Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Belajar Memaafkan

Penulis : Andrew Ho
Minggu, 12 September 2010, Dibaca : 7700 kali | Dicetak : 213 kali | Cetak artikel ini
"To forgive is to set a prisoner free and discover that the prisoner was you. - Memaafkan sama dengan membebaskan seorang tahanan dan mendapati bahwa tahanan tersebut adalah diri Anda sendiri.(Lewis Benedictus Smedes (1921-2002); penulis & profesor teologi di California, USA.

Kita mungkin selalu berpikir bahwa kita hanya bisa belajar dari mereka yang baik pada kita. Padahal sebenarnya kita dapat belajar hal berharga dari mereka yang telah melukai dan menghancurkan hati kita. Berikut ini kisah tentang Azmi Khamisa, orang yang sangat saya kagumi kebesaran hatinya memaafkan orang yang telah membunuh putra yang sangat ia sayangi, Tariq Khamisa.

Kesedihan Azmi bermula dari kejadian pembunuhan terhadap putranya pada tanggal 21 Januari 1995. Tony Hick menodongkan senjata api pada Tariq karena sakit hati Tariq menolak menyerahkan piza secara gratis. Tariq tewas di tangan Tony Hick.

Hebatnya, Azmi Khamisa memilih untuk memaafkan dan berdamai. "I tooka different response to this tragedy. Saya ingin merespon tragedi ini dengan cara berbeda," katanya. Dalam sebuah acara High Performance Leadership Program IMD, pria tersebut juga mengatakan bahwa ia tak perlu menuntut. Sebab Tariq maupun Tony sama-sama menjadi korban dua sisi senjata api yang berbeda.

Azmi berbesar hati menemui kakek Tony, Ples Felix, untuk menyampaikan bahwa ia sudah memaafkan Tony. Kebesaran hati pria tersebut membuat Ples Felix tergerak hati mendukung didirikannya yayasan Tariq Khamisa Foundation (TKF). Yayasan yang didirikan pada Oktober 1995 itu ditujukan khusus untuk memutuskan mata rantai kejahatan anak-anak dengan memberikan pendidikan tentang pentingnya membuat pilihan hidup yang tepat. Bahkan Tony bertekad untuk mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mendukung yayasan tersebut kelak jika ia keluar dari penjara.

Sejak didirikan, yayasan tersebut setiap tahun mendidik lebih dari 20.000 orang.Kontribusi yayasan tersebut terhadap kaum muda telah banyak dirasakan manfaatnya, sebab semakin banyak anak muda sudah mampu membuat keputusan positif dan mencegah terjadinya tindak kejahatan. Dengan cara memaafkan dan berkontribusi melalui yayasan TKF, Azim mampu melewati masa sulit dan kembali menemui kebahagiaaan lagi.

"Forgiveness issomething you do for yourself. If I did not forgive Tony I would be very angry at him and if I am angry who does it hurt? Myself. Memaafkan adalah hadiah untuk diri sendiri. Jika saya tidak memaafkan Tony mungkin saya akan sangat benci dia, dan jika saya terus marah lalu siapa yang terluka? Saya sendiri (yang terluka)" katanya.

Azmi merasa memaafkan menjadikan pikiran, perasaan, dan sikapnya lebih positif. Kenyataannya, memaafkan memang jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan mental maupun fisik, yaitu sistem kekebalan tubuh lebih kuat dan hormon yang memicu stres berkurang, hubungan sosial dan lingkungan kehidupan juga menjadi lebih baik. Masih banyak lagi keuntungan yang dapat kita petik dan cukup menjadi landasan kuat mengapa sebaiknya kita melepaskan kemarahan dan saling memaafkan.

Memaafkan memang bukan hal yang mudah dilakukan dan tidak dapat dipaksakan. "Forgiveness, like love, can't be forced. Memaafkan sama dengan cinta, tak dapat dipaksakan," kata Frederic Luskin, PhD, director of the Stanford University Forgiveness Project dan penulis "Forgive For Good: A Proven Prescription for Health and Happiness". 

Tetapi ada beberapa hal yang mungkin dapat melatih kita mudah memaafkan, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Pertama adalah fokus pada hal-hal atau kejadian-kejadian yang positif, karena dapat menciptakan pengalaman yang mendorong kita untuk bersedia memaafkan. Tetapi bila kita mempertahankan rasa sakit karena disakiti orang lain, lambat laun kekuatan alamiah fisik maupun spiritual kita akan hancur dan menjerumuskan diri kita sendiri ke dalam pengalaman yang lebih berat. Oleh sebab itu, berusahalah melihat kebenaran dan sisi positif dari segala hal. Memang butuh perjuangan, tetapi dengan cara itu kehidupan kita akan lebih menyenangkan.

