|
The Art Of War Tjauw Chien Ming - Pelatih Catur Online
Pada kesempatan ini saya akan mengetengahkan beberapa analogi dari The Art of War (Seni Berperang) Sun Tzu dengan permainan catur.
- If you know the enemy and know yourself you need not fear the results of a hundred battles. (Jika anda mengenal lawanmu dan dirimu, maka anda tidak perlu takut menghadapi ribuan pertempuran).
Dalam permainan catur tingkat tinggi, persiapan menghadapi sebuah pertandingan merupakan salah satu faktor penting. Persiapan dapat meliputi persiapan pembukaan yang akan kita pakai dan yang biasa dipakai lawan, kejelian menemukan kelemahan permainan lawan dari partai-partai lawan sebelumnya, mempersiapkan langkah atau sistem pembukaan yang mengandung unsur surprise (kejutan) bagi lawan. Pada intinya, kedua belah pihak berusaha mempersiapkan pembukaan permainan agar permainan lawan dibawa ke zone permainan yang disukai oleh salah satu pihak dan merupakan zone permainan yang tidak disukai oleh lawannya.
- Strategy without tactics is the slowest route to victory. Tactics without strategy is the noise before defeat. (Strategy tanpa dilengkapi taktik adalah langkah paling lambat mencapai kemenangan. Taktik tanpa didukung strategi adalah sebuah sensasi sebelum kekalahan).
Strategi dalam permainan catur adalah : rencana jangka panjang untuk mencapai suatu tujuan. Unsur-unsur strategi antara lain : penguasaan pusat, inisiatif, penguasaan ruang, struktur bidak, penguasaan lajur dan diagonal, dan sebagainya.
Taktik dalam permainan catur adalah : serangkaian langkah jangka pendek yang memberikan keuntungan nyata segera. Unsur-unsur taktik antara lain : perangkap, fork (garpu), discovered check (skak tarik), memenangkan material, serangan mat.
Ilustrasi dari "Strategy without tactics is the slowest route to victory"

Posisi diatas berasal dari partai Lasker (Putih) vs Englund (Hitam), Scheveningen 1913. Posisi Putih secara strategis sudah unggul, dan Putih menemukan langkah taktik Mxc6! (mengorbankan Menteri di petak c6) dan memaksa hitam untuk mengambil dengan bidak b7, dan diselesaikan dengan Ga6+ (gajah skak di a6 dan mat). Mat indah jenis ini bernama Boden Mate. Jika Putih tidak menemukan langkah taktik mat 2 langkah ini, kemenangan akan dicapai dengan lebih lama.
Ilustrasi dari "Tactics without strategy is the noise before defeat"

Pada posisi diatas, korban kuda di petak f7 tidaklah menjanjikan, karena perwira-perwira putih belum siap.
- We must despise our opponents strategically, yet respect them tactically.
(Kita harus membenci lawan kita secara strategis, tetapi harus menghormatinya secara taktis).
Dalam permainan catur, jangan pernah overestimate (menganggap lawan berlebihan) atau underestimate (memandang remeh lawan). Kita harus menaklukkan lawan kita secara strategis, tetapi kita harus selalu waspada atas ancaman taktis di setiap langkah.
Ilustrasi berikut menggambarkan hal di atas.

Posisi diatas berasal dari partai DeepFritz 10 Computer (Putih) vs Kramnik (Hitam), Bonn Germany, 2006.
Putih melangkah 34.Kxf8 (Kuda makan Benteng f8) dan Kramnik (Hitam) dengan tenang melangkah 34...Me3?? menggangap posisinya sudah unggul, dan luput melihat mat 1 langkah 35.Mh7#.
Kramnik sebagai seorang Juara Dunia pun tidak luput dari blunder besar ini, karena dia mengganggap posisinya sudah unggul secara strategis dan tidak waspada akan ancaman taktik mat 1 langkah. Kehilangan fokus atau konsentrasi sesaat dapat berakibat fatal dalam permainan catur.
|