Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Keramaian Di Kampungku

Penulis : Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA
Senin, 09 Juli 2007, Dibaca : 4847 kali | Dicetak : 333 kali | Cetak artikel ini



Di kampungku dahulu,  setiap keramaian adalah berkah. Jika ia berupa hajat khitanan atau pernikahan, biasanya ditandai dengan pemasangan pengeras suara berbentuk corong yang dipasang tinggi-tinggi. Begitu tingginya sehingga tak jarang corong itu harus dipacak di pohon kelapa  yang gaungnya bisa menjangkau hingga ke tujuh desa. Maka perhelatan di desa yang sana, kegembiraannya terasa hingga di sini. Cuma karena corong itu, banyak desa-desa tetangga ikut terhibur karenanya.

Sehari semalam corong itu akan berbunyi menandai perhelatan. Siang hari, corong ini akan didominasi oleh tembang dan gamelan yang lembut iramanya. Maka siang di kampungku dulu, ada siang yang panas berhiaskan gamelan sayup-sayup di kejauhan yang mendatangkan efek artistik yang sulit aku lupakan. Di malam hari corong ini akan  menutupnya dengan menyetel kaset wayang  semalam suntuk. Wayang adalah hiburan keramat di kampungku. Bahkan cuma dengan mendengarkan kasetnya  dari kejauhan, telah menjadi sumber kegembiraan.

Kini tradisi perhelatan di kampungku itu sejatinya masih serupa.  Ada orang mengkhitankan anaknya, ada orang-orang datang untuk menyumbang sekadarnya. Ada orang mengakhiri masa lajang, lalu orang-orang berdatangan mengucapkan suka cita. Yang berbeda barangkali adalah kerapatannya. Jarak antara khitanan satu dengan yang lain, jarak orang kawin satu dengan yang lain,  rasanya longgar sekali. Maklum, saat itu, bahkan Rhoma Irama pun belum menyanyikan lagu 135 juta Penduduk Indonesia. Program transmigrasi juga belum dicanangkan. Jadi negeri yang disebut Soekarno terdiri dari 10 ribu pulau ini, pasti sedang kekurangan penduduk.

Kini, jumlah penduduk Indonesia telah berkembang tiga  kali lipatnya.  Maka wajar jika jarak khitanan satu dengan yang lain, perkawinan satu dengan yang lain, rasanya sedemikian dekatnya. Hari ini ada undangan, besok undangan. Hari ini khitanan, besok kawinan. Tak jarang dua-tiga undangan malah datang secara berbarengan. Seorang pegawai kecil, malah terpaksa  menyambut aneka undangan ini dengan omelan. "Ia bisa menghabiskan gajiku sebulan," katanya. Entah bercanda, entah betul-betul menderita. Itupun yang pegawai, meskipun rendahan. Lalu bagaimana kalau undangan ini dialamatkan pada seorang pengangguran?

Karena jangankan yang  diundang, bahkan tak jarang, si pengnudang sendiri, yang sedang kawin itu, tak jarang adalah juga seorang  pengangguran. Di negaraku, penganggur yang nekat kawin banyak sekali. Baik karena kawin terpaksa  maupun sekadar karena musim kawin telah tiba. Maka bisa dibayangkan jika yang kawin adalah seorang penganggur, yang menyumbang juga seorang penganggur pasti dramatik situasinya. Tak jelas bagaimana mekanismenya, yang pasti di perhelatan itu,  semua kelihatan gembira, perlente dandannanya dan semuanya seperti punya uang dan serba riang gembira.

Perbedaan yang kedua adalah soal loudspeaker dan musik apa yang disetelnya. Kini sudah tak ada lagi corong yang dipancang  di pohon-pohon kelapa. Gantinya adalah kotak-kotak salon raksasa yang dipasang bertumpukan. Kalau ia terletak di pinggir jalan bisa menimbulkan kemacetan dan gempuran suaranya serasa hendak menerbangkan kendaraan dan melubangi jalan. Yang distel pun bukan lagi tembang-tembang gamelan melainkan sudah berganti menjadi dangdut koplo. Di sebut  koplo karena musik jenis ini konon enak untuk dipakai menggoyangkan kepala sedemikian rupa sehingga seluruh otak seperti berhamburan rasanya. Kepala tanpa otak itulah yang kemudian terasa ringan dan membuat manusia sampai pada takaran bebas otak alias koplo!

Maka bisa dibayangkan, jika di sebuah siang yang terik, terdengar dangdut koplo yang kerasnya bisa menerbangkan kendaraan, disetel oleh seorang pengantin pengangguran dan didengar oleh penyumbang yang juga seorang pengangguran. Di negaraku, pemandangan semacam  itu semakin mudah ditemukan!

Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA

Turangga Titihan Sekaring Bawana
Keramaian Di Kampungku
Pulang Hanya Untuk Pergi, Pergi Hanya Untuk Kembali
Selimut Dalam Tidurku
Nonton Konser Bee Gees
Artikel Selanjutnya :
Forgiveness (Artikel Tetap) - Kamis, 12 Juli 2007
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-21 (Artikel Tetap) - Jumat, 13 Juli 2007
Saat Aku Terima Sms-mu (Artikel Tetap) - Senin, 16 Juli 2007
Manajemen Tinju (Artikel Tetap) - Senin, 16 Juli 2007
Kenyataan Yang Terlupakan (Artikel Tetap) - Senin, 16 Juli 2007
Baca juga artikel sebelumnya :
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke - 20 (Artikel Tetap) - Kamis, 05 Juli 2007
Bahu Membahu Membela Yang Keliru (Artikel Tetap) - Selasa, 03 Juli 2007
Kesan Pada Sekuntum Bunga (Artikel Tetap) - Selasa, 03 Juli 2007
Semut Dan Lalat (Artikel Tetap) - Senin, 02 Juli 2007
Komunikasi Berdasarkan Ekspresi - Pengungkap (expresser) (Artikel Tetap) - Senin, 02 Juli 2007

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Tataplah matanya, lihat lebih dalam.... Saat itu Anda sedang berdiri berhadapan dengan seorang pemenang, seorang yang terlahir sebagai orang sukses... banggalah padanya... bawa ia terus naik menapak puncak tertinggi.... banggalah padanya... karena ia adalah "manusia di depan cermin"... sukses

Pengirim: Jan A Robert

TESTIMONIAL

Saya sangat kagum dengan perjuangan Bpk.Andrie Wongso,dengan kegigihan dan kerja keras,mimpi untuk sukses dapat tercapai.

Pengirim: Tulus Pribadi

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?