|
Jangan Kebanyakan Makan Tahu Team Andriewongso.com
Penelitian yang satu ini, barangkali akan membuat terkejut
banyak orang, apalagi bagi mereka yang menggemari makan tahu. Seperti yang kita
ketahui, tahu adalah makanan yang merakyat dan kaya akan nutrisi. Karena itu,
tak heran jika banyak orang yang menyukainya, apalagi di Indonesia.
Tetapi, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Professor Eef
Hogervorst dari Loughborough University Inggris menunjukkan sebuah hasil yang
mungkin akan mengagetkan para penggemar tahu. Eef menemukan fakta bahwa makan
tahu dalam jumlah besar dapat membuat orang mengalami hilang ingatan atau
pikun.
Eef Hogervorst melakukan studinya terhadap 719 manusia usia lanjut (manula) di
perkotaan dan daerah terpencil di Pulau Jawa. Sayang, tidak dijelaskan kapan
serta lokasi tepatnya Hogervorst menggelar studi tersebut. Hasil studinya ini
telah dimuat dalam jurnal Dementias and Geriatric Cognitive Disorders.
Menurut Eef, tahu mengandung mikronutrien yang disebut
phytoestrogen, yang mempunyai fungsi mirip dengan hormon seks wanita estrogen. Estrogen
dalam dosis tinggi memicu kerusakan sel oleh partikel yang dikenal dengan
radikal bebas. Karena itu, menurut Eef, makan tahu dalam jumlah besar,
setidaknya sekali sehari, berpengaruh pada buruknya ingatan, terutama bagi
mereka yang berusia di atas 68 tahun.
Untunglah, Eef mengaku bahwa ia belum mengetahui dampak negatif mengonsumsi
tahu dalam jumlah wajar. Dan, ia pun belum sampai menganalisis apakah kerusakan
ingatan itu dikarenakan oleh tahu itu sendiri atau dari formalin yang sering
dijadikan pengawet.
Jadi bagi para penggemar tahu, tenang saja,
masih ada banyak kemungkinan soal hal ini. Yang jelas, makan apapun, jika
berlebih, pastilah mengundang efek yang kurang baik. Semuanya kembali pada kita
bukan? |