Influenza H1N1 adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1 yang sudah bermutasi (mengalami perubahan). Penyakit ini menyandang sebutan "flu babi" karena virusnya bermutasi di tubuh babi. Namun, penyakit ini tidak ditularkan ke manusia melalui daging babi (virus akan mati jika daging dimasak di atas suhu 71 derajat celsius). Sebaliknya, virus ini ditularkan antarmanusia melalui media udara (setelah penderita bersin dan batuk) dan kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3-5 hari.
Untuk diketahui, virus H1N1 terdiri dari beberapa jenis. Ada yang menyebabkan flu spanyol (1918-1920). Ada yang disebut "tipe klasik" - sudah beredar di Indonesia sejak dulu, namun tidak berbahaya. Ada pula "tipe meksiko". Tipe inilah yang sedang diwaspadai oleh masyarakat dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, virus tipe ini sudah menyebar ke 1.324 orang di Meksiko. Sebanyak 81 orang di antaranya meninggal. Dikhawatirkan, virus ini menyebar ke seluruh dunia (menjadi pandemi), seperti halnya flu spanyol.
Jika dibandingkan dengan flu burung, influenza H1N1 memang termasuk penyakit yang "kurang berbahaya". Menurut Menteri Kesehatan Indonesia, Siti Fadilah Supari, rata-rata tingkat kematian pasien penderita influenza H1N1 "hanya" 6,4 persen dari total kejadian. Sementara rata-rata tingkat kematian pasien penderita flu burung mencapai 80 persen hingga 90 persen.
Namun yang mengkhawatirkan, penyebaran influenza H1N1 amat cepat! Dalam waktu satu bulan, ribuan orang Meksiko terjangkit penyakit ini. Sementara dalam waktu tiga tahun, "hanya" sekitar 300 orang di seluruh dunia yang terjangkit penyakit flu burung.
Untuk menghambat penyebaran penyakit ini, pemerintah Meksiko meminta warganya untuk tidak keluar rumah. Jika terpaksa harus keluar, warga diminta memakai penutup hidung (masker). Warga juga diminta untuk tidak saling cium pipi atau berjabat tangan dalam sementara waktu. Berbagai tempat umum (seperti museum, sekolah, gedung pertunjukan, gedung olahraga) juga ditutup.
Bagaimana persiapan pemerintah Indonesia? Pemerintah dengan cermat mengawasi kesehatan para pendatang dari negara lain. Pemerintah juga sudah mempersiapkan obat, dokter, dan rumah sakit untuk menangani penyakit ini - jika datang ke Indonesia.
Bagi kita sendiri, sebaiknya selalu waspada dan menjaga kesehatan! Tutup hidung dan mulut jika bersin, cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala flu (demam, batuk, pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, sesak napas, mual, muntah-muntah, dan diare).
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Teknologi Game Komputer Untuk Eksplorasi Migas
|
 |
Konsultasi Dokter Via E-mail Saja
|
 |
Menang Melawan Penyakit Kanker Kulit
|
 |
Perangko
|
 |
Bayi Belajar Sejak Dalam Kandungan
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Buah Kiwi
(Tahukah Anda) -
Rabu, 03 Juni 2009
|
 |
Jabat Tangan, Salah Satu Penentu Sukses
(Tahukah Anda) -
Rabu, 01 Juli 2009
|
 |
7 Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja
(Tahukah Anda) -
Selasa, 04 Agustus 2009
|
 |
Tips Meningkatkan Konsentrasi Kerja
(Tahukah Anda) -
Kamis, 17 September 2009
|
 |
Aroma Rumput Segar
(Tahukah Anda) -
Senin, 05 Oktober 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Sepatu
(Tahukah Anda) -
Rabu, 01 April 2009
|
 |
Mangrove
(Tahukah Anda) -
Senin, 30 Maret 2009
|
 |
Bawang Putih
(Tahukah Anda) -
Rabu, 18 Maret 2009
|
 |
Digital Versatile Disc
(Tahukah Anda) -
Sabtu, 14 Maret 2009
|
 |
Warna
(Tahukah Anda) -
Rabu, 11 Maret 2009
|
|
|