Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Mengubah Paradigma Pendidikan Tinggi di Indonesia

Penulis : Jhanghiz Syahrivar
Rabu, 01 September 2010, Dibaca : 5109 kali | Dicetak : 326 kali | Cetak artikel ini



Tri dharma perguruan tinggi adalah pendidikan, penelitian, dan pengabdian (masyarakat). Pendidikan merupakan suatu proses memfasilitasi peserta didik dengan sarana dan lingkungan yang kondusif bagi pengembangkan dan peningkatkan kompetensi di bidang akademik dan non-akademik sehingga tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, bermoral, dan berguna tidak hanya bagi dirinya namun juga masyarakat secara luas.

Sedangkan penelitian atau riset adalah suatu proses pencarian sebuah pengetahuan atau investigasi yang sistematis mengenai suatu hal untuk membentuk suatu fakta. Tujuan utama dari penelitian adalah menemukan, menafsirkan, dan mengembangan suatu metode dan sistem untuk kemajuan pengetahuan manusia dalam berbagai hal ilmiah dari dunia kita dan alam semesta. Penelitian bisa menggunakan metode ilmiah, namun tidak harus.

Apabila peserta didik telah mendapatkan pendidikan dan melakukan penelitian selama mengenyam proses pendidikan tersebut, diharapkan mereka dapat mengabdikan ilmu dan pengetahuan yang mereka peroleh kepada masyarakat secara luas.

Melihat tri dharma pendidikan tinggi Indonesia tersebut tampaklah gambaran besar bahwa pendidikan tinggi di Indonesia lebih mengarahkan peserta didik ke arah penelitian yang diharapkan melalui temuan-temuannya di lapangan mampu diaplikasikan ke masyarakat secara luas. Namun demikian, hendaknya perlu kita tanyakan kepada diri masing-masing: berapa banyak dari peserta didik yang setelah lulus perguruan tinggi ingin mengabdikan hidupnya menjadi seorang peneliti?

Indonesia saat ini tengah didera berbagai macam tantangan ekonomi dari dalam maupun luar. Berlakunya AFTA 2010 sejak 1 Januari 2010 hanya berarti satu hal: tidak hanya barang bermerk luar negeri tapi juga SDM asing akan bebas memasuki kancah persaingan ekonomi di Indonesia. Apabila SDM lokal tidak dipersiapkan untuk menghadapi SDM asing tersebut dikhawatirkan angka pengangguran semakin meningkat dan jurang antara si kaya dan si miskin semakin lebar.

Pengangguran di Indonesia seyogyanya diakibatkan oleh ketidakcocokan antara ilmu yang dipelajari selama mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan dengan aplikasi yang benar-benar dibutuhkan oleh pencari tenaga kerja. Kurang fokusnya mata pelajaran yang diajarkan di bangku perkuliahan turut menyumbang keterpurukan ini sehingga ketika lulus, para mahasiswa sering kali bingung akan kompetensi yang dimilikinya dan pada akhirnya menemui kendala untuk memenuhi beberapa kriteria perekrutan karyawan yang biasanya terdapat di kolom lowongan pekerjaan pada koran.

Menyikapi hal tersebut di atas, perlu diadakan penyesuaian kembali terhadap tujuan akhir dari pembinaan peserta didik selama menempuh jenjang perkuliahan. Tujuan akhir tersebut menyangkut penciptaan SDM yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar; tidak hanya berbekal kemampuan untuk meneliti namun juga memiliki skills tertentu untuk diaplikasikan kepada sektor-sektor perekonomian bangsa. Dengan demikian, perguruan tinggi saat ini harus mampu memfasilitasi peserta didik tidak hanya dengan teori saja namun juga kemampuan tepat guna sehingga tidak terjadi pengangguran.

Kemampuan tepat guna ini berhubungan dengan praktik lapangan yang bertujuan untuk mensinergikan hal yang dipelajari di dalam kelas dengan hal yang benar-benar terjadi di lapangan. Sayangnya, praktik lapangan atau yang lebih dikenal sebagai magang kerja ini tidak benar-benar diimplementasikan secara menyeluruh di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia alias hanya program pilihan saja. Alhasil, peserta didik baru mengetahui apa yang benar-benar terjadi di lapangan ketika mereka lulus perkuliahan. Dan ketika mereka mengetahui, mungkin saja sudah terlambat...

