|
Bertumbuh Dan Menjadi Unggul Suhardi
Selama hidup kita, proses pembelajaran akan terus berlangsung tanpa henti. Segala sesuatu yang ada disekitar kita akan membuat kita secara langsung maupun tidak langsung belajar dari hal tersebut. Jadi dapat kita katakan bahwa kita akan terus belajar baik kita sadari atau tidak. Adalah salah jika Anda mengatakan bahwa proses belajar berhenti setelah kita lulus dari perguruan tinggi. Perlu Anda ketahui bahwa pengetahuan yang kita peroleh mulai dari sekolah dasar sampai kita lulus dari perguruan tinggi hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan pengetahuan yang kita peroleh seumur hidup. Ada banyak sekali hal-hal di dunia ini yang tidak kita peroleh ketika berada disekolah. Adalah kewajiban kita untuk mengetahui dan mempelajarinya. Satu-satunya waktu dimana kita berhenti belajar adalah ketika kita sudah meninggalkan dunia ini. Jadi, boleh dikatakan bahwa pada saat kita dilahirkan, kita akan mulai mempelajari sesuatu.
Marilah kita mengambil contoh seorang bayi. Ketika ia dilahirkan, ia akan mulai belajar untuk mengenal dunia ini. Ia juga akan belajar dan mengenal tanda-tanda atau isyarat dari orang tuanya walaupun dari luar ia kelihatan tidak dapat berbuat apa-apa kecuali hanya menangis dan tertawa. Selain itu, ia juga akan belajar untuk mengingat segala sesuatu di sekitarnya, berusaha untuk menerjemahkan kata-kata dari orang lain dan memberikan respon kepadanya.
Ketika seorang bayi tumbuh besar menjadi seorang anak kecil, mereka mulai belajar untuk mengatakan beberapa kata-kata yang pernah dan sering didengarnya, belajar untuk mengambil dan menangkap benda atau objek dengan tangannya. Ia juga akan belajar untuk merangkak dan kemudian belajar untuk berdiri dan berjalan serta berlari. Dimasa ini, ia belajar lebih banyak hal dibandingkan ketika masih masih seorang bayi dan lebih mengerti pesan-pesan yang disampaikan oleh orang lain kepadanya.
Ketika anak tersebut terus tumbuh dan memasuki masa sekolah untuk pertama kalinya, mereka akan belajar tentang menulis, berhitung, menggambar dan pelajaran lainnya disekolah yang tidak pernah dipelajari di rumah. Ia juga akan mulai belajar untuk berinteraksi dengan teman-teman dan orang yang baru dikenalnya. Ia juga akan mulai mengerti peraturan-peraturan sekolah dan aturan lainnya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, apa yang baik dan buruk serta akibat-akibat dari perbuatan tersebut. Dengan kata lain, hal-hal yang dipelajarinya menjadi lebih kompleks.
Dan ketika ia beranjak remaja, semakin banyak pula hal yang dipelajari. Mungkin ia mulai tertarik dengan lawan jenis dan belajar cara-cara untuk menarik perhatian lawan jenis dan mengejarnya. Ia juga belajar dengan lebih baik tentang cara menarik lebih banyak hubungan baik dengan teman-teman, juga mempelajari pengetahuan yang lebih kompleks seiring dengan tingkatan jenjang sekolahnya. Pengetahuan tersebut sama sekali tidak pernah diajarkan oleh keluarganya di rumah. Ia juga harus belajar dan menguasai pengetahuan yang telah mereka pilih di universitas yang berhubungan dengan apa yang akan mereka kuasai di masa yang akan datang.
Ketika ia beranjak dewasa, ia belajar lebih banyak hal untuk kehidupannya sendiri. Mereka belajar untuk hidup mandiri dengan bekerja, atau memulai sebuah bisnis untuk mencari nafkah dan mempertahankan hidup, membangun sebuah keluarga dan menjadi orang tua yang baik bagi anak-anaknya. Untuk memperoleh penghasilan yang menopang hidup, mereka harus mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan pekerjaan maupun bisnis yang mereka geluti. Tentu saja mereka akan belajar tentang kiat-kiat dan strategi supaya berhasil di bidang tersebut yang membuat mereka mau tidak mau harus mempelajari sesuatu yang baru. Disamping itu mereka juga akan belajar cara untuk menjadi orang tua yang baik dan merawat serta mempunyai hubungan yang baik dengan mereka.
