Nama perenang Michael Phelps kini kian
melambung di dunia olahraga. Phelps menjadi idola bagi orang banyak, termasuk
para perenang yang ingin mengikuti jejak kesuksesannya. Sebab, Phelps berhasil
mencetak rekor bersejarah dengan menjadi pengoleksi medali emas terbanyak di
ajang Olimpiade Beijing 2008. Tak tanggung-tanggung, delapan medali emas
berhasil digondolnya pada perhelatan akbar olahraga dunia itu. Ini juga berarti
Phelps berhasil menaikkan standar suksesnya dibanding pada olimpiade Athena
pada 2004. Pada Olimpiade Athena 2004, Phelps "hanya" berhasil menggondol enam
medali emas. Prestasi ini membuat Phelps menjadi satu-satunya atlet yang
membukukan 14 medali emas di ajang Olimpiade musim panas.
Phelps mengenal dunia renang sejak ia berusia
tujuh tahun karena ia terinspirasi dengan dua saudara perempuannya, Whitney dan
Hilary yang juga atlet renang. Bahkan, Whitney sempat menjadi anggota tim
renang nasional AS pada Olimpiade 1996. Namun karena cedera, Whitney harus
melepaskan kariernya di dunia renang.
Pria kelahiran Baltimore, Amerika Serikat 30
Juni 1985 ini pertama kali terjun di Olimpiade pada Olimpiade Sydney 2000. Saat
itu Phelps baru berusia 15 tahun dan menjadi perenang putra termuda di ajang
Olimpiade sejak 68 tahun. Waktu itu, ia tidak meraih medali. Phelps hanya mampu
finish di urutan kelima pada nomor 200m gaya
kupu-kupu.
Menjadi hanya sebagai pelengkap di olimpiade
tersebut, Phelps pun menguatkan tekad memperbaiki performa. Phelps berlatih
keras demi mewujudkan impiannya. Latihan kerasnya segera membuahkan hasil
nyata. Lima bulan setelah Olimpiade Sydney, karier
Phelps melambung dengan memecahkan rekor dunia 200 meter gaya kupu-kupu. Phelps merupakan perenang
termuda yang memecahkan rekor dunia yang pernah ada. Tepatnya, ia mengukir
rekor tersebut saat ia berusia 15 tahun 9 bulan.
Selain di Olimpiade prestasi Phelps juga
melambung di Kejuaraan Dunia Renang maupun Kejuaraan Pan Pacific. Sampai saat
ini, Phelps berhasil membukukan 40 medali emas, enam perak, dan dua perunggu
yang didapatnya dari keikutsertaannya di ajang-ajang tersebut. Phelps pun
selalu mencatatkan namanya di dunia renang dengan memecahkan banyak rekor
dunia.
Keberhasilan Phelps tidak lepas dari kegigihannya
dalam berlatih. Selain itu, Phelps juga sangat menjaga asupan makanan ke
tubuhnya. Phelps membutuhkan banyak kalori karena aktivitasnya yang sangat
padat untuk berlatih maupun bertanding. Phelps disebut-sebut membutuhkan
sedikitnya 4000 kalori-bahkan lebih-setiap kali makan, beberapa kali lipat dari
pria biasa sebayanya.
Setiap hari Phelps mengkonsumsi tiga sandwich
telur goreng yang dilengkapi dengan keju, tomat, bawang, selada, dan mayonise. Selain
sandwich, Phelps juga memakan lima
omelette telur, semangkuk jagung olahan, tiga lembar roti panggang Prancis,
juga tiga potong kue dadar coklat. Untuk minumnya, Phelps meminum dua cangkir
kopi.
Jangan heran dulu, itu baru menu pembuka.
Untuk menu makan siang, hampir setengah kilogram pasta disantapnya ditambah
dengan dua potongan besar ham serta sandwich keju dengan daun selada yang
dibungkus roti. Phelps pun meminum minuman yang memiliki 1000 kalori. Untuk
menu makan malam agak sedikit berkurang, yaitu setengah kilo pasta serta ditambah
dengan satu loyang pizza. Phelps pun menambah asupan 1000 kalori ke dalam
tubuhnya dari minuman energi. Sungguh luar biasa bukan? Tapi, tentu semua itu
langsung jadi sumber energi karena porsi latihannya pun sangat keras.
