|
M&m Team Andriewongso.com
Tahukah Anda coklat bulat mungil berwarna warni-merah,
kuning, hijau, biru, dan aneka warna lain-yang dijual dengan merek M&M?
Coklat yang keras di luar dan berisi macam-macam-mulai dari coklat cair hingga
kacang kenari-itu sangat populer di berbagai kalangan, baik anak-anak maupun
orang dewasa.
Tapi, tahukah Anda jika coklat M&M itu ternyata konon
idenya berasal dari ransum militer pada jaman perang dunia kedua? Suatu ketika,
Forrest E. Mars, pria kelahiran 21 Maret 1904 di Minnesota Amerika, sedang
melakukan sebuah perjalanan. Konon, dalam perjalanan inilah ia melihat para
tentara yang terlibat perang memakan semacam permen coklat kecil yang dibungkus
oleh gula keras di luarnya.
Melihat ransum coklat para tentara itu, Forrest yang ayahnya
memang memiliki usaha di bidang pembuatan permen segera memutar otak. Pria
lulusan Yale University tahun 1928 ini pun mencoba membuat coklat dengan cara
dan bentuknya sendiri. Sebab, ia merasa bentuk unik coklat itu bisa
dikomersilkan.
Ia kemudian berpartner dengan Bruce Murrie yang menyediakan
dana pengembangan usaha. Maka, dari kedua nama belakang inilah, kemudian dibuat
merek M&Ms. Coklat mungil itu kemudian makin terkenal setelah mereka juga
menjadi penyedia ransum bagi tentara Amerika. Di kalangan tentara, coklat yang
tak mudah leleh dan gampang dibawa pergi ke mana-mana itu menjadi semacam menu
utama yang wajib dibawa.
Setelah perang, akhirnya M&Ms makin dikenal oleh
masyarakat luas. Ketika itu, Forest membeli hak nama Murrie sehingga perusahaan
itu sepenuhnya dikuasai Forest dan menjadikan mereknya menjadi M&M, tanpa
huruf s. Ia juga memberikan inisial M pada setiap coklat kecilnya untuk
menandai orisinalitas produknya. Dengan iklan besar-besaran di berbagai media,
akhirnya M&M makin mendunia hingga sekarang dan dicontoh oleh berbagai
produsen dengan berbagai nama.
|
 |
|