 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Atur Doong Keuangan Kita... (Entrepreneur Corner) - Selasa, 11-Maret-2008
BuatAction Plan Buat Diri Anda Sendiri (Entrepreneur Corner) - Sabtu, 15-Maret-2008
Good Investment (Entrepreneur Corner) - Senin, 24-Maret-2008
Berani Saja Tidak Cukup (Entrepreneur Corner) - Rabu, 09-April-2008
Bayi-bayi Bisnis (Entrepreneur Corner) - Rabu, 23-April-2008
Artikel Sebelumnya :
15 Hari Lagi Menuju Full Tda (Entrepreneur Corner) - Jumat, 22-Pebruari-2008
Belajar Dari Bayi Dan Tomat Busuk (Entrepreneur Corner) - Selasa, 19-Pebruari-2008
Butuh Modal Usaha? Gampaaang.... (Entrepreneur Corner) - Selasa, 29-Januari-2008
Tetaplah Bertahan Dan Tetaplah Bergerak (Entrepreneur Corner) - Jumat, 11-Januari-2008
Kepada Siapa Anda Curhat Tentang Bisnis Anda? (Entrepreneur Corner) - Senin, 07-Januari-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Powered by:
Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat