Selama ini, untuk mengetahui adanya kelainan dalam organ
tubuh, kita sering memanfaatkan rontgen. Dengan teknologi tersebut berbagai
kelainan seperti retak dan patah tulang hingga wajah calon anak dalam rahim pun
bisa terlihat dengan jelas. Karena itu, teknologi ini dianggap sebagai satu
penemuan yang mampu membantu banyak orang, terutama untuk menganalisis dan
mendiagnosis suatu kondisi demi penyembuhan suatu penyakit.
Tapi, ternyata radiasi yang ditimbulkan dalam proses
penyinaran rontgen, disinyalir mengandung kekuatan radioaktif yang bisa
berbahaya. Karena itu, sinar X yang "ditembakkan" untuk memotret bagian dalam
organ tubuh harusnya benar-benar dalam komposisi yang tepat. Sebab, jika tidak,
teknologi ini justru bisa memicu kanker.
Hal ini dikuatkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh
tim peneliti dari Wake Forest University di Carolina Utara. Mereka meneliti
sebuah rumah sakit di Amerika Serikat yang menangani pasien trauma. Dari
penelitian tersebut diketahui bahwa pemberian dosis radiasi sangat memengaruhi
risiko munculnya kanker. James Winslow dari tim peneliti tersebut menyebutkan
bahwa rata-rata orang yang tinggal di AS mendapatkan sinar radiasi sebanyak 3
millisievert. Sedangkan pasien trauma mendapatkan sinar radiasi sebanyak 40
millisievert. Dan, hal inilah yang meningkatkan risiko kanker pada
pasien-pasien itu. Karena itu, ia menganjurkan, "Para dokter seharusnya
memikirkan risiko jangka panjang dan keuntungan memeriksa pasien dengan
menggunakan radiasi pada level tinggi baik untuk memeriksa kepala, leher, dada,
rongga perut dan tulang panggul."
Untuk meminimalisir risiko, James Winslow dan
tim peneliti menyebut agar para dokter mengurangi dosis radiasi saat mengambil
gambar atau menggunakan metode pengambilan gambar lainnya, seperti ultrasound
(dengan gelombang suara) dan resonansi magnetik
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Kilas Balik Perjuangan Tiada Henti China Di Olimpiade
|
 |
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis - Empat Lolos
|
 |
Robot Penggambar Wajah
|
 |
Hari Ini, 52 Tahun yang Lalu
|
 |
Kalau Pemain Sepak Bola Kembar…
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Bahtera Nabi Nuh Modern
(AW Corner) -
Selasa, 11 Maret 2008
|
 |
Remote Kedipan Mata
(AW Corner) -
Rabu, 12 Maret 2008
|
 |
Bir Peduli Lingkungan?
(AW Corner) -
Kamis, 13 Maret 2008
|
 |
Obsesi Arab Menjadi Supplier Energi
(AW Corner) -
Jumat, 14 Maret 2008
|
 |
Rusaknya Memori Otak Mengurangi Kecerdasan
(AW Corner) -
Sabtu, 15 Maret 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Sarapan Mencegah Obesitas
(AW Corner) -
Sabtu, 08 Maret 2008
|
 |
Handphone Bebas Maling
(AW Corner) -
Kamis, 06 Maret 2008
|
 |
Panggil Taksi Pakai Sms
(AW Corner) -
Rabu, 05 Maret 2008
|
 |
Robot Sepintar Manusia?
(AW Corner) -
Selasa, 04 Maret 2008
|
 |
Gigi Pulihkan Kebutaan?
(AW Corner) -
Senin, 03 Maret 2008
|
|
|