Seorang anak muda mendekati seorang pengusaha sukses pada sebuah seminar sehari yang membahas tentang The Law of Attraction. Saat itu semua sedang break makan siang dan dengan sigap si pemuda mencuri kesempatan untuk duduk dekat-dekat pengusaha sukses ini.
Sambil menikmati udang goreng mentega, cah kangkung, dan sambal mangga, si pemuda membuka percakapan.
“Perkenalkan, saya Andi,” sapa si pemuda
“Oh, halo ... saya Kris,” jawab pengusaha ini ramah."Kerja di mana, Mas?”
“Saya masih mencari pekerjaan, Pak,” jawab pemuda ini agak kaget.
“Bapak Kris, saya sengaja duduk di dekat bapak karena penasaran, bagaimana bapak bisa sukses dengan umur yang sangat muda?” tanya pemuda ini, tidak mau kehilangan kesempatan.
“Karena, uang adalah segalanya.” Jawaban Pak Kris sangat mengejutkan.
“Oh, jadi karena Bapak mengejar uang untuk jadi kaya?” si pemuda semakin penasaran.
Sambil tertawa, sang pengusaha muda meletakkan sendok dan garpunya dan berbalik menghadap pemuda penasaran ini.
“Mas, apakah uang adalah segalanya?” tanyanya.
“Hmmm... i..iyaaa sih.. karena segalanya butuh uang,” jawabnya agak ragu.
“Oke, kalau uang itu segalanya, maukah Anda menukar uang yang saya miliki dengan sesuatu yang Anda miliki? Setuju?” tanya pengusaha ini menantang.
“Hmm.. tapi saya tidak punya apa-apa, Pak,” jawab pemuda ini.
"Manusia diciptakan sempurna, mereka punya aset hanya mereka tidak sadar akan asetnya sendiri. Ayo kita coba!" tegasnya. “Mas, maukah Anda menukar Rp1 miliar dengan kehilangan penglihatan anda? Jangan jawab sekarang, pikirkan baik-baik. Maukah Anda menukar 1 milliar dengan kebebasan Anda?” Maukah Anda menukar 1 milliar dengan kedua kaki Anda? Maukah Anda menukar 1 milliar dengan kemampuan berpikir Anda? Maukah Anda menukar kesehatan anda dengan uang satu miliar?"
"Jika jawabannya 'TIDAK' berarti Anda sudah 'KAYA'," katanya serius, sambil mengambil sepotong tahu dan melahapnya dengan santai.
Si pengusaha melanjutkan, "UANG bukan penyebab. Uang adalah alat tukar. Jika Anda ingin mendapat UANG, Anda harus memiliki alat tukar yang setara, kan begitu prinsipnya? Kalau tangan Anda bernilai satu miliar rupiah, bagaimana Anda akan menggunakan tangan Anda agar bisa menghasilkan manfaat yang bernilai satu miliar?
Jika mata anda bernilai satu miliar atau lebih, bagaimana Anda akan memanfaatkan mata Anda untuk melihat, menilai, memantau mengamati segala sesuatu agar dari mata menghasilkan pemikiran yang setara atau lebih dengan nilai satu miliar?
Apakah Anda sudah menggunakan tangan, kaki, hidung, mata, kepala, tubuh, hati, perasaan, ekspresi, serta emosi agar potensi yang sangat bernilai ini bisa di tukarkan dengan UANG?
Contoh:
Chris John: menukarkan stamina, kecepatan, fisiknya dengan uang.
Jamie Oliver: menukarkan indera pengecapnya untuk menciptakan masakan lezat dengan uang.
Thomas Edison: menukarkan waktu, tenaga, pikiran, emosi, kreativitas untuk mencipta dengan uang.
Karena UANG adalah AKIBAT! Nikmati proses dalam rangka menukarkan sumberdaya Anda dengan cara riang gembira. 'Uang bukan sumber motivasi terbesar buat saya, itu terjadi karena saya menikmati permainannya,' begitu kata miliarder ternama Donald J Trump."
Si pemuda termenung memikirkan kata-kata pengusaha ini dengan sangat dalam...
***
Salam FUNtastic!
Tom MC Ifle
COO (Chief Operating Officer) ActionCOACH Indonesia
Mall of Indonesia
Rukan French Walk G17
Kelapa Gading Square
Jakarta Utara
Tel. 021 45870185
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Tom MC Ifle
|
 |
Bagaimana Kedaulatan Bisnis Anda?
|
 |
Mata Dapat Mengubah Emosi Anda
|
 |
Gajah, Keledai, Dan Manusia
|
 |
Leadership, Bisnis, dan Politik
|
 |
Buatlah Kesalahan Besar
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Pahami Permainan Pikiran Anda
(Artikel Tetap) -
Kamis, 08 Oktober 2009
|
 |
Kebahagiaan Ada Di Hati
(Artikel Tetap) -
Kamis, 08 Oktober 2009
|
 |
Jika Seharian Saya Tidak Melucu
(Artikel Tetap) -
Kamis, 15 Oktober 2009
|
 |
Beranilah Untuk Memulai
(Artikel Tetap) -
Jumat, 16 Oktober 2009
|
 |
You Decide Your Destiny
(Artikel Tetap) -
Senin, 19 Oktober 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Time To Stretch Yourself
(Artikel Tetap) -
Senin, 28 September 2009
|
 |
Rahasianya Adalah “Pilihan” Anda !
(Artikel Tetap) -
Rabu, 23 September 2009
|
 |
Self – Audit
(Artikel Tetap) -
Rabu, 16 September 2009
|
 |
Melepaskan Diri Dari Jebakan Permainan Pikiran
(Artikel Tetap) -
Rabu, 16 September 2009
|
 |
When Enough Is Enough
(Artikel Tetap) -
Selasa, 08 September 2009
|
|
|