|
|||
|
Penulis : Djodi Ismanto
Jumat, 01-Pebruari-2008
" Memberikan pelayanan lebih dari hal yang diharapkan pelanggan merupakan
kunci sukses suatu interaksi atau bisnis." Seperti biasanya pagi hari saat perjalanan menuju kantor dari daerah rumah di kawasan Johor - Medan , saya selalu mencari koran nasional yang juga terbit di Medan. Biasanya saya beli dari pengecer di daerah lampu merah Simpang Titi Kuning ( Deli Tua ) kearah Tanjung Morawa Medan , bukannya ngga mau berlangganan ke agen koran yang note bene harganya lebih murah , namun pelayanan serta service yang diberikan si pengecer koran membuat saya tidak bisa berpaling hati darinya. Seperti kebiasaannya yang sudah - sudah , ia selalu hapal nomor polisi , serta kebiasaan antri mobil saya di lajur 2 lampu merah. "Selamat pagi Pak , ini korannya" sementara ia sigap melihat uang yang saya sodorkan , untuk segera memberi kembalian sesuai dengan jumlah yang harus diberikannya , tidak lupa dia kemudian berkeliling mobil saya dan segera menginformasikan kalau ada yang kurang beres , ban yang agak kempes atau lampu rem yang cuma menyala sebelah. Sangat hebat untuk seorang pengecer koran di lampu merah. Namun pagi hari ini sangat luar biasa sekali , setelah memberikan kembalian pembayaran dari saya , dia langsung lari kepinggir jalan , kemudian dia kembali lagi membawa karung kecil. " Pak , ini untuk Bapak dan keluarga dirumah , rambutan di kebun saya di Binjai sedang panen ", katanya sambil tersenyum. Agak terperanjat saya mendengarnya , lalu dia berkata lagi " Semua pelanggan saya juga kebagian kok " katanya sambil menunjuk tumpukan karung buah rambutan yang ia tumpuk dipinggir jalan. Belum lagi saya mengucapkan terimakasih karena masih terbengong - bengong , dia sudah menyambut pelanggan lain dan melakukan lagi hal yang sama seperti diatas. Dari penjual koran eceran di lampu merah kota Medan , saya mendapatkan ilmu luar biasa tentang Customer Satisfaction dan Marketing , yang mungkin secara teori otak kita sudah dapat banyak mendapat pelatihan , training , seminar serta gathering tentang CS , sementara hati kita belum juga bergerak melaksanakannya. Itulah sebabnya untuk berlangganan koran saya belum berpaling ke lain hati. Regards, DJODI ISMANTO Mitsubishi Motors - Group Sumatra Berlian From nice city of Medan www.djodiismanto.blogspot.com |
|||
|
Komentar Anda
Pengirim : Lie Indra Muliawan
Mungkin penjual koran ini belum punya bisnis sense sebab bila rambutan hasil panen itu bisa dijual maka ia dapat untung atau ia punya bisnis sense tapi mendahulukan customer satisfaction.
|
|||
|
|||
| ( View : 10426 | Refer : 1 | Print : 113 | Rate : 0.00 / 0 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Miracle Of Love (Artikel Anda) - Minggu, 03-Pebruari-2008 | ||
| • | Sikap Produktif - Bagaimana? (Artikel Anda) - Senin, 04-Pebruari-2008 | ||
| • | Pertumbuhan Vs Kesempurnaan (Artikel Anda) - Selasa, 05-Pebruari-2008 | ||
| • | Katakan Saja Tidak ! (Artikel Anda) - Rabu, 06-Pebruari-2008 | ||
| • | Bertumbuh Atau Membusukkah Kita ? (Artikel Anda) - Kamis, 07-Pebruari-2008 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Maling Di Rumahku (Artikel Anda) - Kamis, 31-Januari-2008 | ||
| • | Ulang Tahun Yang Berkesan (Artikel Anda) - Kamis, 31-Januari-2008 | ||
| • | Menemukan Peluang Di Tengah Tantangan - 2 (Artikel Anda) - Selasa, 29-Januari-2008 | ||
| • | Kerja Keras Vs Kerja Cerdas - 2 (Artikel Anda) - Minggu, 27-Januari-2008 | ||
| • | Kisah Sekelompok Serigala (Artikel Anda) - Sabtu, 26-Januari-2008 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



