36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-10
AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - Artikel Tetap

36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-10
Riduan Goh ~ Wealth is Mine

#10. Xiào li cáng dao ~ Senyum Kemenangan (Can Guo ~ 341BC)

Megabintang Belian
Berlian adalah negri gemerlap bintang yang setiap tahunnya mempunyai idola baru. Gemerlap bintang dan kontes megabintangnya membuat negri Berlian sangat populer dan menjadi tujuan utama wisata dunia. Kompetisi megabintang tahunan telah tiba, semua perhatian media dan pembicaraan massa tertuju pada siapakah calon megabintang baru. Tahap demi tahap kontes telah berlalu dan sampailah pada penghujung kompetisi final.

Tersebutlah Jelita, seorang calon megabintang muda nan cantik dan seksi anak seorang pengusaha kapal di negeri Berlian. Dengan didukung pendidikan khusus di negri sebrang, Jelita merupakan salah satu calon kuat Megabintang baru negeri Belian. Satu-satunya rivalnya yang masi bertahan adalah si Manis, seorang bintang lokal.
Dua hari sebelum kompetisi dimulai, Jelita mengundang Manis untuk datang ke pesta pemberkatan villa barunya. Manis pun dengan senang hati menghadiri undangan Jelita. Pesta berlangsung meriah dan mewah di dalam villa yang menyerupai istana. Malam itu juga Manis di daulat untuk menyanyi. Dengan senang hati Manis maju panggung dan membawakan lagu di depan para undangan.

Para undangan bertepuk-tangan setelah lagu berlalu, Si Manis dengan penuh hormat dan tulus berterima kasih kepada para undangan. Sesungguhnya tepukan untuk Manis tidaklah terlalu istimewa, karena lagu yang dibawakan Manis sudah kurang populer.

"He.. he... Sekarang aku bisa mengamati langsung dari dekat kemampuan si Manis dan ternyata dia biasa saja, tidak istimewa." Jelita semakin merasa di atas angin dan yakin dengan kemampuan dan latar belakang pendidikannya di luar negri, maka kemenang pasti berada di pihaknya, apalagi setelah mengetahui bahwa ternyata Manis cuma anak seorang nelayan di kampungnya dulu dengan latar belakang pendidikan lokal.(www.pamrich.com)

Hari kompetisi telah tiba, Jelita yang yakin dengan kemenangannya telah siap menyanyi dengan membawakan lagu Jazz populer. Walau tanpa persiapan fisik yang baik, karena semalam kurang tidur Jelita sangat yakin, bahwa lagu dan penampilannya ini siap untuk menbanting telak Manis yang sangat tidak istimewa.
Malam itu merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh penonton, semua media meliput siapa yang menjadi Megabintang Berlian yang baru. Tiba giliran Jelita naik ke panggung, dengan angkuhnya dia membawakan lagu Jazz dengan kostum yang mahal. Dia tampak anggun dan cantik, tetapi sayang persiapan suara dan fisiknya kurang menunjang penampilannya. (www.pamrich.com)

"Mari kita sambut finalis kedua................. Manis" kata sang presenter, Manispun naik keatas panggung dan membawakan lagu daerah dengan olah suara sentuhan Jazz dan Classic. Sungguh memukau, suatu muara seni yang luar biasa dengan memadukan tiga unsur seni sekaligus yang sangat tidak mudah dilakukan. Ditunjang dengan olah gerak dan vokal yang luar biasa prima, Manis mengakhiri penampilannya dengan angka kemenangan mutlak dari dewan juri. Manis pun kembali tersenyum lebar atas kemenangnya sebagai Megabintang Berlian yang baru.

Di luar dugaan, Manis memang Anak seorang nelayan, tetapi sejak kecil Tuhan telah mempertemukan dia dengan ibu angkat, seorang mantan artis dan musisi populer tingkat dunia yang berlibur dan menetap di kampung si Manis.

Pembaca yang budiman
Pesan moral strategi ini. Selalu berbagi senyum dengan tulus dan berpenampilan tidak menonjol tidak ada ruginya.
Manis dengan segudang kemampuannya bukan orang yang bodoh, dengan bertindak seperlunya sesuai keadaan dan fokus untuk memberikan yang terbaik pada saat yang tepat, maka orang lain yang akan menentukan siapa pemenang yang sebenarnya.

Kemenangan yang sebenarnya, bukanlah penilaian yang ada dalam kepala kita, tetapi penilaian yang diberikan orang lain terhadap apa yang kita lakukan.
Kisah asli terjadi pada jaman perang antar kerajaan, Jendral Gong Sun membawa 50.000 tentara untuk menaklukan Wei. Jendral Wei mengetahui latar belakang Gong Sun, sehingga dengan yakin dapat memanfaatkan hal ini untuk mengagalkan niat Jendral Gong Sun.

Jendral Wei datang tanpa persiapan atas undangan Gong Sun, segera Gong Sun memanfaatkan momen tersebut untuk menaklukan Wei dan Wu sekaligus.

Riduan Goh ~ Wealth is Mine

Nantikan Strategy #11. Li dài táo jiang

Hanya untuk :
www.andriewongso.com