Sejak usia 11 tahun, ternyata ia sudah
dibiasakan latihan sangat keras oleh pelatihnya. Untuk anak seusia itu, Phelps
sudah dibiasakan berlatih sekitar lima
jam sehari dan tujuh hari seminggu, tanpa istirahat! Konon, menurut pelatihnya,
itu perlu dilakukan karena pada usia itulah seorang anak pertumbuhannya masih
berkembang dengan pesat. Sehingga, latihan keras itulah yang konon kini mampu
membentuk tubuh Phelps laksana ikan. Tapi, tak hanya itu yang membuat Phelps
berjaya. Rupanya, ia selalu menanamkan pikiran sebagai pemenang dalam setiap
kejuaraan yang diikutinya. "Saya rasa setiap hal akan menjadi mungkin jika kita
melibatkan pikiran kita di sana
dan memaksimalkan waktu dan kerja di bidang tersebut," sebutnya.
Kini, meski berbagai prestasi gemilang dan
raihan emas telah digenggamnya, tidak membuat Phelps berpuas diri. Phelps
mencanangkan banyak target yang ingin diraihnya seperti keinginannya untuk
kembali memecahkan rekor dunia renang dan meraih medali emas sebanyak-banyaknya
di Olimpiade London 2012. Selain Olimpiade, Phelps juga akan turun di Kejuaraan
Dunia Renang.
Phelps tidak hanya berjiwa seorang pemenang
namun ia juga berjiwa sosial. Hasil bonus yang diraihnya di Olimpiade Beijing
2008, ia dedikasikan untuk mendirikan sebuah yayasan sosial, Michael Phelps Foundation.
Terinspirasi dari
kedua kakak perempuannya, membuat Phelps menjejakkan kakinya di dunia renang. Prestasi
yang diukirnya bukanlah tanpa pengorbanan. Setiap harinya Phelps harus berlatih
keras dan mengatur porsi makan untuk menjaga asupan kalori dalam tubuhnya. Kegigihan
dan semangatnya menjadikan Phelps sebagai perenang handal di dunia. Raihan
medali Phelps yang memukau saat ini tidak membuatnya berpuas diri. Phelps masih
menargetkan dirinya untuk kembali memecahkan rekor renang dunia dan menyabet
sebanyak-banyaknya medali emas di Olimpiade London 2012. Latihan keras dan
keyakinan kuat sungguh merupakan teladan yang bisa kita contoh dari kesuksesan
seorang Michael Phelps.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Motivasi Kunci Utama Bangkit!
|
 |
Kiat Hidup Sehat, Bahagia, dan Panjang Umur
|
 |
Hari Ini, 23 Tahun yang Lalu
|
 |
Inggris Imbang dengan Aljazair
|
 |
Emas dari Kaniskina Untuk Rusia
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Obama, Sang Pembaharu
(Success Story) -
Rabu, 08 Oktober 2008
|
 |
Jet Li, Jagoan Di Dalam Dan Luar Film
(Success Story) -
Rabu, 22 Oktober 2008
|
 |
Markis Kido/hendra Setiawan
(Success Story) -
Kamis, 06 November 2008
|
 |
Jeff Bezos, Sang Raja Bisnis Online
(Success Story) -
Selasa, 11 November 2008
|
 |
Soebronto Laras
(Success Story) -
Jumat, 28 November 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Putera Sampoerna
(Success Story) -
Selasa, 09 September 2008
|
 |
Titiek Puspa
(Success Story) -
Senin, 25 Agustus 2008
|
 |
Rafael Nadal, Sang Pejuang Pantang Menyerah
(Success Story) -
Rabu, 06 Agustus 2008
|
 |
Yoo Ye-eun
(Success Story) -
Kamis, 24 Juli 2008
|
 |
Valentino Rossi
(Success Story) -
Kamis, 10 Juli 2008
|
|
|