|
Es Krim Cone Team Andriewongso.com
Panas-panas,
minum es krim. Tentu sangat menyegarkan. Apalagi, kalau sambil jalan-jalan.
Maka, panas menyengat pun bisa terasa dingin kala menyesap es krim cone. Sangat
praktis, bisa dibawa ke mana-mana, dan cone-nya pun bisa pun bisa sekaligus
dimakan.
Tapi,
tahukah Anda bahwa cone es krim itu tercipta karena ketidaksengajaan? Alkisah,
pada sekitar tahun 1904, ada sebuah pameran internasional yaitu St. Louis
World’s Fair. Di pameran itu, penjual dan pembeli berjubel untuk saling
bertransaksi.
Menurut
fakta yang disebutkan dari sejumlah sumber, ada dua orang pedagang makanan dan
minuman ringan yang saling berdampingan konternya pada pameran tersebut. Yang
satu berjualan wafer waffle dan satunya lagi berjualan es krim. Pada suatu hari
yang sangat panas, penjual es krim kewalahan melayani pembelinya. Ia tak
mengira pembelinya hari itu sangat banyak. Akhirnya, stok tempat membawa es
krim milik si penjual es krim habis. Padahal, saat itu pembeli yang mengantri masih
berjubel.
Ia pun
sempat kebingungan dan nyaris menutup konternya. Sebab, ia tak tahu bagaimana
bisa menjual es krim tanpa tempatnya. Namun, ia sempat mengadu pada si penjual
wafer waffle tentang masalah ini. Ternyata, tanpa pikir panjang, si penjual
waffle pun menawarkan wafflenya untuk dijadikan tempat sementara untuk menaruh
es krim tersebut. Maka, ia pun kemudian menggulung wafflenya dan memberikan
sebagian pada si penjual es krim.
Gulungan waffle itu kemudian diisi pucuknya dengan es krim. Ternyata,
waffle yang diisi es krim ini sangat disukai oleh pembeli. Dan akhirnya kedua
orang penjual yang berdampingan ini mendapat keuntungan yang sangat berlipat.
Maka, sejak saat itu, es krim cone pun dikenal dan menyebar ke seluruh dunia hingga
sangat populer sampai sekarang.
|