|
Komunikasi Berdasarkan Sistem Representasional - Auditory Ponijan Liaw
Setelah mengetahui bahwa berdasarkan Rep System (Sistem Representasional), ada tiga kecendrungan orang dalam menangkap sebuah informasi dan berkomunikasi dengannya, yakni: visual (penglihatan), auditory (pendengaran), kinestetik (perasaan/perabaan), pada edisi ini kita akan membahas tentang tipe Auditory setelah di edisi sebelumnya kita telah membahas tentang tipe Visual.
Karakter Orang Audio (Auditory)
Orang dengan tipe audio ini lebih mengutamakan pendengarannya daripada penglihatannya. Mereka lebih sering menggunakan kata-kata yang bersifat audio ketika menanggapi sesuatu. Kata-kata seperti, "Kedengarannya baik", "Musiknya indah dan nyaman di kuping", dan lain-lain. Orang-orang dengan tipe ini juga dapat dikenal melalui kegemarannya. Orang yang suka musik secara lebih berat kadarnya, punya kecenderungan menjadi pemilik tipe auditory ini.
Gaya Komunikasi dengan Orang Audio (Auditory)
Orang tipe auditory tentu berbeda dengan tipe visual dalam hal teknik komunikasinya. Orang dengan tipe ini, perlu didekati dengan gaya sebagai berikut:
- Perbanyak kata-kata yang bersifat audio (kedengarannya, dll.)
- Jangan menggunakan kata-kata yang bersifat visual (kelihatannya, bentuknya, dll.)
- Gunakan suara yang lebih jelas ketika berkomunikasi dengan orang tipe ini.
- Gunakan teknik pemenggalan kata yang efektif agar lebih jelas ditangkap oleh mereka (jangan terlalu cepat dan jangan pula terlalu lambat).
- Lebih artikulatif ketika menjelaskan sesuatu (mengutamakan alat ucap).
Orang-orang dengan tipe audio lebih menikmati sebuah percakapan melalui alat dengarnya. Mereka akan merasa nyaman kalau orang yang diajak bicara mengerti itu dengan melembutkan suara mereka ketika menyampaikan sesuatu. Kelembutan dan intonasi suara yang sedang akan membuat mereka menangkap dengan lebih simpatik setiap ujaran yang disampaikan oleh orang lain. Mereka terkadang bisa mendengar sambil memejamkan mata karena sedang menikmati alunan suara orang yang tengah berbicara dengan mereka. Oleh karena itu, berbicaralah kepada telinganya bukan matanya, maka komunikasi akan menuai hasil maksimal.
---------------------------------------
Untuk referensi lebih lanjut, silahkan baca 2 buku penulis lainnya tentang komunikasi:
1. The Art of Communication that Works - Komunikasi yang Berhasil
2. Understanding Your Communication Styles - Memahami Gaya Komunikasi Anda
Untuk informasi & pelatihan, hubungi penulis di: ponijan@central.net.id
|