"A building can be designed to satisfy
"by the month" with the regularity of a provider. Or it can give
satisfaction in a very different way, "by the moment," the fraction of
a second, with the thrill of a lover." Richard Neutra
Konsumen adalah raja. Itu adalah slogan yang sering diutarakan oleh para Businessman. Karena diposisikan sebagai raja maka :
- Wujud service yang diberikan, haruslah yang terbaik dan semaksimal mungkin di daya upayakan agar kekecewaan tidak sampai terjadi.
- Semua
keluhan harus ditanggapi dengan perhatian penuh dan bijaksana. Selagi
konsumen masih mau mengeluh, itu merupakan salah satu indikator bahwa
konsumen masih :
- Ragu - ragu / tidak puas terhadap produk.
- Butuh informasi yang lebih detail
"If I discover within myself a desire which no experience in this world can satisfy, the most probable explanation is that I was made for another world". C.S. Lewis.
Jika
keluhan ditanggapi dengan penuh perhatian, serius dan bijaksana maka
konsumen tidak akan beralih ke produk pesaing, alias tetap menjadi
konsumen yang loyal. Hasil survey terhadap 26 Konsumen yang kecewa, hanya 1 Konsumen yang menyampaikan keluhan (25 % beralih ke produk competitor
karena keluhan tidak tertangani dengan baik). 56 % keluhan yang
tertangani dengan baik (memuaskan konsumen), membuat Konsumen menjadi
semakin loyal. Adapun faktor - faktor yang mendasari "why" Konsumen enggan / tidak mau menyampaikan keluhannya adalah
- Kebanyakan tidak ditanggapi dengan serius.
- Kebanyakan tidak ada manfaatnya karena tidak ada tindakan nyata.
- Kebanyakan tidak tahu harus disampaikan kepada siapa.
- Kebanyakan merasa malu menyampaikannya.
"The primary use of conversation is to satisfy the impulse to talk". George Santayana Di era yang serba kompetitif ini jika ingin
survive dan
progress, selain kwalitas produk nomor 1 (satu), service juga
"harus" yang terbaik. Konsumen akan bisa memaklumi kekurangan produk jika mendapatkan
service yang terbaik. Tetapi Konsumen akan segera beralih ke produk
competitor jika mengalami ketidakpuasan atas
service yang diterima.Adapun cara efektif untuk memuaskan Konsumen jika mengeluh adalah
- SMILE & SHAKE HAND. Smile, it's the second best thing one can do with one's lips. Secara psikologis (sesaat), senyuman akan mampu menyirnakan keluhan, ketidakpuasan atau kekecewaan.
- GIVE BUSINESS CARD. Sebelum diminta, segera berikan kartu nama dan salam yang hangat dengan langsung menatapi mata Konsumen. Katakan bahwa bisa melayani Konsumen adalah suatu kebahagiaan tersendiri. "Sinful and forbidden pleasures are like poisoned bread; they may satisfy appetite for the moment, but there is death in them at the end". Tryon Edwards
- OFFER ASSISTANCE. You
keep customers by delivering on your promises, fulfilling your
commitments and continually investing in the quality of your
relationships. Brian Tracy. Jangan sekali - kali menawari hal - hal
yang diluar dari kapasitas / tidak sesuai dengan policy perusahaan,
yang mana akhirnya tidak bisa dipenuhi. Ini akan berdampak sangat jelek
sekali bagi image perusahaan.
- HEAR WITH EMPATHY. If your job is customer satisfaction, your real job title is Problem - Solver.
Brian Tracy. Apakah keluhan tersebut benar atau salah, itu adalah nomor
2 (dua). Yang terpenting adalah didengar semuanya dengan penuh
perhatian dan empati.
- REGRET FOR THE INCONVENIENCE. Minta maaf atas ketidaknyaman. Offer your customer a long term relationships, then do everything possible to build and maintain it. Brian Tracy. Pertama - tama, tidak ada ruginya mengutarakan kata "maaf", baik dikala benar atau salah. Jika benar, beri pengertian agar Konsumen bisa memahaminya. Jika salah, segera ralat dengan sopan dan santun (diplomasi).
- TAKE ACTION & FIND OUT THE SOLUTION. Everyone is in the business of customer satisfaction. Who are your customers and how are they doing ? Brian
Tracy. Jika pokok permasalahannya diketahui, ambil segera tindakan yang
nyata. Jika dimungkinkan, langsung diadakan dihadapan Konsumen.
- IDENTIFY THE CUSTOMER. Express your admiration for the traits, possessions or accomplishments of your customer. Little things mean a lot. Brian Tracy. Tujuannya adalah untuk mengulangi kembali kata "maaf" dan berjanji bahwa hal ini tidak akan terjadi lagi. Jika dimungkinkan, beri souvenir sebagai kenang - kenangan.
THANKS FOR THE COMPLAIN. Attitude and personality are as important as experienced and ability. Choose wisely. Brian Tracy. Katakan bahwa tanpa adanya keluhan, maka kelemahan tidak akan bisa diketahui / diperbaiki.
Oleh : Peter Lim, MBA
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Peter Lim ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
How To Run A New Business
|
 |
7 Success Tips
|
 |
Tips For Sales Development
|
 |
Facing The Reality
|
 |
Customer Satisfaction
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Cara Mudah Membuat Customer Terpesona
(Entrepreneur Corner) -
Selasa, 08 Juli 2008
|
 |
Tulus Pangkal Lulus
(Entrepreneur Corner) -
Kamis, 17 Juli 2008
|
 |
Capai Target Penjualan Dengan Mudah
(Entrepreneur Corner) -
Rabu, 06 Agustus 2008
|
 |
Change Your Attitude, Will Increase Your Income, If U Don’t Trust, Just Try It
(Entrepreneur Corner) -
Senin, 11 Agustus 2008
|
 |
Formula Sukses Berbisnis, Be Do Have
(Entrepreneur Corner) -
Rabu, 20 Agustus 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Solid Team Work
(Entrepreneur Corner) -
Kamis, 19 Juni 2008
|
 |
Memilih Bisnis Perlu Ketekunan
(Entrepreneur Corner) -
Kamis, 12 Juni 2008
|
 |
Straight Way To Win
(Entrepreneur Corner) -
Selasa, 10 Juni 2008
|
 |
How To Run A New Business
(Entrepreneur Corner) -
Selasa, 03 Juni 2008
|
 |
Menarilah Dan Menyanyilah Sesuka Hatimu..
(Entrepreneur Corner) -
Rabu, 28 Mei 2008
|
|
|