Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-24

Penulis : Riduan Goh ~ Wealth is Mine
Kamis, 23 Agustus 2007, Dibaca : 3108 kali | Dicetak : 307 kali | Cetak artikel ini



~ Menambah Alternatif Menaklukkan Guo

IV. Hun ~ Posisi Chaos (Kacau)


Puri Agung Merak Putih

Seorang gadis mungil nan cantik terlahir dalam keluarga bangsawan kaya dan disegani, namun sungguh sayang, sang Ayah bangsawan nan gagah gugur di medan laga ketika mungil mulai belajar berjalan. Kini si gadis hanya tinggal di petak rumah sempit di bagian belakang rumah utamanya bersama sang Ibu. Nasib berubah seketika saat sang Paman dibantu Bibi yang tamak mengambil alih kuasa atas Puri Agung Merak Putih rumah mereka beserta seluruh kuasanya atas hak pengelolaan property keluarga bangsawan itu.

Hari-hari dilalui sang Ibu yang sudah menjelang senja dengan menenun kain untuk menyambung hidup, sementara si gadis harus menjadi pembantu rumah tangga sang Bibi. Dia menjadi anak terpingit dan tidak pernah keluar rumah, kesehariannya hanya berurusan dengan dapur, cuci pakaian kotor dan bersih-bersih.

Sang Ibu adalah wanita yang bijaksana, walau tidak pernah tahu perkembangan di luar rumah dan purinya yang dikuasai sang paman, si gadis tetap mendapat pendidikan moral yang mendalam dari sang Ibu. Kala senjapun tidak dilewatkan dengan malas-malasan, si gadis tidak engan membongkar dan belajar dari buku-buku usang yang menumpuk di gudang bekas sepupu-sepupunya. Si gadis tumbuh menjadi menjadi gadis cantik, cerdas, bermoral dan sangat sederhana dalam kesehariannya.

Tidak seperti hari biasanya di suatu pagi buta, langit masih gelap, namun sang bibi dan sepupu-sepupu sudah ribut dan bersiap ke pasar. Rupanya mereka akan pergi belanja dan masak enak, karena sore nanti akan kedatangan tamu istimewa keluarga, keluarga saudagar terkaya di negri itu kenalan Sang Paman. Seisi rumah sibuk, mulai memasak di dapur, manata dan membersihkan setiap sudut rumah, hingga menyiapkan pakaian yang tercantik.

Menjelang sore seisi rumah sibuk berdandan cantik-cantik, konon kabarnya sang saudagar akan datang dengan putra tunggalnya nan tampan, jadi selain urusan bisnis, juga sedang cari menantu. Sementara itu si gadis dibantu sang Ibu masih berbalut asap dan abu di dapur belakang mempersiapkan masakan dan berberes rumah untuk menyambut sang tamu.

Tepat pukul 6 sore Sang saudagar tiba beserta istrinya, sambutan hangat diberikan oleh Paman, Bibi dan anak-anaknya. Sungguh hangat, sungguh akrab seolah mereka sudah kenal sejak lahir. Sayangnya itu anak sang saudagar tidak hadir, ada urusan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Namun tidak masalah, sebisa mungkin sang Bibi dan anak-anaknya bersikap manis untuk menarik perhatian sang saudagar kaya ini. Ternyata Si Paman dan Bibi sangat berharap salah satu putrinya dapat terpilih sebagai mantu dan bisa jadi besan saudagar terkaya di negrinya.

Setelah berbincang dan minum teh, acara dilanjutkan ke makan malam. Si gadis dan sang Ibu juga turut ambil bagian dalam acara itu, namun hanya kebagian menghidangkan makanan dan berdiri di samping meja makan melayani kebutuhan makan malam.

Selesai acara makan malam dan perbincangan nan akrab itu berakhir dan tiba saatnya sang saudagar dan istri memohon diri, mereka berterima kasih serta memuji masakan yang dihidangkan sangatlah nikmat dan suasana Puri Agung Merak Putih juga sangat nyaman, Bibi pun tersenyum dengan bangga, walau sebenarnya semuanya hasil kerja keras si gadis dan Ibunya.

"Eh kamu.... Bukakan pintu ! teriak sang Bibi. Si Gadis bergegas membukakan pintu utama dan langsung berlari kecil menuju pintu gerbang untuk mengantar sang tamu kehormatan.
"Kreeettt...." perlahan gerbang dibuka, tampak seorang pemuda rupawan yang berlari kecil berhenti terhenyak terkejut kala gerbang tiba-tiba terbuka sebelum sempat diketuk.
"Maaf Tuan," kata si gadis. Belum sempat pemuda itu bicara sudah terdengar," Anakku..... Kemari kamu".

