Saat ini, banyak sekali, saking terbukanya era internet,
membuat kita dengan sangat mudah mendapatkan informasi apa saja. Bahkan,
informasi yang tak kita inginkan pun, kadang mampir ke email kita. Jika saja
penting, tentu kita justru akan merasa senang. Tapi, yang terjadi, kebanyakan
informasi via email yang mampir di mailbox kita sebagian besar justru berisi
email "sampah" alias email-email yang tak berguna bagi kita. Apalagi, dengan
kapasitas tampungan email yang demikian besar, email sampah itu jadi semakin
bebas masuk ke mailbox kita.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah
perusahaan security web Amerika, ditemukan fakta bahwa hampir 95 persen email
yang dikirimkan sepanjang tahun 2007 termasuk dalam kategori email sampah alias
"spam". Sungguh, ini tentu hasil yang cukup mengejutkan. Sebab, jika
dilihat prosentasenya, berarti dari sepuluh email, hanya satu, bahkan kurang -
yang sesuai dengan keinginan kita. Itu berarti, sebesar apapun kapasitas email
yang kita miliki, isinya justru didominasi oleh email yang tidak kita
kehendaki. Mulai dari iklan, pornografi, dan berbagai muatan email sampah
lainnya.
Besarnya prosentase email sampah ini memang mulai terlihat
sejak 2004 silam. Karena itu, provider dan konsumen saat itu bersatu dengan
membuat pembatasan email yang tidak dikehendaki. Bahkan, kala itu telah muncul
kesepakatan pemberian sanksi kepada para pengirim email spam tersebut. Namun,
ternyata, seiring dengan perkembangan teknologi, hal itu sepertinya belum
memberi dampak maksimal untuk menekan email jenis ini.
Hal ini dikuatkan oleh sebuah penelitian lain yang dilakukan
perusahaan yang berbasis di California,
Barracuda Network Inc. Mereka menyebut, bahwa setidaknya angka email yang masuk
kategori sampah mencapai 70 persen setiap tahunnya. "Karena itu, perang
terhadap email-email sampah ini terus dilakukan antara spammers dan security
vendor," sebut Chief Executive Barracuda, Dean Drako. Ia juga menyebut,
bahwa para security vendor harus makin sering mengoperasikan sistem pertahanannya
untuk memonitor internet dari serbuan spam-spam baru dan sekaligus
mendistribusikan solusi baru untuk pertahanan.
Merasa terganggu juga dengan email sejenis? Sebenarnya, hal
itu berpulang juga kepada diri kita masing-masing. Jika kita ingin mencari sisi
positifnya, inilah saatnya bagi kita belajar untuk memilih dan memilah
informasi yang kita terima. Bagaimana dengan Anda?
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Hari Ini,26 Tahun yang Lalu
|
 |
Pena Ahli Matematika
|
 |
China Berjaya Di Senam Artistik
|
 |
Hari Ini, 54 Tahun yang Lalu
|
 |
Listrik Nirkabel
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Teknologi Sarana Pemutus Hubungan?
(AW Corner) -
Rabu, 19 Desember 2007
|
 |
Kopi Mencegah Pikun?
(AW Corner) -
Kamis, 20 Desember 2007
|
 |
Spesies Tikus Raksasa Ditemukan Di Papua
(AW Corner) -
Jumat, 21 Desember 2007
|
 |
Jeans Ramah Lingkungan
(AW Corner) -
Sabtu, 22 Desember 2007
|
 |
Gerakan Mata Pengendali Pointer Mouse
(AW Corner) -
Senin, 24 Desember 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Superkomputer Mini
(AW Corner) -
Senin, 17 Desember 2007
|
 |
Pembangkit Listrik Alternatif
(AW Corner) -
Minggu, 16 Desember 2007
|
 |
Memory Kapasitas Besar
(AW Corner) -
Sabtu, 15 Desember 2007
|
 |
Orang-orang Terkaya Indonesia
(AW Corner) -
Jumat, 14 Desember 2007
|
 |
Serangga Pengendali Robot
(AW Corner) -
Kamis, 13 Desember 2007
|
|
|