Antioksidan adalah istilah yang kita semaikan untuk elemen gizi yang melawan radikal bebas (racun) yang menyerang tubuh. Radikal bebas bisa terbentuk di dalam tubuh sebagai bagian dari pemakaian oksigen maupun stress. Namun radikal bebas juga banyak yang berasal dari luar tubuh, seperti asap rokok, polusi kendaraan, pestisida, pewarna/pengawet makanan, gas formadelhyde dari cat, dan lain-lain.
Untuk menangkalnya, konsumsi makanan kaya antioksidan merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan, selain tentunya secara pro-aktif menghindarkan diri dari paparan radikal bebas. Berikut ini adalah beberapa daftar makanan dan suplemen kaya antioksidan:
1. Tomat
Kaya akan antioksidan lycopene - yang memberi warna merah pada tomat. Konsumsikan setidaknya 3 saji tomat per minggu untuk mendapatkan beberapa manfaatnya yang sudah terdokumentasi secara ilmiah, salah satunya penurunan risiko kanker prostat.
2. Wortel
Kaya akan antioksidan beta-carotene yang bisa berubah menjadi vitamin A apabila dikonsumsikan dengan lemak. Beta-carotene memberikan banyak perlindungan pada organ-organ penting tubuh seperti hati, kulit, maupun mata.
3. Cabai, lombok, paprika
Merupakan sumber makanan dengan konsentrasi antioksidan vitamin C yang tinggi, dan merupakan agen anti bakteri yang ampuh.
4. Kacang kedelai
Kaya akan isoflavon daidezin, genistein, dan vitamin E, antioksidan yang membantu menurunkan risiko kanker pada wanita, sekaligus merangsang peremajaan kulit. Selain itu, kacang kedelai kaya akan lemak nabati yang menyehatkan, juga protein sebagai bahan baku pembuatan antibodi tubuh.
5. Kiwi, jeruk, blackcurrant
Adalah kelompok makanan paling tinggi kadar vitamin C alamiah. Selain itu, kelompok buah ini juga kaya akan bioflavonoids yang tidak ditemukan dalam berbagai formula antioksidan dalam bentuk suplemen.
6. Ekstrak biji anggur
Merupakan sumber Proanthocyanidin - agen anti kanker dan penetralisir racun yang sangat kaya. Proanthocyanidin diyakini memiliki kekuatan aktivitas hingga 50 kali lipat vitamin C maupun E.
7. Brokoli
Merupakan sumber antioksidan indole-3-carbinol dan sulfur yang menjadi agen pencegah sel kanker.
Intinya adalah bagi kita semua untuk mengutamakan pola nutrisi dengan gizi lengkap seimbang. Dan mencoba mendukungnya dengan suplemen sebagai jaring pengaman nutrisi. Beberapa jenis nutrisi mikro yang juga masuk kategori antioksidan adalah:
- Zinc: mineral anti radang dan virus
- Selenium: mineral anti kanker, khususnya pada wanita
- Vitamin E: antioksidan dengan spektrum tokoferol yang baik untuk kulit, organ hati, maupun perlindungan dari kanker
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Ade Rai ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Ukur Determinasi Kesehatan Anda
|
 |
3 Tips Untuk Action Sehat Hari Ini
|
 |
Who Do You Really Love And Care
|
 |
Top 4 Nutrition for Optimum Health
|
 |
Solusi Malas
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Healthy Parents, Healthy Kids
(Health Corner) -
Selasa, 02 Desember 2008
|
 |
Mengatasi Perut Buncit
(Health Corner) -
Selasa, 16 Desember 2008
|
 |
Menghindari Gemuk Akibat Liburan
(Health Corner) -
Rabu, 24 Desember 2008
|
 |
What Is Your New Year Resolution
(Health Corner) -
Kamis, 08 Januari 2009
|
 |
2 Kelompok Makanan Penentu Kesuksesan Diet
(Health Corner) -
Selasa, 20 Januari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Memulai Gaya Hidup Yang Baru
(Health Corner) -
Jumat, 07 November 2008
|
 |
Nutrisi Sebelum Olahraga
(Health Corner) -
Rabu, 29 Oktober 2008
|
 |
Anti-aging Strategies
(Health Corner) -
Selasa, 21 Oktober 2008
|
 |
Gangguan Tidur & Leher Berat
(Health Corner) -
Selasa, 14 Oktober 2008
|
 |
The Great Secret Of Dieting
(Health Corner) -
Kamis, 25 September 2008
|
|
|