Rupanya itulah sang pangeran yang ditunggu tunggu oleh bibi dan para sepupu. "Kemari kamu Nak,"Pinta sang Saudagar, segera memperkenalkanlah putranya kepada keluarga Pamannya. Hati sang sepupu dan Bibinya pun berdebar-debar. Rupanya sang anak menyempatkan diri datang untuk menjemput ayah ibunya. Malam telah larut dan merekapun berpamitan pulang.

Sepanjang perjalanan pulang, bukannya dua orang sepupu yang cantik yang terbersit di pikiran sang pemuda dan sang saudagar, namun mereka memperbincangkan kesopanan dan kesabaran dari seorang gadis mungil nan lugu dan sederhana. Sang saudagar tidak yakin kalau gadis mungil itu seorang pembantu biasa. Sorot matanya nampak cerdas dan lelakunya nampak sopan dan terpelajar.

Selang beberapa hari, Saudagar mengutus beberapa orang untuk mencari tahu tentang siapa ibu dan anak itu. Beberapa hari kemudian telah jelaslah siapa sebenarnya si gadis dan Ibunya itu, ternyata memang merekalah Bangsawan sesungguhnya yang berhak menempati Puri Agung Merak Putih yang dibangun oleh sang ayah gadis.
Mengetahui kondisi yang sebenarnya, semakin bulatlah tekad si pemuda dan orang tuanya untuk meminang si gadis menjadi menantu. Namun hal ini bukannya mudah, karena bila diungkapkan langsung tentu akan menyinggung perasaan Paman sebagai bangsawan terhormat, apalagi yang telah mempunyai maksud tertentu untuk menjodohkan putrinya dengan anak sang saudagar. Langkah ini akan menghancurkan hubungan dan bisnis yang sedang dibentuk.

Setelah perenungan yang matang, maka dengan langkah manis sang bangsawan mengatur pertemuan dengan sang Paman, diungkapkannya bahwa dia butuh tempat tinggal di sekitar kediaman sang Paman agar dapat sangat intensive mengawasi proyek yang sedang ditangani di kota itu. Dengan sigap, sang Paman langsung menawarkan jasa baiknya, yaitu tinggal di purinya dengan harapan hasil imbalan yang lebih besar.

"Tapi saya tidak bisa menerima ini dengan cuma-cuma, kami harus tinggal cukup permanen, bagaimana itu mungkin?" kata Saudagar.
"Semua bisa diatur, silahkan pakai saja, itu tidak ada artinya." Kata Paman.
"Ah tidak, bagaimana kalau saya tukar dengan rumah yang saat ini saya pakai. Luasnya kira-kira dua kali lipat, lengkap dengan perabot asli dari Italy." Kata Saudagar. Pucuk dicita ulam tiba, tanpa pikir panjang segera sang Paman langsung mengiyakan tawaran saudagar.
"Untung besar ini, aku harus lakukan secepatnya sebelum saudagar ini berubah pikiran" katanya dalam hati. Segera minggu itu juga keluarga Paman sibuk bertukar rumah.

Saudagarpun sekarang menjadi pemilik Puri Agung Merak Putih dan ia juga meminta kepada Paman agar si gadis dan Ibunya tinggal bersama mereka untuk membantu mengurus rumah karena mereka yang memang sudah tahu detail rumah itu. Si Paman pun tidak keberatan, dengan senang hati ia menginjinkan, karena baginya mereka adalah beban selama ini.

Inilah awal yang tepat bagi sang Saudagar, dia dengan hormat dalam beberapa saat, segera sang Saudagar meyakinkan Ibu si gadis untuk membuka takbir duka yang menimpa mereka selama ditinggal Ayah kepada umum. Status sang Ibu dan gadis sebagai bangsawan terhormat pemilik yang sah atas Puri Agung Merak Putih pun dipulihkan.

Kehidupanpun bersemi kembali bersamaan dengan tumbuhnya romantika gadis dan sang Pemuda tampan anak sang Saudagar. Sungguh mereka berdua adalah pasangan yang serasi. Sang Pemuda, kokoh, cerdas dan berwibawa, didampingi mempelai yang cantik, pandai dan bersahaja. Merekapun menikah di awal tahun baru dengan meriah dan penuh suka cita.

