| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Januari 2009 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
| • Ippho Santosa |
| Kamis, 03-Januari-2008 |
| 08:36:29 WIB |
| Memindahkan Gunung |
| • Ippho Santosa |
| Senin, 21-Juli-2008 |
| 08:53:37 WIB |
| Kekurang-ajaran Adalah Malaikat Pembimbing |
| • Ippho Santosa |
| Rabu, 02-Juli-2008 |
| 08:57:37 WIB |
| Seperti Jenderal Di Medan Perang |
| • Ippho Santosa |
| Senin, 27-November-2006 |
| 09:11:11 WIB |
| Dream Team |
| Keramik Bingkai |
| Ukuran Medium |
| Be A Small Man WHO THINKS BIG - Don't Be A Big Man WHO THINKS SMALL |
View Shopping Product |
|
Hanya Untuk Orang Gila ( 0 Komentar ) - Klik Profil Penulis Rating Artikel : Oleh : Ippho Santosa - Pembicara, Produser, dan Penulis Siang itu, di sela-sela sebuah acara di Denpasar saya ngobrol dengan Purdi Chandra dan Mr. Joger, dua pengusaha yang terkenal humoris. Mr. Joger sempat bercerita bahwa dia tidak pernah sekalipun merasa sedih. Dia selalu gembira, antusias dan berpikir positif. Ternyata, konsep duka memang tidak ada dalam benaknya. Terus, dia bertutur tentang Purdi Chandra yang hampir selalu berhasil dalam bisnis-bisnisnya. Rupa-rupanya, Purdi Chandra memang tidak pernah memasukkan konsep gagal ke dalam pikirannya.
Mirip-mirip dengan orang gila. Hush, jangan sembarangan! Lha, saya serius! Apa pernah orang gila jatuh sakit? Jarang-jarang 'kan? Itu karena konsep sakit tidak pernah ada di benak orang gila. Tengok pula anak kecil. Sebenarnya sih konsep takut tidak pernah terlintas di kepalanya.
Kesimpulannya, hati-hati dengan pikiran Anda. Pilah dan pilih konsep yang patut bercokol di sana. Tayangan di televisi, majalah dan suratkabar acap kali mencekoki otak Anda dengan hal-hal yang negatif. Dan repotnya lagi, sering kali Anda tidak menyadarinya. Pst, kalau sudah begitu, siapa yang rugi? Yah, Anda sendiri! Si pembuat acara mana mungkin rugi! Rating acara meroket. Iklan-iklan pun berdesakan. Saldo mereka pun melambung. Tentu saja, bukan dalam pengertian sakit jiwa. Tetapi maksudnya, tidak jarang mereka berpikir, berkhayal dan bermimpi secara tidak rasional. Pokoknya, rada ngawur, rada ngelantur. Sehingga lingkungan di sekitarnya tanpa tedeng aling-aling menuding, "Ah, dasar gila! Mana mungkin itu terjadi!" Toh, pada akhirnya itu terjadi juga. Tidak perlu contoh. Anda pasti sudah sering menyaksikannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurut saya, untuk menjadi orang yang luar biasa, lakukanlah apa yang tidak dilakukan oleh orang biasa. Orang biasa menghabiskan waktunya 2-3 jam sehari untuk menonton sinetron. Orang biasa menghabiskan Sabtu-Minggu-nya untuk bermalas-malasan. Orang biasa menghabiskan waktu, uang dan kartu kreditnya di pusat-pusat perbelanjaan. Ketahuilah, orang luar biasa tidak pernah melakukan semua itu. Dan ketika Anda coba meniru orang luar biasa, saya jamin Anda akan dicap 'gila' oleh orang biasa. Tidak percaya? Lakoni saja! Bulan lalu saya bertemu dengan Helmi Yahya, biangnya Reality Show di tanah air. Ketika ia berkisah tentang betapa workaholic-nya dia semenjak kecil, saya langsung bergumam dalam hati, "Dia telah membayar harganya dan dia pantas memperoleh ganjarannya." Lihat pula Aa Gym, pendakwah sekaligus pengusaha. Saya menyaksikan sendiri bagaimana ia memanfaatkan waktunya menit demi menit secara optimal. Dan kita semua maklum apa yang telah ia capai. Akhirnya, maafkan saya apabila tulisan saya kali ini sedikit semrawut. Tulisan ini memang dibikin se-spontan mungkin, se-instan mungkin. Lagi pula, tulisan ini memang hanya untuk orang keblinger kok. Hei, jangan tersinggung. Tetapi yang penting, Anda pilih yang mana? Menjadi orang biasa atau orang luar biasa? Setidak-tidaknya, sebelum menjadi orang luar biasa, Anda sudah menjadi orang biasa di luar 'kan? Hahaha, saya bergurau. Sekali lagi, jadilah orang yang luar biasa! Meskipun untuk itu, Anda kudu merelakan diri untuk dilabel 'gila' oleh orang-orang di sekitar Anda. Percayalah, sebenarnya gelar 'gila' tersebut merupakan luapan kekaguman alias pujian dari mereka. Ippho Santosa adalah pembicara seminar, produser Andalus, dan penulis Qalbu Marketing.
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda | |||||
|
|||||
|
( View : 6319 | Refer : 4 | Print : 233 | Rate :
9.00 / 1 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Anda Memiliki Potensi Untuk Menjadi Yang Terbaik - Jumat, 15-Desember-2006; 10:02:21 | |||||
| Berani Hidup - Jumat, 15-Desember-2006; 10:02:27 | |||||
| Sifat Kepiting - Senin, 18-Desember-2006; 10:02:35 | |||||
| Komunikasi Berdasarkan Golongan Darah - Senin, 18-Desember-2006; 10:02:45 | |||||
| Buah Sengsara - Selasa, 19-Desember-2006; 10:46:46 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Segelas Fanta - Senin, 11-Desember-2006; 10:02:02 | |||||
| Kualitas Yang Menentukan Keberhasilan - Jumat, 08-Desember-2006; 10:01:52 | |||||
| Tiga Pengemudi Bus - Jumat, 08-Desember-2006; 10:01:46 | |||||
| The Power Of Character (kekuatan Dari Karakter) - Senin, 04-Desember-2006; 10:01:33 | |||||
| Burungku Bisu Sekali - Senin, 04-Desember-2006; 10:01:27 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3271 |
| Pengunjung Hari Ini | 3132 |
| Online | 21 |