|
Beranikah Anda Sukses? Afra Mayriani
Bila
kita mendengar kata sukses ataupun kesuksesan, terkadang sudah membuat
bulu kuduk bergidik. Bukan karena menyeramkan seperti melihat hantu di
siang bolong, tapi lebih kepada perasaan sugesti diri kita sendiri
tentang kebesaraan makna yang terkandung didalamnya.
Suskes,
bagi sebagian banyak orang hanyalah impian belaka, angan-angan ataupun
jauh dari pikiran. Tapi tidak sedikit juga orang-orang yang terus
memenuhi dirinya dengan berbagai macam "kesuksesan" dalam hidup. Saya
sendiri, terkadang sering bertanya-tanya dalam hati, "kapankah gue bisa
sukses?" ataukah, kenapa ya kok gue belum sukses, apakah ada yang
kurang atau belum gue jalani dalam kehidupan ini...Demikian penggalan
kebingungan yang lumayan sering saya alami.
Padahal,
sukses itu sendiri adalah suatu hal yang tidak perlu kita takuti,
sesuatu yang sangat besar yang sangat sulit untuk diraih. Kesuksesan
itu ada di depan mata kita setiap detiknya. Hanya saja, sebagai
manusia, kita sering dibutakan oleh berbagai hal yang terjadi di
seputaran diri kita yang justru menjauhkan kita dari si "kesuksesan"
tadi.
Misalnya, terlalu disibukkan dengan urusan politik dan gossip
yang hilir mudik dikantor. Dipusingkan oleh rekan kerja yang tidak
menyenangkan sampai pada dibuat jungkir balik oleh perasaan benci pada
atasan sendiri. Semua
perasaan-perasaan dan pikiran-pikiran tersebut, sebenarnya justru
membuang energi besar yang ada dalam diri kita. Yang kemungkinan bila
kita arahkan atau belokkan untuk kepentingan diri kita sendiri,
kemajuan diri kita, dampaknya akan sangat besar sekali.
Misalnya saja,
Anda bisa memikirkan bagaimana menghasilkan tambahan diluar sebagai
karyawan, ataupun melakukan hal-hal yang Anda sukai dan bermanfaat bagi
banyak orang. Seperti sahabat-sahabat saya yang memiliki blog sendiri,
dan memenuhinya dengan berbagai tulisan yang sangat
menginspirasi. Ada juga teman saya, yang memanfaatkan blog-nya untuk
menjual barang-barang bermerek ataupun yang berkualitas KW (mirip
dengan aslinya) dengan harga yang tergolong murah meriah. "Aah peduli setan" kata
salah satu teman saya, menanggapi berbagai persoalan yang tergolong
urusan personal di dalam kantornya. "Yang penting, gue kerja bagus,
tidak buat salah, selalu memberikan yang terbaik, urusan bos rese,
temen kantor yang nyebelin sampai management yang sok berkuasa, bodo
amat lah...Hidup itu penuh dengan hal-hal indah lainnya kok..." celotehnya.
Urusan-urusan
yang menurut saya "tidak penting" itulah yang seringkali menyita energi
seseorang begitu hebatnya. Dan, disisi lainnya, menggantikan energi
positif ke energi negatif yang pada akhirnya akan merugikan diri kita
sendiri. Memang
sih, tidak bisa dipungkiri juga, kalau terkadang kita dibuat sangat
bête ataupun kesal dengan ulah serta kejadian di seputar urusan
pekerjaan kita. Sampai ubun-ubung mungkin J
nah, jangan berlama-lama kesalnya. Segeralah sadar, dan mulai
memikirkan yang indah-indah yang dapat Anda lakukan dalam hidup Anda.
Karena, siapa lagi yang bisa mewarnai hari-hari Anda mendatang kalau
bukan Anda sendiri. Bagaimana menurut Anda? Dan,
jangan saja HANYA membayangkan, namun, Anda juga harus dapat
merealisasikan mimpi-mimpi Anda tersebut. Impian akan jadi kenyataan
dengan tangisan dan kucuran darah penghabisan, tapi, hasilnya akan bisa
membuat Anda tersenyum lebar. Karena Tuhan akan menjadikan segalanya
indah pada waktunya. Lalu, apakah kita sebagai manusia bisa terus
berusaha dan sabar hingga waktunya tiba?
