Badut Menakutkan Anak-anak?
AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - AW Corner

Badut Menakutkan Anak-anak?
Team Andriewongso.com

Pernah melihat iklan di pohon yang berisikan jasa hiburan ulang tahun berupa badut? Barangkali, jika iklan itu muncul di Inggris, bakalan tak laku. Mengapa? Sebab, dalam sebuah survei yang dilakukan di sana, anak-anak ternyata justru takut akan sosok badut.

Sebuah majalah anak-anak di London Inggris memuat hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sheffield. Universitas ini sebenarnya tak hendak melakukan penelitian tentang badut. Namun, mereka sebenarnya sedang berusaha meneliti dekor seperti apa yang cocok untuk rumah sakit anak-anak. Dan, dari survei itulah muncul kenyataan bahwa badut ternyata di sana malah tidak disukai oleh anak kecil.

Survei ini sebenarnya hendak ditujukan untuk menata kembali ruang bagian anak-anak di sebuah rumah sakit. Lucunya, survei yang melibatkan sekitar 250 anak yang jadi pasien di rumah sakit itu malah menemukan fakta unik ini. Anak-anak berusia dari empat hingga 16 tahun menyebutkan mereka tak suka tokoh badut, bahkan, sebagian malah takut. Beberapa, juga menyebut mereka membenci badut yang berambut keriting dengan perut gendut plus hidung bulat merah itu.

Penny Curtis, seorang tenaga pengajar senior di universitas Sheffield mengatakan bahwa fakta ini menunjukkan jika orang dewasa terkadang keliru dengan membuat asumsi mengenai apa yang anak-anak sukai. Sebab, selama ini memang muncul anggapan badut adalah tokoh lucu yang disukai semua anak.

Apakah hal ini berlaku juga di Indonesia? Masih perlu dibuktikan. Sebab, sampai saat ini, hampir semua pesta ulang tahun anak selalu identik dengan badut lucu yang bisa sulap dan bernyanyi. Dan, rata-rata anak-anak pun menyukainya. Jadi, terserah pilihan Anda, apakah mau memakai jasa badut atau tidak untuk ulang tahun anak Anda.