|
Pergi Les dengan Pesawat Terbang Team Andriewongso.com
Rasa sayang kepada anak membuat orangtua bisa melakukan berbagai macam hal. Beberapa di antaranya adalah hal-hal unik yang membuat kita menggeleng-gelengkan kepala sambil berkata, "Ada ada saja...!" Simaklah salah satu contoh berikut ini.
Pada akhir pekan lalu, Robert Kadera (65 tahun) mengantar putranya, Isaac (14 tahun) latihan tenis. Yang menjadi masalah, agar putranya tidak terlambat hadir di tempat les karena kemacetan di jalan raya, Kadera pergi mengantar dengan pesawat terbang! Tepatnya, pesawat kecil "1949 Piper Clipper", yang berkursi empat.
Kadera menerbangkan pesawat tersebut mulai dari rumahnya di Lake Villa menuju tempat les tenis di daerah Lincolnshire. Kedua daerah itu berada di negara bagian Illinois, Amerika Serikat.
Lalu, di manakah Kadera mendarat? Di lapangan golf Mariott Lincolshire, yang letaknya tidak jauh dari tempat les putranya!
Sebelum mendarat, ia memutarkan pesawatnya sebanyak dua kali. Tidak ada yang terluka atau meninggal atas peristiwa ini. Namun yang jelas, Kadera telah masuk tanpa izin sekaligus menimbulkan kekacauan di lapangan golf itu. Maka, ketika ia dan putranya berjalan menuju klub tenis yang dituju, polisi segera menahannya.
Berdasarkan penyelidikan polisi, diketahui bahwa Kadera adalah seorang ahli mesin sekaligus pilot amatir dengan pengalaman menerbangkan pesawat selama 40 tahun. Karena perbuatannya itu, Kadera didenda Rp5,2 juta dan diminta melayani masyarakat selama 60 jam. Ia juga diminta menjauh dari lapangan golf.
Kini, FAA (Federal Aviation Administration) sedang memikirkan untuk mencabut lisensi pilot Kadera. Menurut mereka, mendaratkan pesawat di suatu tempat tanpa memberi tahu dan mengungsikan orang-orang yang ada di sana adalah suatu tindakan yang berbahaya.
Atas peristiwa ini, Kadera berjanji pada pengadilan setempat bahwa lain kali dia akan mengemudikan mobil saja.
|