|
Scrabble Team Andriewongso.com
Kadang, dalam kondisi kepepet, kreativitas justru sering
muncul dengan mudah. Tentu, jika kita mampu melihat sisi positif dalam kondisi
keterdesakan itu. Dipecat dari pekerjaan misalnya. Jika mampu berpikir jernih,
barangkali hal tersebut justru bisa jadi jalan bagi terbukanya peluang yang
lain.
Hal inilah yang terjadi pada Alfred Mosher Butts. Pada
sekitar tahun 1931, ia terkena jatah pengurangan pegawai di sebuah perusahaan
jasa arsitek. Ia pun nyaris frustasi. Maka, untuk menghibur diri, ia memainkan
berbagai macam permainan yang jadi kesukaannya. Alfred kebetulan adalah seorang
pencinta teka teki silang (TTS).
Dalam masa itulah, tiba-tiba ia mendapati sebuah ide yang
menurutnya cukup brilian. Dari TTS, ia mencoba membuat permainan kata-kata
versinya sendiri. Pada masa itu, permainan yang paling populer memang hanya
terdiri dari tiga kategori. Pertama, yakni permainan yang mengandalkan angka
seperti kartu atau dadu, kemudian yang mengandalkan papan, seperti catur dan
halma, sedangkan yang ketiga yaitu permainan kata-kata.
Dari kesukaannya bermain kata-kata itu, Alfred lantas
menciptakan permainan yang disebutnya Lexiko. Cara bermain Lexiko ciptaan
Alfred adalah dengan menyusun kata dari sembilan huruf, baik menyamping atau ke
bawah. Game unik ini lantas ditawarkan kepada sejumlah pabrik mainan. Namun,
Alfred selalu mendapat penolakan.
Ia pantang berputus asa. Maka, Alfred kemudian mengubah
permainan itu dan mengkombinasikannya sebagai sebuah permainan papan. Ia
menamakan permainan itu Criss-Cross Words. Sayang, saat ia kembali menawarkan
permainan barunya, tak ada yang tertarik. Hebatnya, semangat Alfred tak pernah
padam. Dengan beberapa pengembangan, ia kemudian mencoba memproduksi dan
menjualnya sendiri.
Saat itulah, seseorang bernama James Brunot merasa tertarik
dengan permainan ini. Maka, ia kemudian menawarkan diri untuk membeli hak cipta
permainan ini, dengan syarat boleh dikembangkan dengan beberapa penyesuaian.
Maka, di tangan James Brunot, papan permainan diubah warnanya, dengan jumlah
huruf disesuaikan, dan menggunakan aturan baru yang lebih menantang. Ia juga
mengubah namanya menjadi Scrabble.
Inilah awal mula permainan Scrabble yang akhirnya menjadi
permainan yang sangat populer di Amerika dan dunia. Dari sebuah keisengan, dengan
semangat pantang menyerah, Alfred Mosher Butts yang tadinya dipecat, kini
justru tercatat sebagai pencipta permainan paling populer setelah monopoli ini.
|