Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Penonton "ahli" Yang Belum "ahli"

Penulis : Toni Yoyo, STP, MM, MT
Rabu, 07 November 2007, Dibaca : 4418 kali | Dicetak : 324 kali | Cetak artikel ini
Saya pernah mendapatkan kisah menarik. Suatu ketika hidup seorang nenek yang setiap hari bersedih hati dan murung. Dia memiliki dua orang anak, yang satu berjualan es dan lainnya berjualan payung. Jika cuaca baik, si nenek memikirkan anaknya yang berjualan payung pasti tidak laku. Begitu cuaca hujan maka yang terpikir olehnya anak yang berjualan es pasti tidak laku. Apapun cuaca setiap hari, dia bersedih hati.

Andaikan nenek tersebut menyikapi dengan cara yang berbeda, pasti hasilnya berbeda. Saat cuaca baik, yang dipikirkan anaknya yang berjualan es pasti akan laku. Jika cuaca hujan, arahkan pikiran ke anak yang berjualan payung pasti akan laris. Apapun cuaca setiap hari, dia akan bergembira.

Mudah bagi kita untuk mengecam nenek tersebut kenapa tidak berpikir dengan cara kedua yang lebih positif. Yakinkah kita jika berada di posisi sang nenek, tidak akan terperangkap dalam cara berpikir negatif pertama ?.

Yang terjadi adalah kita sering terjebak perangkap pemikiran negatif ala sang nenek. Alih-alih melihat sisi positif dari setiap kejadian, kita hanya terpaku pada sisi negatifnya sehingga sulit untuk menerima kenyataan.

Ada baiknya meniru orang yang selalu berkata 'untung' walaupun sedang 'buntung'. Seburuk apapun situasi, kondisi, dan orang yang dihadapi, selalu ada pelajaran atau hikmah yang bisa dipetik. Benar petuah orang bijak, "Semua kejadian yang dialami, yang baik ataupun buruk, pasti ada hikmahnya". Lebih baik mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman buruk sehingga bisa terhindar dari 'lubang' yang sama di kemudian hari, daripada menekurinya tanpa putus.

Berbagai fenomena kehidupan, yang baik maupun buruk, selalu datang ke setiap orang silih berganti. Fenomena baik-buruk ini contohnya untung-rugi, nama baik-nama buruk, pujian-celaan, dan kebahagiaan-penderitaan. Tidak ada manusia yang selalu didatangi fenomena baik dan selalu berhasil menghindari fenomena tidak baik. Kesadaran bahwa kehidupan ini laiknya roda yang berputar, dimana bagian atas bisa ke bawah dan sebaliknya, membuat kita lebih siap menghadapi segala kejadian kehidupan. Pikiran positif harus selalu disetel terutama sewaktu 'dijajal' oleh kejadian tidak enak.

Menyambung cerita nenek di atas, dengan gampang kita mencela dia karena cara berpikirnya yang negatif. Memang penonton selalu lebih 'ahli' daripada atlet profesional yang sedang berlaga. Mudah sekali kita mencela pemain olah raga yang kita tonton, kenapa begini dan tidak begitu, kenapa mengoper ke pemain ini dan tidak ke pemain itu. Kita lebih jago dari yang ditonton. Bisakah kita melakukannya dengan lebih baik seandainya kita menjadi yang ditonton ? Saya percaya jawaban yang jujur kemungkinan besar adalah TIDAK. Menjadi hakim selalu lebih mudah dibanding tertuduh atau terdakwa.

Begitu juga dalam kehidupan nyata. Laiknya penonton 'ahli' yang sama sekali tidak 'ahli' di lapangan olah raga, demikian pula kita adalah penonton 'ahli' yang sama sekali tidak 'ahli' di kehidupan nyata. Dengan gampang kita melabel orang lain sebagai bodoh, malas, jahat, tidak baik, curang, egois, kikir, dan lain-lain, tanpa sadar kalau diri kita tidak lebih baik.

Benar kalimat bijaksana berikut, "Sebelum seseorang memperhatikan kesalahan-kesalahan orang lain, apa yang diperbuat dan tidak diperbuat orang lain, lebih baik memperhatikan dahulu apa yang diperbuat dan tidak diperbuat oleh diri sendiri. Jagalah diri sendiri sebaik-baiknya terlebih dahulu"

Marilah kita mulai menjadi penonton 'ahli' yang benar-benar 'ahli'.

Penulis : Toni Yoyo (toni_yoyo@yahoo.com)

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Toni Yoyo, STP, MM, MT

Tak Bisa Kembali
Polisi Tidur Kehidupan
Refleksi Keseharian
Maling Yang Teledor
Tiga Pengemudi Bus
Artikel Selanjutnya :
Loyalty Programs That Matters (Part 1) (Artikel Tetap) - Kamis, 08 November 2007
Makan Enak Tapi Murah (Artikel Tetap) - Jumat, 09 November 2007
Kulkas (Artikel Tetap) - Senin, 12 November 2007
Sandal Buruk Rupa (2) (Artikel Tetap) - Senin, 12 November 2007
Mengapa Semua Orang Takut Hujan? (Artikel Tetap) - Rabu, 14 November 2007
Baca juga artikel sebelumnya :
Perjanjian Orang Tiong Hoa (Artikel Tetap) - Rabu, 07 November 2007
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-28 (Artikel Tetap) - Selasa, 06 November 2007
Simplify Your Words (Artikel Tetap) - Selasa, 06 November 2007
The Power Of Hope (Artikel Tetap) - Senin, 05 November 2007
Pribadi Yang Kaya (Artikel Tetap) - Jumat, 02 November 2007

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

Kesuksesan adalah saat di mana diri kita bisa mempersembahkan yang terbaik untuk sebanyak mungkin orang, mengilhami mereka unutk meraih hidup yang lebih baik, dan bahagia dunia dan akhirat. Sukses tidak identik dengan banyaknya harta yang didapat, tapi dengan kebaikan yang ditebarkan. Salam sukses!!!

Pengirim: Agus Riyanto

TESTIMONIAL

Salam Sukses Luar Biasa Pak Andrie. Sangat senang sekali di indonesia kita memiliki motivator no. 1 seperti bapak, yang sangat low profile, sehingga menjadi teladan bagi kita semua. Motivasi yang bapak kirimkan begitu mengalir dari pengalam hidup, dan tetesan keringat kerja keras sehingga selayaknya lah, teladan ini menjadi motivasi bagi kita semua bahwa sukses adalah hak kita, hak semua orang yang ingin meraihnya. Terima kasih atas motivasi yang bapak berikan kepada bangsa indonesia, semoga kebijaksanaan selalu menjadi bagian dari kesusksesan Bapak.

Salam Hangat,
Bodhitaruna
www.successandwisdom.blogspot.com


Pengirim: Bodhi Taruna

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?