Pada suatu hari seorang ilmuwan terkenal bertanya kepada guru agamanya, "Pak, apakah inti penting di dalam agama?"
"Jangan melakukan segala dosa, sebaliknya jalankan semua amal dan kebaikan,” jawabnya.
Ilmuwan itu menganggap bahwa itu adalah jawaban standar yang terlalu luas dan kurang jelas. "
Apa yang Bapak katakan itu terlalu sederhana. Anak berusia tiga tahun pun akan sudah tahu jawaban seperti itu," timpalnya.
“Memang anak seusia itu juga akan mengerti, tapi orang tua yang telah berusia delapan puluh tahun belum tentu bisa melakukannya,” sahut guru agama itu.
Pesan:
Apa yang telah diungkapkan oleh sang ilmuwan sangat sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang cukup pintar dan mengerti tentang rambu-rambu kehidupan dari ilmu pengetahuan yang mereka pelajari, seminar, buku, televisi dan lain sebagainya. Misalnya bila kita ingin sukses, maka kita harus bersikap positif (lebih ramah, disiplin, jujur, gigih berusaha, dan lain sebagainya) serta menjauhi tindak negatif (korupsi, kolusi dan nepotisme, menghasut, menipu dan lain sebagainya).
Tetapi hanya sebagian kecil diantara kita yang benar-benar sukses dan bahagia. Banyak juga orang pintar yang melanggar aturan negara maupun agama, misalnya berbuat korupsi, pembunuhan, praktik ilegal dan tindak kriminal lainnya. Mengapa? Karena semua pengetahuan itu hanya sebatas wacana atau tidak berlanjut kedalam tindakan nyata.
Kunci kebahagiaan dan keberhasilan dalam kehidupan setelah mencari ilmu pengetahuan adalah mempraktekkan semua ilmu pengetahuan tersebut kedalam tindakan nyata. Segudang ilmu pengetahuan tidak akan bermanfaat bila kita sendiri tidak menjalankannya.
“Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa tindakan,” kata Benjamin Disraeli.
Sebaliknya, betapapun sederhana ilmu pengetahuan yang kita miliki akan memiliki kekuatan yang dahsyat jika kita menggunakannya setiap hari dan setiap saat. Contoh sederhana misalnya kita ketahui bahwa bersikap disiplin, jujur dan tersenyum atau ramah kepada semua orang itu baik. Pengetahuan tersebut akan memberikan manfaat lebih dahsyat terhadap berbagai hal termasuk kesuksesan dan suasana hati bila kita senantiasa mempraktekkannya. Oleh sebab itu latihlah diri kita senantiasa melakukan tindakan nyata atas apa yang sudah kita ketahui
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Andrew Ho - Managing Director PT. KK. Indonesia, motivator, pengusaha, dan penulis buku-buku bestseller
|
 |
Kesan Pada Sekuntum Bunga
|
 |
Keuntungan Mendapat Gangguan Pendengaran
|
 |
Ilmuwan Dengan Tikus Putih
|
 |
Penderitaan Orang Pelit
|
 |
12,5 Dollar
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Samurai Dalam Hening
(Artikel Tetap) -
Selasa, 25 September 2007
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life Strategy Ke-27
(Artikel Tetap) -
Kamis, 27 September 2007
|
 |
Anakku Kena Jotos
(Artikel Tetap) -
Senin, 01 Oktober 2007
|
 |
Komunikasi Berdasarkan Gerak - Pemikir (thinker)
(Artikel Tetap) -
Senin, 01 Oktober 2007
|
 |
Ibu Rumah Tangga: Lokomotif Perubahan Dunia
(Artikel Tetap) -
Senin, 01 Oktober 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
The Power Of Change
(Artikel Tetap) -
Kamis, 27 September 2007
|
 |
Berkah Seorang Penipu
(Artikel Tetap) -
Senin, 24 September 2007
|
 |
Tercerahkan
(Artikel Tetap) -
Kamis, 20 September 2007
|
 |
Waktu Ibarat Pedang
(Artikel Tetap) -
Selasa, 18 September 2007
|
 |
Ada Rossi Di Televisi
(Artikel Tetap) -
Senin, 17 September 2007
|
|
|