Remote Kedipan Mata
AW, Andrie Wongso - Action & Wisdom Motivation Training - AW Corner

Remote Kedipan Mata
Team Andriewongso.com

v Ternyata, kedipan mata tak hanya untuk membersihkan mata dan memberikan kerlingan menggoda. Dengan bantuan teknologi, kedipan mata bisa menjadi remote kontrol untuk berbagai perangkat di masa depan.

Salah satu bentuk teknologi terapan dengan metode kedipan ini akan segera dijumpai pada iPod. Dengan hanya mengedipkan mata, seseorang akan bisa menghidupkan dan mematikan pemutar musik paling popular itu.

Sebenarnya, remote kedipan ini merupakan penggabungan antara single chip komputer dan sepasang sensor infra merah. Bentuknya yang tipis memungkinkan ditautkan di kacamata. Dengan cara ini, saat pemakai mengedipkan mata, perintah itu langsung diterjemahkan untuk menghidupkan iPod. Pemakai hanya perlu mengedipkan mata selama sedetik. Begitu juga sebaliknya, dengan sedetik kedipan, iPod juga akan langsung mati. Jika ingin memutar lagu berikut, si pemakai cukup mengedipkan mata sebelah kanan dan jika ingin memutar lagu sebelumnya si pemakai dapat mengedipkan mata sebelah kiri.

Hebatnya, remote kedipan ini tidak sembarangan mengenali kedipan. Sistemnya bisa membedakan kedipan normal dan kedipan yang disengaja untuk mengoperasikan iPod. "Ketika Anda berkedip secara normal, gerakannya sangat cepat dan ringan. Namun, untuk mengoperasikan iPod dengan sistem ini, Anda harus berkedip dengan lebih kuat," ujar Taniguchi, seorang peneliti dari Osaka University's Graduate School of Engineering Science. Lantas, bagaimana jika seseorang tidak dapat mengedipkan sebelah mata? Tenang saja, sistem ini dapat diprogram untuk memberikan perintah ketika mata berkedip dua kali dengan cepat.

Ke depan, selain untuk mengoperasikan iPod, sistem ini dapat mengoperasikan televisi, Air Conditioner, maupun alat elekronik lainnya. Bahkan, diharap juga bisa dimaksimalkan sebagai remote kontrol untuk mengoperasikan kursi roda, ponsel, bahkan robot.