Kedua adalah melakukan manajemen stres, dengan cara meditasi, mengambil nafas panjang, relaksasi, dan lain sebagainya. Kita boleh berharap memiliki segala yang kita inginkan, tetapi apa daya kenyataan memberi apa yang kita miliki saat ini. Bermacam cara manajemen stres seperti itu akan membantu kita menerima dengan ikhlas situasi apapun yang sedang kita alami dan bersabar menghadapi tantangan berikutnya.

Ketiga adalah mendalami nilai-nilai agama yang dianut, dengan beribadah dan berdoa sekaligus melaksanakannya. Kekuatan spiritual memudahkan kita bersyukur atas segala yang masih kita miliki, berserah dan berpikir positif atas kehendak Tuhan YME. Bila kita tekun menjalankan langkah ini maka kita akan mudah melupakan kesalahan orang lain, mendapatkan ketenangan pikiran dan kebahagiaan, serta mampu bertindak lebih positif.

Keempat adalah berempati yaitu mencoba membayangkan keadaan orang yang telah melakukan kesalahan kepada kita dan berusaha memakluminya. Cara ini butuh kesabaran dan mungkin sedikit sulit. Tetapi cara ini setidaknya membantu kita agar tidak menjadi korban rasa sedih, marah, kecewa, dan bermacam perasaan menyedihkan lainnya.

Kemarahan dapat memicu stres, hipertensi, sakit jantung, berbagai penyakit dan perasaan negatif lainnya. Jika kita mampu mengubah kemarahan menjadi memaafkan, itu akan memberi kekuatan pada kita untuk melakukan lebih banyak tindakan positif dan rasa percaya diri menatap masa depan. Bagaimanapun juga memaafkan akan membuat diri kita menjadi jauh lebih baik. Jadi jangan pernah berhenti untuk belajar, terutama belajar memaafkan.

_____

*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller. Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com

 



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Andrew Ho

Sebuah Inspirasi Tentang Impian
Memaknai Kegagalan
Harga Sebuah Kesuksesan
Menjadi Orang Sukses dan Berarti
Menghargai Kontribusi Orang Lain
Artikel Selanjutnya :
Berani Berubah Untuk Sukses (Artikel Tetap) - Kamis, 16 September 2010
Apa Yang Kita Pikirkan Belum Tentu Benar Adanya (Artikel Tetap) - Sabtu, 18 September 2010
Bisnis Sukses Karena Proses (Artikel Tetap) - Rabu, 22 September 2010
Rezeki Tak Terduga (Artikel Tetap) - Senin, 27 September 2010
Dirimu Adalah Hartamu (Artikel Tetap) - Minggu, 03 Oktober 2010
Baca juga artikel sebelumnya :
Gajah, Keledai, Dan Manusia (Artikel Tetap) - Senin, 06 September 2010
Cara Meraih Impian Besar (Artikel Tetap) - Minggu, 05 September 2010
Mata Dapat Mengubah Emosi Anda (Artikel Tetap) - Selasa, 31 Agustus 2010
Membangun Karisma (Artikel Tetap) - Minggu, 29 Agustus 2010
Apakah Motivasi Benar-benar Dibutuhkan? (Artikel Tetap) - Sabtu, 28 Agustus 2010

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

Albert Einstein, berkata : Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.

Pengirim: Teteng Jumara

TESTIMONIAL

Salam sukses luar biasa, saya seorang wiraswasta di Batam dan saya sudah menjadi murid dari andriewongso sudah sejak saya umur 17 tahun pada saat mengikuti seminar I Can. dan setelah saya dibatam mengikuti lagi seminar SUN TZU. setelah saya mengikuti seminar bpk saya menjadi mengerti bagai mana menerapkan stategi yang di uraikan oleh bp andrie krn saya sering dengar stategi sun tzu tetapi msh belum mengerti bagaimana penerapan nya blm dunia bisnis tetapi setelah mengikuti seminar bp semua jawaban saya terjawab. Bp adalah orang yang LUAR BIASA. Mempunyai mental untuk belajar yang luar biasa SALAM SUKSES INDONESIA.

Pengirim: Tirta Mulyadi

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?