|
Belajar Dari Sebuah Bakpau Seng Guan CPLHI
Inilah letak keindahan hidup ini, ketika kita mengali dan belajar dari hal-hal sederhana seperti dari sebuah bakpau.
Sore
itu, istri saya sedang ngidem makan bakpau (maklum, kami memang sedang
menunggu kedatangan calon bayi pertama kami, dan sang janin sudah
berada di kandungan bundanya sekitar tujuh bulan, ngidem seakan menjadi
ritual menjelang kelahirannya), dan kami pun membeli sebuah bakpau untuk memenuhi ritual tersebut.
Bakpau itu kemudian kami bawa pulang dan diletakkan di meja makan sambil menunggu waktu puncak dari ngidem tersebut tiba.
Setelah
waktu berlalu sekitar dua jam, istri saya mendengar ada aktivitas di
ruang makan, ketakutannya segera muncul, "Jangan-jangan bakpau itu di
makan oleh abang" dan ternyata Benar, ketika istri saya ke ruang makan,
bakpaunya di tangan abang sudah tinggal setengah.
Sejenak kupikir bakalan terjadi perang dunia ketiga.
Ternyata dugaanku salah, dan aku mensyukurinya.
Istriku dengan enteng mengatakan "Ya, sudahlah, Nanti malam saya minum Milo saja"
Blink ! Blink ! Blink!
Istriku telah berhasil belajar untuk MEMBERI, Istriku telah berhasil mengalahkan rasa ngidemnya yang luar biasa. Istriku telah memilih untuk menjadi orang BAHAGIA.
Tak
gampang untuk memberi ketika kita sendiri punya keinginan begitu kuat
untuk memilikinya, dan istriku berhasil melakukannya lewat sebuah
bakpau.
Mungkin kita bisa mencoba bersama.
Salam Sukses Selalu
Seng Guan CPLHI
Regional Manager PT.Arthamas Konsulindo
PSDM Siddhi Medan
sengguanjr@yahoo.com
http://www.sengguan-wisdom.blogspot.com/
|