"Berpikir Dulu Atau Nekat" ?
AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - Sports Corner

"Berpikir Dulu Atau Nekat" ?
Tjauw Chien Ming - Pelatih catur online

 

 

Pemain Hitam baru saja melangkahkan Gajah dari petak e7 ke f6, dengan tujuan menyerang bidak e4 putih sebanyak 2 kali (dengan Benteng di e8 dan Gajah di b7), sementara bidak e4 hanya dijaga 1 kali oleh Putih (dengan Gajah c2)

Pemain Putih menjawab dengan melangkahkan Kuda dari f1 ke e3, seolah-olah tidak menyadari ancaman terhadap bidak e4 tersebut.

Langkah selanjutnya :
....Gxe4 (Gajah Hitam makan bidak e4)
Gxe4 Bxe4 (Gajah Putih makan Gajah e4, Benteng Hitam makan Gajah e4).

dan Hitam terkejut karena langkah Putih selanjutnya adalah Md5+ (Menteri skak di d5, sekaligus menggarpu Benteng Hitam di e4), dan Hitam kehilangan 1 Benteng penuh. Jadi langkah Putih kuda dari f1 ke e3 adalah sebuah langkah mengembangkan buah sekaligus menebar perangkap yang disambut Hitam.

Bila kita menganalisa kejadian di atas dari sudut pandang proses berpikir, pemain Hitam melakukan Hope Chess - yaitu : menjalankan sebuah langkah dan tidak memperhitungkan ancaman lawannya di langkah berikutnya. Atau kemungkinan yang terparah adalah : pemain Hitam melihat ancaman tersebut dan 'berharap' pemain Putih tidak menemukan skak Menteri di d5, yang artinya Hitam merebut 1 buah bidak.

Hitam mengabaikan golden rule (prinsip emas) yaitu : selalu siaga terhadap segala ancaman dari lawan, bersikap waspada atau berhati-hati terhadap sesuatu yang ditawarkan oleh lawan, dan selalu memperhitungkan jawaban terbaik dari lawan.

Sebaliknya pemain catur yang baik selalu memainkan Real Chess - yaitu : melakukan seleksi terhadap pilihan-pilihan langkah (langkah kandidat), dan untuk setiap langkah kandidat tersebut, dia akan mengantisipasi dan mengevaluasi semua kemungkinan jawaban lawan. Apabila dia melihat ada ancaman yang tak dapat diatasi untuk sebuah langkah kandidat, maka dia tidak boleh memainkan langkah tersebut, dan harus memilih kandidat langkah berikutnya yang dapat menghadapi semua ancaman lawan.

Tujuan dari Real Chess adalah mengantisipasi setiap langkah lawan. Antisipasi ini membutuhkan waktu berpikir dan usaha yang keras, oleh sebab itu pemain catur yang matang akan memanfaatkan waktu dengan optimal. Dan dia harus melakukan hal ini untuk setiap (semua) langkah, karena 1 langkah saja dia melakukan kekeliruan Hope Chess, dia akan dikalahkan oleh lawannya


Dalam kehidupan nyata, banyak sekali aplikasi seperti hal di atas. Contoh sederhana : kita sedang mengendarai mobil dan berhadapan dengan lampu lalu-lintas yang sedang berwarna kuning hendak menuju merah. Bijaksananya kita berhenti. Kita dapat menerobos lampu kuning-merah tersebut dengan mengambil resiko tertentu. Resiko terbaik : kita lolos dan sampai tujuan lebih cepat. Resiko yang buruk misalkan ditilang polisi yang tidak kita duga sebelumnya telah mengintai atau menabrak/tertabrak. Apakah kita akan memainkan Hope Chess atau Real Chess ?

Begitu pula dalam keputusan-keputusan strategis perusahaan, hendaknya setiap langkah diperhitungkan dengan masak segala resikonya untuk menghindari masalah di kemudian hari yang lebih sulit untuk diperbaiki.

Tjauw Chien Ming.
Pelatih catur online.
email :
rdwsusanto@yahoo.com
Web-blog :
http://www.tjauwchienming.blogspot.com