Siapa yang bisa memprediksi kematian? Hanya Tuhan yang tahu.
Tapi, rasa penasaran rupanya memicu sejumlah orang untuk terus bereksperimen
soal kematian ini. Hasilnya? Memang ada beberapa yang mengaku berhasil
memprediksi kematian seseorang. Hanya saja, selalu muncul kontroversi seputar
hasil penelitian itu.
Salah satu yang mencoba memprediksi soal kematian ini adalah
Stamos Karamouzis dan Dee Wood Harper dari Universitas Texas di Texarkana,
Amerika Serikat. Mereka merancang sebuah program komputer untuk meramalkan
kematian seseorang.
Stamos dan Dee Wood memakai alat penghitung yang digunakan untuk menganalisis
otak manusia. Mereka kemudian membuat jaringan-jaringan syaraf buatan untuk
mencari pola yang dapat dihubungkan dengan pelaksanaan eksekusi para tahanan.
Sebab, mereka memang meneliti profil dari 2000 narapidana untuk dijadikan
sampel. Setiap profil berisi informasi mengenai keturunan, jenis kelamin, umur,
jenis pelanggaran hukum yang dilakukan, status perkawinan, dan tingkatan
sekolah. Dari 2000 narapidana, separuhnya sudah meninggal karena dihukum mati.
Dari data tersebut, para peneliti memasukkan profil dari 300
narapidana lain dengan waktu yang sama, dan meminta jaringan syaraf untuk
meramalkan apa yang sudah terjadi kepada mereka. dan hal tersebut dengan benar
meramalkan nasib mereka dengan persentase kebenaran lebih dari 90 persen dari
kelompok kedua ini.
Tentunya, tingkat kebenaran penelitian ini masih bisa jadi
kontroversi karena yang diteliti pun kurang bisa mewakili jumlah populasi
manusia yang ada. Yang jelas, rahasia kematian tetaplah mutlak berada di tangan
Tuhan. Jadi, bagaimana pendapat Anda soal ramal meramal kematian ini?
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Hari Ini, 22 Tahun yang Lalu
|
 |
Sepatu
|
 |
Matthew Mullenweg
|
 |
Alat Kontrol Posisi Kereta ApiCiptaan Anak Negeri
|
 |
Antara Penampilan Dan Pinjaman
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Sembuhkan Luka Luar Dengan Air Liur
(AW Corner) -
Minggu, 27 Juli 2008
|
 |
Solar Cell Alternatif
(AW Corner) -
Senin, 28 Juli 2008
|
 |
Tim Olimpiade Fisika Indonesia Kembali Juara
(AW Corner) -
Selasa, 29 Juli 2008
|
 |
Mempercepat Kehamilan Dengan Menyantap Es Krim
(AW Corner) -
Rabu, 30 Juli 2008
|
 |
Majalah Elektronik Pertama
(AW Corner) -
Kamis, 31 Juli 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Musik Jaman Purba
(AW Corner) -
Jumat, 25 Juli 2008
|
 |
Bbm Naik, Kuliah Online Jadi Tren
(AW Corner) -
Kamis, 24 Juli 2008
|
 |
Lima Emas Disabet Tim Indonesia Dalam Kontes Matematika
(AW Corner) -
Rabu, 23 Juli 2008
|
 |
Jangan Kebanyakan Makan Tahu
(AW Corner) -
Selasa, 22 Juli 2008
|
 |
Jaga Diet Dengan Ponsel
(AW Corner) -
Senin, 21 Juli 2008
|
|
|