|
Pohon Natal Team Andriewongso.com
Untuk menyambut hari raya Natal,
umat Kristiani mulai menghiasi pohon natal miliknya. Selain itu, di berbagai
mal dan tempat-tempat umum lainnya, kita juga dapat melihat pohon natal dengan
berbagai hiasan nan indah. Dengan kerlap kerlip lampu membuat hiasan natal
menjadi lebih semarak. Tapi tahukah Anda ternyata pohon natal yang merupakan
pohon cemara penuh hiasan berasal dari pengalaman supranatural Santo Bonifacius
yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis?
Dalam sebuah perjalanan, seorang rohaniawan asal Inggris, Santo Bonifacius
tidak sengaja bertemu dengan sekelompok orang yang akan berbuat jahat. Mereka
berniat untuk mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di pohon oak. Tentu
saja tindakan mereka sangat tidak dibenarkan. Karena itu, Santo Bonifacius
berusaha mencegah. Ajaib, niatnya itu berbuah kekuatan luar biasa. Ia mampu
merobohkan pohon tersebut dengan memukulnya. Dan, setelah itu, pohon oak yang
dirobohkan tumbuh menjadi sebuah pohon cemara.
Namun, ada versi lain yang mengisahkan asal mula pohon natal dari tokoh
reformasi Gereja, Martin Luther. Pada suatu malam, Luther berjalan-jalan di
hutan yang sangat indah dengan banyak pohon cemara. Keindahan gemerlap bintang
di angkasa terkesan sampai menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan. Di sana, Luther menebang
sebuah pohon cemara kecil dan membawa pulang untuk keluarganya. Kemudian untuk
menciptakan gemerlap seperti yang ia lihat di hutan, Luther memasang
lilin-lilin pada setiap cabang pohon cemara yang dibawanya ke rumah.
Kini pohon cemara tidak dihiasi dengan cahaya lilin
melainkan dengan lampu kerlap kerlip dan berbagai hiasan natal seperti peri,
bintang, lonceng, dan hiasan natal lainnya. Dengan adanya pohon natal, suka
cita menyambut hari kelahiran Sang Juru Slamat semakin semarak. |