Sang Saudagar sungguh bahagia, bak menemukan mutiara dalam tumpukan pasir sebagai pasangan yang tepat untuk sang putra mahkota. Sekaligus mendapat kehormatan sebagai kerabat bangsawan terpandang sesungguh, ini merupakan dukungan besar bagi proyeknya. Bisnispun berjalan lancar, serta berhasil berbuat baik dengan mengembalikan status Ibu gadis sebagai bangsawan terpandang pemilik puri yang sah.

Sang Paman dan keluargapun tidak bisa menghadapi kenyataan yang memalukan ini, mereka pergi meninggalkan negrinya dan tidak pernah lagi terdengar akan keluarga mereka, karena masyarakat telah menganggapnya sebagai bangsawan penipu yang jahat.

Pembaca yang budiman,
Sang Saudagar sangatlah jeli, untuk hasil yang terbaik dia bersabar dan tidak bergerak frontal.
Dia memberikan yang diinginkan oleh keluarga Paman, yaitu ketamakan atas harta yang ditukar dengan jalan menjadi akses kepada gadis dan Ibunya.

Ketika akses telah ditangan, dalam sekejap sang Saudagar memanfaatkannya dengan optimal untuk meraih tujuan utamanya untuk mendapatkan pasangan yang tepat bagi sang Anak.

Pesan moral strategi ini,
Apabila dua kubu sedang belawanan dan kita adalah kubu ketiga dengan posisi yang tidak strategis, maka bersabarlah, temukan moment yang tepat untuk membentuk atau pinjam jalan sebagai akses.

Memakai jalan yang sesuai dengan pendekatan mereka, akan menghemat tenaga dan menghindarkan kecurigaan pihak lain.

Kisah asli terjadi pada Dinasty Zhou era Chun Jiu, saat raja Xian dari Jin berambisi menguasai dua wilayah yang sedang bertikai Guo & Yu.

Raja Xian, mengirimkan harta kerajaan untuk persembahan kepada Raja Yu yang tamak. Yu dengan senang hati menerima Xian sebagai sahabat. Pasukan Xian dengan sigap memakai kesempatan melewati negara Yu sebagai jalan pintas untuk menyerang dan menguasai Guo.

Yu yang bergembira karena merasa mempunyai sekutu Xian yang kuat dalam sekejap menjadi mangsa yang mudah bagi pasukan Xian untuk menguasainya.

Riduan Goh ~ Wealth is Mine

Proteksi Income/Gaji
Klik www.pamrich.com

Nantikan Strategy #25
Gantikan Tiang Balok dengan kayu lapuk
Hanya untuk :
www.andriewongso.com



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Riduan Goh ~ Wealth is Mine

36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-26
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-9
36 Ji (36 Stratetgy) For Happy Life #8
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-10
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-21
Artikel Selanjutnya :
Komunikasi Berdasarkan Gerak - Socializer (penggembira) (Artikel Tetap) - Senin, 27 Agustus 2007
Belajar Dari Tukul (Artikel Tetap) - Selasa, 28 Agustus 2007
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-25 (Artikel Tetap) - Kamis, 30 Agustus 2007
Antara Ya Dan Tidak (Artikel Tetap) - Kamis, 30 Agustus 2007
Kita Ingin Membuat Kenangan (Artikel Tetap) - Jumat, 31 Agustus 2007
Baca juga artikel sebelumnya :
The Power Of Change (Artikel Tetap) - Kamis, 27 September 2007
Karakter (Artikel Tetap) - Senin, 17 September 2007
Indonesia Next (Artikel Tetap) - Senin, 03 September 2007
Kesadaran Pada Kewajiban Sukses (Artikel Tetap) - Rabu, 29 Agustus 2007
Polisi Tidur Kehidupan (Artikel Tetap) - Senin, 20 Agustus 2007

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Orang yang kurang semangat, kurang kreatif dan kurang percaya diri akan selalu berkata: "CAPEK DEH", Sedangkan orang yang penuh semangat, motivasi tinggi dan penuh percaya diri akan berkata "SUKSES DEH".

Pengirim: Kendri Nickel

TESTIMONIAL

disela-sela waktu kerja saya berusaha selalu mengunjungi website ini. ilmunya selain untuk memotivasi diri sendiri, saya gunakan dalam memotivasi tim, mahasiswa bahkan keluarga.

terima kasih. luaaaaaaar biasa!


Pengirim: Iwan Darmawan

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?