Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.
Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM
Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.
Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.
Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.
Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
Penulis : Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA
Rabu, 10 Oktober 2007, Dibaca : 4530 kali | Dicetak : 417 kali | Cetak artikel ini
Di kampungku dahulu, bulan puasa berarti juga bulan datangnya seni berjalan keliling kampung sambil memukuli apa saja. Bermacam-macam namanya tergantung cara tiap-tiap kampung menyebutnya. Kampung ini menyebutnya sebagai kothekan. Kampung di sana sebagai lamporan. Di kampungku, lampor adalah sejenis hantu yang ditakuti anak-anak. Untuk mengusirnya, dibutuhkan aneka tetabuhan. Entah bagaimana caranya, seni mengusir setan itu berubah menjadi alat untuk penggugah makan sahur. Tapi apapun namanya, isinya sama saja, barisan anak-anak kampung dengan bermacam-macam alat penimbul kegaduhan. Bisa panci-panci rombeng, ember rusak dan besi-besi batangan.
Kini seni semacam itu sudah tak ada lagi. Peran lamporan sekarang sudah digantikan oleh pengeras masjid yang biasanya dipacak tingi-tinggi. Dulu jumlah masjid masih sedikit sekali tanpa pengeras suara lagi. Untuk mendengarkan suara bedugnya yang bertalu, leher harus diulur tinggi-tinggi karena masjid itu letaknya jauh sekali. Kini masjid di daerahku jumlahnya telah banyak sekali. Satu RW satu masjid, setiap masjid punya loudspeaker yang keras sekali. Maka seni lamporan sebagai penggugah makan sahur itu jelas tak diperlukan lagi. Apalagi setelah masjid, juga ada penggugah baru yang agresif bernama televisi.
Jadi telat makan sahur adalah risiko yang kini tak perlu ditakuti. Karena jam sekian, masjid yang di sana sudah memberi aba-aba, yang suaranya terdengar hingga kemari menimpau suara masjid kami. Sejenak kemudian, disambung lagi dengan masjid di wilayah kami sendiri ganti menimpa suara mereka. Sahut-menyahut, timpa-menimpa, asyik sekali. Padahal di masjid itu, tidak cuma ditunggui seorang penjaga saja karena relawannya bisa banyak sekali. Baru saja si Fulan masuk untuk mengingatkan tentang jam makan sahur, sebentar kemudian telah masuk lagi si Badu untuk menegaskan kapan waktu imsak tiba. Oya, para relawan itu tak harus yang tua, tapi juga yang muda, dan anak-anak boleh juga. Apalagi ada jenis anak, remaja dan orang tua, ada yang begitu gembira setiap melihat mikrofon menggeletak begitu saja.
Selain tersedia banyak pilihan gaya, juga tersedia pilihan waktu. Misalnya jika aku ingin mendengar waktu imsak yang lebih cepat, bisa mendengar masjid yang di sana, sedang yang di sini bisa agak belakangan saja. Sementara di sini masih tersedia 10 menit untuk sahur, yang di sana sudah meneriakkan bahwa waktu imsak sudah tiba. Setelahnya lalu akan terdengar azan subuh juga dengan bermacam-maca gaya. Ada yang merdu, ada yang sambil terbawa kantuknya dan ada yang begitu melengkingnya sehinga begitu menginjak nada tinggi harus keseleo pula. Tidak mengapa, karena untuk beribadah, kita memang tidak butuh menunggu hingga suara menjadi merdu.
Selain gaya azan juga tersedia bermacam-macam gaya kebersihan. Ada yang begitu longgarnya sehingga sehabis pulang mengaji, anak-anak bebas membuang sampah apa saja di got-got sekitarnya. Ada yang berupa gelas bekas air mineral, ada yang berupa plastik bekas bungkus es campur, ada pula malah lembaran jurnal keagaman yang sudah beraling fungsi menjadi burung mainan. Biasanya kesibukan mengaji kami tinggi sekali sehingga untuk menyediakan tong sampah jadi tak sempat lagi. Sementara di sini begitu longgar, di sana bisa begitu ketat. Begitu Anda masuk, lantai itu akan dicuci kembali begitu Anda pergi.
Setelah soal kebersihan juga tersedia berbagai pilihan merayakan lebaran. Untuk yang agak keburu, bisa memilih hari ini dan untuk yang sedikit sabar, bisa menunggu esok hari. Tidak mengapa, karena di kampungku, perbedaan sudah menjadi soal biasa dan kami bergembira menyambutnya. Kami tahu, semua ini demi kerinduan kami pada Tuhan. Dan Tuhan selalu tak tega pada orang-orang yang merindukan-Nya.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
Baca juga artikel lainnya dari Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA
Pikiran Kita Mempengaruhi Tingkah Laku kita Tingkah Laku kita mempengaruhi Kebiasaan kita Kebiasaan kita membentuk karakter kita Karakter kita membentuk Sikap kita Sikap kita menentukan Nasib kita
maka dari itu kita harus selalu berpikir positif dalam segala hal dan tindakan. Salam Luar Biasa
Salam sukses luar biasa! Perkenalkan nama saya Evi, di Uni Plasa Medan, setelah mengikuti seminar Bapak saya termotivasi dan tertantang untuk membuat presentasi kecil tentang motivasi kepada staff atau orang-orang di sekeliling saya. Dengan mengaplikasikan ilmu hikmah berbekal (buku & CD) serta pengalaman bapak. Saya menghimbau agar seluruh alumni yang pernah mengikuti seminar bapak bisa segera menduplikasi motivasi ke minimal 6 orang seminggu atau 1 orang sehari dan mengajak berinvestasi untuk belajar di seminar Bapak, saya yakin dream bapak menjadikan hari motivasi di Indonesai bisa terwujud, sehingga Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan mental sehingga individu-individu negeri ini bisa mandiri, menciptakan peluang, meraih kesempatan dan negeri ini bisa segera sejajar dengan Negara lain. Akhirnya saya ucapkan terima kasih atas apa yang sudah bapak berikan kepada kami. Teriring doa semoga Bapak senantiasa diberi kesehatan yang baik dalam memberikan motivasi. Salam sukses luar biasa
Pengirim: Evi, Kepala Cabang PT Ahad-Net Internasional, Kantor Cabang Medan
Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!
Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
Audio
Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
Widget
Greeting Card
Wallpaper
Bookmark
Poster
Photo Frame
Kalender
Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.
Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?