Tanpa terasa, kita
sudah di ambang akhir tahun 2008. Banyak peristiwa yang kita hadapi sepanjang
tahun ini. Di tengah berbagai catatan tersebut, tersembunyi berbagai harapan sekaligus
tantangan. Pemberantasan korupsi yang semakin bertaji memang menimbulkan
harapan tegaknya hukum negeri ini. Namun di sisi lain, pembangunan di bidang
ekonomi masih menyisakan banyak persoalan.
Banyak yang
mengatakan, di tahun depan 2009, ancaman krisis yang dimulai dari krisis
properti di Amerika masih membayang. Berbagai ulasan yang bersifat negatif pun
terus berkembang. Ketakutan akan terjadinya PHK masal, ketidakpastian politik,
hingga terombang-ambingnya harga kebutuhan pokok jadi opini yang dipercayai
bisa terjadi.
Itulah gambaran
nyata yang membayang dan mungkin jadi realitas yang tidak bisa dielakkan. Dan
memang, adanya perubahan seiring perputaran waktu terus terjadi tanpa bisa
dihalangi.
Maka, untuk
menghadapinya, kitalah yang menentukan! Pilihan ada di tangan kita. Jika kita
menghadapi semua hal tersebut dengan sikap pesimistis, maka yang muncul
pastilah rasa takut, cemas, khawatir, prihatin, pasif, frustasi, depresi dan dan
sifat-sifat negatif lainnya. Akibatnya
sudah bisa dipastikan! Semua bayangan itu akan jadi kenyataan sehingga membuat
kita makin terpuruk didera perputaran zaman.
Sebaliknya, bagi
orang yang selalu memilih pandangan optimis, mereka sadar di balik setiap
kesulitan terdapat kesempatan dan pembelajaran. Persis seperti apa yang dikatakan
oleh Albert Einstein "
In the middle of
diffuculty lies oppurtinities" SIkap optimis akan melahirkan percaya diri,
berani, aktif, siap bekerja dan berjuang keras. Mereka inilah yang memiliki
kekayaan mental yang maksimal sehingga mampu melewati setiap ancaman badai
kehidupan.
Orang optimis akan
selalu menyadari keadaan dirinya saat ini dengan penuh rasa syukur. Mereka
sadar, bahwa dengan mau mensyukuri keadaan yang ada, dan mampu memaksimalkan
apa yang dimiliki, serta dilandasi kemauan berjuang habis-habisan, apapun bisa
diatasi. Ini sangat sesuai dengan prinsip filosofi dasar yang selalu saya tularkan
dan gaungkan, "
Success is my right!!!"
- Sukses adalh hak saya!
Dengan optimisme, setidaknya,
minimal dapat membuat orang bertahan di tengah cobaan yang mendera dan maksimal
mampu mengatasi masalah dan keluar sebagai pemenang. Orang-orang optimis tidak
mudah menyerah apalagi putus asa.
Mari, kita bangun
semangat optimisme, selalu berpikir dan berpengharapan positif, berani
menghadapi setiap tantangan yang menghadang, demi tercapainya hari esok penuh
harapan, "
Tomorrow will be better!!!"
Selamat Tahun Baru 2009!
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Andrie Wongso
|
 |
Arti Kehidupan
|
 |
I Will Prepare and Someday My Chance Will Come
|
 |
Saya Mau Berubah
|
 |
Hidup Sampai Tua, Belajar Sampai Tua
|
 |
Makna Perjalanan Hidup
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Kepercayaan Diri
(AW Artikel) -
Senin, 12 Januari 2009
|
 |
DoaDanUsaha
(AW Artikel) -
Senin, 19 Januari 2009
|
 |
Mengapa Harus Menunggu - Kisah Tony Christiansen
(AW Artikel) -
Selasa, 03Februari 2009
|
 |
Bibit Mangga
(AW Artikel) -
Selasa, 10Februari 2009
|
 |
SetiapInsanAdalahSpesial
(AW Artikel) -
Senin, 02 Maret 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Doa Untuk Putraku
(AW Artikel) -
Senin, 08 Juni 2009
|
 |
Perjuangan Hidup
(AW Artikel) -
Jumat, 12 Desember 2008
|
 |
Jiwa Besar Berkah Besar
(AW Artikel) -
Kamis, 27 November 2008
|
 |
Nilai Kesadaran
(AW Artikel) -
Rabu, 19 November 2008
|
 |
Prasangka
(AW Artikel) -
Senin, 10 November 2008
|
|
|