Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.
Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM
Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.
Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.
Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.
Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
Senin, 11 Juni 2007, Dibaca : 5920 kali | Dicetak : 366 kali | Cetak artikel ini
Suatu ketika seorang pemuka agama sedang berjalan-jalan mengelilingi suatu kampung dengan seorang ahli pembuat sabun. Ketika sampai di pasar rakyat, mereka melihat sekilas seorang ibu yang berteriak kaget ketika membuka tasnya untuk mengambil dompet guna membayar barang yang sudah ditawar, ternyata dompetnya sudah tidak ada, tanpa si ibu dapat mengira-ngira kapan dan dimana dompetnya dicopet. Pembuat sabun terlihat mengeleng-gelengkan kepalanya secara perlahan.
Dalam lanjutan perjalanannya, mereka kemudian menyaksikan seorang anak muda yang hampir sekarat digebuki orang banyak karena kedapatan sedang berusaha melarikan sebuah sepeda motor yang sedang diparkir. Ternyata anak muda tersebut setengah mabuk dan kehabisan uang untuk membeli tambahan minuman keras sehingga nekat mencoba mencuri kendaraan orang lain. Yang memprihatinkan adalah masyarakat yang main hakim sendiri. Kembali terlihat si pembuat sabun menggelengkan kepalanya lebih keras dari sewaktu melihat ibu yang kecopetan sebelumnya.
Sampailah keduanya di halaman parkir sebuah restoran mewah dimana terlihat banyak mobil bagus sedang terparkir. Ketika melewati pintu depan restoran, terlihat banyak 'kesibukan' baik dari pelayan restoran yang melayani maupun para tamu yang terlihat makan dengan lahapnya sambil bersenda gurau satu sama lain.
Akan tetapi ketika berjalan agak ke belakang restoran, di dekat tempat pembuangan sampah restoran, mereka melihat seorang pengemis tua sedang mengorek-ngorek tempat sampah sedang mencari apakah ada sisa makanan yang masih dapat dimakan untuk menyambung hidupnya. Sekali ini terlihat si pembuat sabun menggeleng-gelengkan kepalanya dengan jauh lebih keras dibanding dua kesempatan sebelumnya.
Tertarik dan didorong oleh keingintahuan mengenai sikap temannya ini, si pemuka agama kemudian bertanya, "Apa yang membuatmu menggeleng-gelengkan kepala berkali-kali dalam tiga kesempatan berbeda ? Apa yang engkau pikirkan teman ?".
Si pembuat sabun terdiam sejenak kemudian berkata secara perlahan, "Apa gunanya ada banyak agama dan para pemuka agama yang mengajarkan kebaikan dari sejak dahulu kala ? Kenyataannya masih banyak kejahatan, kekerasan, ketidakadilan, penyiksaan, penderitaan, kesakitan, dan lain-lain situasi dan kondisi jelek dalam dunia ini ?".
Tidak terdengar jawaban dari si pemuka agama. Terlihat seakan dia tercenung. Si pembuat sabun merasa menang karena bisa 'menyudutkan' rekannya. Mereka terus berjalan sampai di suatu lapangan bola yang di tengahnya ada kubangan lumpur kecil dari air yang tergenang di lubang tengah lapangan. Beberapa anak kecil yang sedang bermain bola terlihat begitu kotor baik kulit maupun bajunya.
Sekarang giliran si pemuka agama yang menggeleng-gelengkan kepalanya dengan keras tanpa bersuara sedikitpun. Penasaran oleh sikap teman seperjalanannya yang seakan 'meniru' gaya gelengan kepalanya, si pembuat sabun bertanya, "Mengapa engkau menggeleng-gelengkan kepala dengan gaya yang sama denganku ?".
Dengan wajah ditekuk sedih, si pemuka agama berguman, "Apa gunanya para pembuat sabun yang sudah membuat begitu banyak sabun akan tetapi anak-anak yang sedang bermain bola itu begitu kotornya ?".
Merasa bahwa profesinya dan rekan-rekan seprofesi lainnya dipojokkan oleh si pemuka agama, dengan ketus si pembuat sabun menukas, "Jangan salahkan kami dong jika mereka terlihat kotor, kan mereka belum mandi dan menggunakan sabun buatan kami yang terkenal oke !".
"Itulah kuncinya sobat. Jangan salahkan agama atau kami para pemuka agama jika masih banyak ketidakbaikan dalam dunia ini karena banyak manusia yang tidak mempraktekkan ajaran agamanya dengan baik dan benar !", si pemuka agama merasa mendapat angin karena bisa meng-kick balik rekannya yang sudah 'mencemooh' agama dan 'profesi' para pemuka agama.
Cerita ini mengajarkan hal yang sangat mendalam. Akan tetapi walau terlihat jelas, banyak orang mengabaikannya. Agama dipelajari hanya untuk keingintahuan dan kepuasan intelek semata. Agama hanya menjadi kulit dan pelengkap status tanpa dirasa perlu untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Toni Yoyo (toni_yoyo@yahoo.com)
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
Baca juga artikel lainnya dari Toni Yoyo, STP, MM, MT
Life is like a game, sometimes we win , but sometimes we lose, this is negative person, be a positive person !!! and the word is life is like a game, sometimes we win, but sometimes we LEARN
Salam luar biasa...... Terima kasih pak Andrie, Anda benar benar memotivasi saya tuk trus berusaha dan pantang menyerah dalam kehidupan sehari-hari. Anda adalah motivator yang hebat bisa membangkitkan semangat orang-orang.
Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!
Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
Audio
Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
Widget
Greeting Card
Wallpaper
Bookmark
Poster
Photo Frame
Kalender
Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.
Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?