Ketika ia telah menjadi orang tua, proses belajar terus berjalan. Anda pasti setuju bahwa orang tua memiliki lebih banyak pengalaman dibanding orang yang masih muda. Itu karena orang tua sudah mempelajari hal-hal yang mungkin belum dipelajari orang muda sebelumnya dan hal-hal yang dipelajarinya lebih banyak seiring dengan berjalannya waktu.
Dari proses diatas, dari seseorang ketika masih bayi sampai tua, bisa disimpulkan bahwa proses belajar selalu menjadi bagian dari hidup seseorang, baik secara langsung maupun tidak langsung, disadari maupun tidak. Hal ini membuat kita menyadari bahwa lebih banyak hal di dunia ini yang tidak kita ketahui daripada hal yang kita ketahui. Oleh karena itulah kita dituntut untuk selalu belajar dan mengembangkan diri. Apalagi kita hidup di zaman informasi dimana orang yang mempunyai pengetahuan dan informasi akan menguasai dunia. Jika kita tidak mau membuka diri untuk selalu belajar, maka kita akan ketinggalan dari orang lain yang belajar banyak. Jika Anda tidak mengembangkan diri, jangan berpikir bahwa orang lain juga berpikiran sama seperti Anda. Ketika Anda tetap diam di tempat dan tidak bergerak, sebenarnya Anda telah mundur dan tertinggal karena orang lain telah mendahului Anda. Karena itu Anda harus berlari cepat agar dapat mengungguli orang lain. Di zaman ini, informasi datang silih berganti dengan sangat cepat. Informasi sekarang akan digantikan oleh informasi lainnya dengan cepat. Belum sempat kita menguasainya, sudah datang lagi informasi lain seolah tidak ada habis-habisnya. Lihat saja teknologi sekarang ini. Teknologi canggih hari ini mungkin sudah usang beberapa bulan atau minggu berikutnya karena munculnya teknologi lainnya yang lebih canggih. Walkman yang menggunakan kaset mungkin sudah agak ketinggalan zaman karena sekarang ini sudah ada music player bisa yang terhubung ke komputer serta bentuknya yang kecil dan ringan. Piringan hitam yang dulunya sangat terkenal, sekarang sudah tidak dipakai lagi karena sudah tergantikan oleh CD dan kemudian digantikan oleh DVD. Dan baru-baru ini sudah ada Blu-Ray yang kapasitasnya lebih besar dari DVD. Handphone yang dulunya hanya hitam putih di awal tahun 2000 sudah digantikan oleh smart-phone yang sekarang sangat canggih dengan fasilitas lengkap seperti radio, kamera, music player, video, 3G, video call, nonton TV, mobile gaming, internet dan lainnya hanya dalam waktu kurang lebih 5 tahun. Semua ini berubah dengan begitu cepat. Jika kita tidak berusaha untuk mengikuti perubahan ini, kita akan terseret arus dan ketinggalan. Kita tidak dituntut untuk menguasai semuanya, yang penting apa yang Anda kuasai tersebut dapat membantu Anda di dalam bidang yang Anda geluti saat ini.
Contoh nyata lainnya adalah lamaran pekerjaan. Bayangkan diri Anda adalah seorang pemilik perusahaan dan ingin merekrut beberapa karyawan untuk ditempatkan di divisi perusahaan Anda. Siapakah yang kemungkinan akan Anda pilih, orang yang memiliki lebih banyak ketrampilan atau yang sedikit? Sudah tentu yang banyak, bukan? Orang yang memiliki banyak pengetahuan dan ketrampilan lebih diutamakan karena mereka mempunyai nilai lebih. Dan untuk menguasai ketrampilan tersebut, haruslah belajar lagi, bukan? Sekali lagi, segala sesuatu dapat dipelajari. Jika ada orang yang berhasil menguasai sesuatu, maka Anda juga pasti bisa. Yang penting kemauan Anda untuk belajar, jika ada kemauan, pasti ada jalan. Orang yang berhasil selalu mengembangkan sikap untuk selalu belajar dan mengembangkan diri secara konstan dan tanpa henti. Mereka akan terus berusaha maju dan maju untuk mengikuti perubahan. Merekalah orang-orang yang selalu betumbuh dan lebih unggul dibandingkan yang lainnya. Bagaimana dengan Anda sendiri?
|