|
Serangga Pengendali Robot Team Andriewongso.com
Apa jadinya jika sebuah rekayasa alam digabungkan dengan
kreativitas manusia? Inilah yang terjadi pada sebuah robot buatan Profesor
Charles Higgins dari Universitas Arizona. Dengan ide kreatif dan kemampuannya
mengutak atik teknologi, Charles dan timnya berhasil menggabungkan otak
serangga, dalam hal ini adalah ngengat, dengan sebuah teknologi robot.
Hasilnya? Charles mampu menciptakan robot pertama yang gerakannya dipandu oleh
mata dan otak seekor ngengat.
Tindakan Charles ini memang cukup mengejutkan. Sebab, inilah
kali pertama sebuah penemuan berhasil menggabungkan unsur alam dengan
kecanggihan teknologi. Karena itu, robot buatan Charles ini bisa disebut
sebagai sebuah langkah maju untuk masa depan. Uniknya, semua ini berawal dari
sebuah masalah, yakni mahalnya biaya untuk membuat sebuah chip komputer. Sebab,
saat ini, untuk membuat chip komputer yang dapat menghasilkan gambar visual
saja perlu biaya sebesar USD 60.000 atau sekitar setengah miliar rupiah lebih.
Hal inilah yang kemudian memicu Charles untuk mencari jalan lain menciptakan
chip yang murah.
Keberhasilan memasukkan semacam pengirim sinyal ke otak
ngengat untuk menggerakkan robot ini membuat Charles memprediksikan bahwa dalam
jangka waktu 10-15 tahun ke depan, akan ada komputer hybrid. Yakni
komputer yang merupakan hasil perpaduan antara teknologi dengan jaringan
organik. Tentu, hal ini akan memberi lebih banyak manfaat bagi perkembangan
teknologi pada umumnya. "Dengan harga sekian, kualitas yang diperoleh
lebih rendah dibandingkan jika menggunakan otak serangga yang harganya lebih
murah. Pencangkokan otak serangga ke robot akan menjadi cikal bakal adanya
komputer hybrid," ujar Charles.
Jika hal ini terus berhasil dikembangkan, misalnya dengan
menggunakan otak binatang lain, teknologi robot tentu akan makin maju. Manusia
pun bisa jadi akan merasa terbantu sekaligus terancam. Bagaimana pendapat Anda?
|