Satu hal yang turut disesalkan dari pandangan masyarakat Indonesia mengenai perguruan tinggi saat ini adalah pendidikan sangat erat dengan fasilitas. Fasilitas hebat seperti gedung perkuliahan yang mewah lengkap dengan kolam renang, arena futsal indoor dan banyak lagi fasilitas mewah yang lebih bersifat non akademik lainnya menjamin lulusan yang berkualitas pula. Apabila masyarakat kita mau jauh-jauh datang ke universitas-universitas di India, masyarakat kita bisa melihat bahwa universitas-universitas tersebut jauh dari kesan mewah. Gedung-gedung lama tanpa Air Conditioner (AC) serta fasilitas seadanya namun yang menabjubkan adalah universitas-universitas tersebut menduduki peringkat 100 besar di dunia dan kualitas lulusannya setaraf dengan, semisal, lulusan universitas Harvard, Amerika. Tampaklah di sini bahwa masyarakat India lebih mengedepankan kualitas pendidikan (interior) ketimbang fasilitas (eksterior) karena memang produk dari perguruan tinggi adalah kualitas pendidikan. Bukan Fasilitas!

Artikel ini bertujuan untuk mendobrak sistem-sistem pengajaran konvensional di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia yang apabila tidak ditangani segera dikhawatirkan dapat menghasilkan pengangguran-pengangguran masa depan yang justru tidak dapat mengimplementasikan poin ke tiga dari tri dharma pendidikan, yakni pengabdian masyarakat.

Melalui artikel ini pula, penulis perlu tegaskan bahwa ada tiga hal penting yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi saat ini terutama dalam menghadapi tantangan di era globalisasi: kemampuan bahasa asing (termasuk bahasa Inggris) aktif, pengalaman kerja yang diperoleh ketika mengikuti program magang di perkuliahan, dan, tidak kalah pentingnya adalah karakter yang baik. John wooden, seorang pelatih untuk UCLA, pernah berkata, "Ability may get you to the top, but it takes character to keep you there."

________

Jhanghiz Syahrivar adalah Asisten Dosen Fakultas Ekonomi President University

 


 



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Jhanghiz Syahrivar

Towards Asean Community 2015
Mengubah Paradigma Pendidikan Tinggi di Indonesia
Artikel Selanjutnya :
Gagal Hanya Perisitiwa, Bukan Orangnya! (Campus Corner) - Senin, 27 September 2010
Mengapa Perlu Berorganisasi Di Kampus (Campus Corner) - Selasa, 15 November 2011
Syukuri Dan Terus Kejar Impian (Campus Corner) - Jumat, 27 Januari 2012
Baca juga artikel sebelumnya :
Hidup = Tanggung Jawab + Masalah (Campus Corner) - Selasa, 20 Juli 2010
Make Me Feel Important, Mantra Jimat Penakluk Manusia (Campus Corner) - Senin, 25 Mei 2009
Saklar Motivasi (Campus Corner) - Sabtu, 07 Maret 2009
9 Manfaat Menulis Diari Sebagai Terapi Kesuksesan (Campus Corner) - Senin, 09 Februari 2009
Tukang Parkir Yang Bodoh (Campus Corner) - Senin, 10 November 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

" YOU ARE WHAT YOU THINK ", kita adalah apa yang kita pikirkan..


Trima kasih Pak Andrie..Anda telah membantu saya untuk mengerti dan memahami arti hidup...salam sukses

Pengirim: Erni

TESTIMONIAL

Terima kasih Bang Andri, saya banyak membaca buku buku anda, ternyata memang benar bahwa sukses bukan takdir tapi sukses dapat diraih dengan kerja keras dan penuh semangat..tanpa berfikir pernah gagal.

Pengirim: Yoyok Sukoyo

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?