Semuanya tergantung pada Anda
sendiri. Bagi saya? Harus! Karena seperti pepatah: berakit-rakit
kehulu, berenang-renang ketepian, bersakit dahulu dan....silakan teruskan
sendiri ya J Contohnya
adalah kakak ipar saya sendiri. Ia adalah seorang pegawai swasta di
bilangan karawaci, sebelum ia memiliki bisnis sendiri. Setiap hari
adalah untaian mimpi indah yang terjalin dari hasil
pemikiran-pemikirannya. Tak berhenti sampai urusan mimpi saja, iapun
mengumpulkan keberaniannya untuk mulai berdiri sendiri, alias
berwirausaha.
Jadi, iapun mulai membangun dari kecil usaha pulsa &
software-nya. Yang singkat cerita, akhirnya iapun terbebas dari
kantornya dan menjadi seorang wirausaha yang perlahan namun pasti,
menghantarkannya pada kesuksesan. Mengutip
dari kata-kata Jennie S. Bev lagi bahwa sukses itu mindset, bukan suatu
perjalanan ataupun destination.
Jadi, sukses menurut saya pribadi,
bukan hanya sekedar punya rumah mewah seperti istana, punya pom bensin
10 buah, punya real estate dimana-mana atau bisa punya mobil mercy 15
buah. Memang, itu juga bisa dikategorikan kedalam sebuah kesuksesan.
Namun, sukses sendiri memiliki arti yang "beyond" all those things.Sukses
dalam hidup adalah ketika kita bisa menemukan kedamaian dan kebahagiaan
dalam diri kita dengan mengerjakan/melakukan hal-hal yang sangat kita
cintai. Sukses itu adalah bila kita sampai pada satu tahap untuk berani
melakukan suatu hal yang memang kita inginkan (dalam hal positif),
sampai bila kita dapat menyumbangkan/memberikan makna bagi kehidupan
orang-orang terdekat apalagi dapat berguna untuk orang banyak. Nah, bagi Anda sendiri, apa arti sukses itu?
Jadi,
saat ini menurut saya, saya adalah sukses. Sukses walaupun belum
menjadi seorang bos di perusahaan bonafit. Sukses walaupun belum
memiliki rumah mewah dan mobil mercy. Sukses walaupun bukan bagian dari
klub orang-orang kaya di negeri ini. Lalu apa ya sukses bagi diri saya?Saya
adalah sukses, karena saya memiliki keluarga bahagia, sukses karena
saya dan suami saya diberikan keberanian untuk memulai usaha dari nol.
Sukses karena saya dikelilingi oleh sahabat-sahabat ataupun teman-teman
yang terus memberikan semangat dan dukungan. Sukses karena saya bisa
terus memutar terus penghasilan saya bersama suami sehingga tidak
kekurangan. Sukses, karena anak buah saya & suami memiliki semangat
yang sama untuk membangun tempat servis kendaraan yang kami miliki
bersama (Super Servis). Sukses, karena mereka mau bekerja keras bersama
sesuai keahlian mereka masing-masing. Dan, banyak lagi suksesnya.
Termasuk yang utama Sukses karena saya tahu Tuhan mengasihi saya dengan
caranya yang luar biasa.
Bagaimana dengan Anda?
Marilah kita memulai, bagi yang belum memiliki, dan meneruskan dengan
penuh keberanian bagi yang sudah memulai tapi masih ragu ataupun takut,
semua mimpi-mimpi indah yang terbersit ataupun telah ada di dalam diri
Anda. Karena, sekali lagi, sukses adalah mindset (Jennie.S.Bev). So,
don't wasting your time. Start now!
Tentang Penulis:
Afra
Mayriani bekerja di salah satu televisi berlangganan di Jakarta. Buku
pertamanya tentang karier akan diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo
dalam waktu dekat. Ia dapat dihubungi melalui weblog-nya di www.aframayriani.wordpress.com
|