|
Souvenir Cinta Nurul Huda Haem - Penulis buku
Sahabat keluarga sejati, setiap insan di bumi ini menyenangi hadiah, apalagi jika hadiah tersebut berupa cinta. Sungguh kekuatannya tidak terbatas, karena cinta adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita, maka rawatlah cinta karena Cinta laksana kendaraan yang aktif dipakai, jika ingin tetap lancar, rawatlah pelumas kendaraan dengan teratur, seringlah melakukan perawatan berkala. Saya mengajak anda semua untuk mengambil hikmah dari kisah nyata yang paling saya senangi dari Chicken Soupnya Jack Canfield yaitu kisah tentang anak yang sangat istimewa dari syurga.
Diceritakan, sepasang suami istri tengah melakukan perjalanan mengunjungi panti rehabilitasi untuk membawa putri mereka yang terlahir cacat, mereka berfikir ini akan mengurangi penderitaan putrinya yang saat itu sudah berusia delapan belas bulan sekaligus membebaskan keluarganya dari kewajiban mengurus anak cacat, mereka menduga di panti rehabilitasi nanti putrinya akan merasa lebih baik bila berada bersama anak-anak lain yang seperti dia. Di tengah perjalanan yang memilukan hati itu, sang istri memutar radio mobil dan tanpa disengaja mendengar seorang mantan teman sekelasnya di SMU.
Ia ingat temannya itu seorang anak yang tidak memiliki kaki, sekarang ini ia menjadi ketua sebuah organisasi yang mempekerjakan penyandang cacat. Ia bercerita tentang masa kanak-kanaknya dan percakapannya dengan ibunya, Ibunya berkata kepada dia, "Ketika tiba waktunya bagi seorang anak cacat lain untuk dilahirkan, Tuhan dan para malaikat mengadakan sebuah sidang khusus untuk memutuskan kemana ia akan dikirim, akhirnya keputusan pun disepakati, Tuhan berkenan agar malaikat mengirim anak cacat ini kepada keluarga yang dapat menerima cintaNya yakni keluarga yang akan menyayangi anak cacat ini dengan sepenuh hati. Nah, keluarga kita menjadi salah satu pilihanNya"
Mendengar kisah ini, sang istri mengulurkan tangannya mematikan radio itu, matanya berkaca-kaca menahan tangis dan ia berkata kepada suaminya, "kita pulang saja, ternyata putri kita adalah anak yang sangat istimewa dari syurga."
Sesungguhnya banyak cara bagi Tuhan untuk mengajarkan ilmuNya kepada kita, tidak selalu dari hal-hal yang kita anggap positif, bahkan seorang anak cacat yang kita miliki adalah cara Dia yang begitu elok menghadiahkan CintaNya kepada kita. Maka, seberat apakah masalah anda sekarang? Masih tersisakah ego menggumpal dalam diri kita untuk kita suarakan bahwa akulah yang paling benar, sudahkah kita menghadiahkan cinta untuk pasangan kita? sudahkah kita memberikan souvenir cinta untuk keluarga terkasih?
Begitulah, dalam kehidupan berkeluarga kita dianjurkan untuk saling menghargai. Jadi, dalam perkawinan itu janganlah berharap banyak kelebihan dari pasangan anda namun bersiaplah diperlihatkan banyak kekurangan, bukankah perkawinan itu menyatukan tidak saja dua jenis kelamin yang berbeda tetapi juga dua habit, dua sikap dan dua karakter yang satu sama lain tidak sama. Karena itu, sudah semestinya keluarga super dibangun di atas pondasi cinta kasih, saling menghargai, saling mempercayai, saling peduli dan saling berbagi. Jadikan cinta sebagai kekuatan untuk meraih hidup yang gemilang. Seperti lirik lagu super family, setiap insan yang lahir di dunia, membawa cinta kasihNya, maka wajiblah bagi kita menjaganya.
Salam hangat dari saya, Sahabat Keluarga anda
Nurul Huda Haem (Penulis Buku Laris, Awas Illegal Wedding, bisa dihubungi di 08128772735)
|