|
Kurangi Konsumsi Coklat Dan Keju Berlebihan Team Andriewongso.com
Coklat dan keju merupakan makanan
yang disuka oleh hampir semua orang kalangan. Kala senggang, bisa dijadikan
cemilan. Tapi kalau lapar, bisa juga buat sekadar ganjal perut. Karena disukai
oleh banyak orang, maka berbagai penelitian dilakukan untuk mengetahui efeknya
bagi tubuh. Salah satunya yang kemudian diungkapkan oleh Dr Ari Fahrial Syam,
SpPD-KGEH, MMB.
Dokter ahli gastroenterology
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini menyebut bahwa kedua makanan ini punya
dampak kurang bagus. Coklat dan keju selain mengandung kolesterol juga dapat
memperlambat pengosongan lambung yang dapat mengakibatkan asam lambung
meningkat dan menyebabkan sakit di lambung.
Normalnya, pengosongan lambung
butuh waktu sekitar enam sampai delapan jam. Namun, jika seseorang mengkonsumsi
coklat dan keju secara berlebihan, pengosongan lambung butuh waktu sepuluh jam
lebih. Untuk itu, Ari menganjurkan agar orangtua bisa mengawasi konsumsi keju
dan coklat pada anak-anak. Sebab, ia pernah menemui pasien anak-anak yang
berusia 12 tahun mengalami luka pada kerongkongannya karena terlalu banyak
makan coklat dan keju. Sayang, ia tidak menyebu berapa jumlah ideal yang sehat
bagi yang doyan kedua makanan ini. Ia hanya menganjurkan untuk menguranginya.
Bagi para penggemar coklat dan
keju, tentu saja sangat sulit untuk menguranginya. Namun apa salahnya kita
mengurangi konsumsi coklat dan keju demi kesehatan tubuh? Jadi, sudah berapa
banyak coklat dan keju yang anda konsumsi hari ini?
|