Bbm Naik, Kuliah Online Jadi Tren
AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - AW Corner

Bbm Naik, Kuliah Online Jadi Tren
Team Andriewongso.com

Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) telah berimbas ke berbagai sektor. Masyarakat pun harus pandai-pandai berhemat, termasuk bagi yang ingin sekolah tinggi. Dampak ini juga dirasakan di Amerika Serikat. Karena itu, untuk menghemat ongkos transportasi, banyak mahasiswa di sana lebih memilih kuliah  secara online.

Melalui kuliah online, mereka dapat belajar di rumah tanpa harus pergi ke kampus. Tinggal buka internet, perkuliahan pun tetap berjalan. Mereka dapat berinteraksi dengan para dosen melalui chatting, message board, atau e-mail. Seperti yang terjadi di Universitas Villanova misalnya, baru-baru ini terjadi peningkatkan sebanyak 40 persen peminat kuliah online di universitas tersebut.

Sean O'Donnel, penanggung jawab fakultas teknik Universitas Villanova menyebut bahwa kenaikan peminat kuliah online karena imbas naiknya harga BBM. Pendapat O'Donnel juga diperkuat oleh survei yang dilakukan di Victoria College, Texas dimana sebanyak 42 persen mahasiswa berencana mengikuti kuliah online karena naiknya ongkos transportasi.    

Sistem kuliah online memang akan membuat para mahasiswa bisa belajar lebih mandiri. Tapi, jika itu diterapkan di Indonesia, barangkali masih agak sulit karena di sini akses internet masih tergolong mahal. Apalagi, masih banyak pihak yang meragukan akan kualitas dari kuliah online karena kecenderungan orang mengganggap kuliah online akan membuat para mahasiswa malas belajar. Jadi, bagaimana pendapat Anda?