Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Optimis

Penulis : Ardian Syam ( Profil Penulis )
Senin, 02 Februari 2009, Dibaca : 8480 kali | Dicetak : 213 kali | Cetak artikel ini



Seorang "guru" saya, Bapak John Tafbu Ritonga pernah datang ke tempat kerja kami sebagai pembicara eksternal di sebuah rapat pimpinan. Beliau menyatakan bahwa bagi orang-orang yang bekerja keras seperti beliau dan Anda, optimisme adalah tetap percaya bahwa apa yang menjadi tujuan akan tercapai dengan terus bekerja keras.

Tetapi pernahkah Anda terfikir, bahwa optimisme bagi sebagian orang malah membuat mereka menjadi malas. Oh, ya? Ya, nanti Anda bisa dengar apa yang beliau katakan.

Sekarang, Anda terkejut dengan kenyataan itu. Ya, karena Anda dan saya tidak pernah berfikir dari sisi yang berbeda. Beliau mengetahui sesuatu yang dilihat dari sisi yang berbeda. Dilihat dari sisi anak-anak remaja.

Anak-anak remaja yang memiliki Anda, orangtua yang bekerja keras dan bekerja cerdas, mereka mendapatkan pendidikan yang cukup tinggi karena sumber keuangan yang cukup banyak. Anda mengatakan, ”kalau engkau memiliki pendidikan tinggi, memiliki pengetahuan yang luas, maka akan mudah bagimu untuk menghasilkan pendapatan dan mengumpulkan uang”

Anda berkata begitu kepada anak Anda? Tetapi sadarkah Anda bahwa mereka tahu dengan tepat berapa saldo tabungan Anda. Mereka paham apa saja asset Anda yang dapat menghasilkan uang. Mereka mampu menghitung semua itu. Dan kalau begitu, penghasilan Anda, bisa dikatakan nyaris tidak akan pernah kekeringan sumber.

Jadi, apa lagi yang harus dilakukan. Ketika Anda (maaf) beristirahat secara permanen dan pindah dunia, penghasilan tersebut akan terus masuk tanpa henti. Bahkan tanpa keterlibatan Anda secara aktif.

Lalu untuk apa lagi mereka menambah pengetahuan. Untuk apa perlunya anak-anak Anda menjadi lebih cerdas. Toh sumber penghasilan tidak akan putus. Penghasilan akan terus masuk. Maka satu-satunya yang masih bisa mereka lakukan adalah tidur! Bermalas-malasan, dan itu berarti kata-kata Anda akan diabaikan.

Saya ingin cerita tentang seorang teman saya. Dia memiliki beberapa usaha. Semua usaha tersebutlah yang ’mencetak’ uang bagi dia dan keluarganya. Anak-anaknya diajarkan untuk hard work dan hard play. Belajar lebih giat, dan pada saatnya berlibur sepuas-puasnya. Mereka sangat sering bepergian ke tempat wisata di dalam maupun di luar negeri bersama-sama sekeluarga. Dan itu berarti menghabiskan sejumlah uang. Setiap kali anak-anak mereka libur sekolah.

Saya pernah tanya, berapa rumah yang dia punya? Satu! Rumah yang mereka tempati saja. Saya tanya lagi (dengan sangat penasaran), berapa banyak mobil yang dia miliki. Karena anaknya hanya dua orang, maka dia hanya punya empat mobil. Itupun bukan dari kelas yang paling mewah.

Mengapa begitu? Saya sangat penasaran dengan kenyataan itu. Dia bilang bahwa dia memilih untuk tidak berbisnis properti, makanya dia hanya perlu satu rumah. Saya bilang apakah dia tidak ingin mewariskan satu rumah untuk masing-masing anak. Dia malah balik bertanya, untuk apa?

Saya keluarkan semua uang yang bisa saya keluarkan untuk pendidikan anak-anak saya. Kami habiskan semua uang yang ada untuk berlibur. Dan mereka mendapat pelajaran bahwa hidup haruslah hard work dan hard play. Sehingga mereka harus mengusahakan sendiri penghasilan untuk mereka.

Iya, lah. Tapi kan mereka (anak-anak itu) akan mewarisi usaha yang dia miliki. Itu mungkin yang ada di fikiran Anda. Sayangnya tidak. Perusahaan-perusahaan itu dia wariskan kepada istri. Sekaligus juga istrinya mewariskan laba perusahaan-perusahaan itu kepada sebuah yayasan yang mereka dirikan, untuk membantu keuangan bagi pendidikan bagi anak-anak terlantar. Itu berarti ketika mereka berdua meninggal, maka tidak ada laba perusahaan yang mereka wariskan kepada anak-anak.

Lalu, apa bekal mereka untuk hidup kemudian. Secara materi, mereka hanya memiliki mobil yang bisa mereka pakai untuk berusaha, baik dipergunakan maupun dijual untuk menambah modal dan rumah orangtua mereka. Sementara, warisan yang paling berharga yang mereka berikan adalah pendidikan yang baik dan kecerdasan otak sebagai akibatnya. Sehingga tidak perlu lagi mendapatkan warisan secara materi.

”Coba kamu bayangkan, kalau mereka menjadi lebih cerdas dariku akibat dari pendidkan yang mereka dapatkan, maka mereka akan menjadi lebih sukses dariku.”

Apakah, bila karena mendapatkan warisan berupa pengetahuan dan kecerdikan saja, maka dia hanya menjadi pekerja, bukan menjadi pengusaha sepertimu, bagaimana? Itu tanya saya. Dan dia dengan santai menjawab, ”lho itu kan pilihan hidup mereka.”

Mereka harus juga bertanggung jawab pada pilihan masing-masing. Tidak ada kemudahan tambahan dariku selain, bila dia mungkin bekerja untuk para pengusaha yang mengenal teman saya itu.

Bagaimana bisa, dia biarkan anak-anaknya memulai usaha dari awal, hanya berbekalkan mobil, yang sepertinya terus menggunakan model terbaru? ”Bisa saja”, katanya. Karena mobil itu bisa dipakai tapi juga bisa dijadikan jaminan untuk pinjaman modal kerja.

Apalagi selama ini anak-anak itu selalu dilibatkan dalam setiap transaksi bisnisnya. Itu berarti mereka tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga belajar di tempat bisnis sang Ayah. Sehingga ketika mereka harus berbisnis sendiri, mereka sudah memiliki cukup pengetahuan dan kemampuan.

Saya yang tidak pernah bisa berhenti bertanya, kemudian bertanya lagi. Bagaimana bila mereka ternyata tidak memilih untuk menjadi pengusaha tetapi menjadi pegawai. Sekali lagi dengan santai teman saya menjawab. Toh mereka sudah punya mobil, sehingga tidak akan kesulitan untuk berangkat ke tempat kerja. Selama mereka belum menikah, mereka bisa tinggal di satu-satunya rumah milik Ayahnya itu. Dan dengan gaji mereka, mereka bisa membeli rumah sendiri untuk keluarga baru mereka.

Lalu bagaimana dengan rumah ini bila kalian meninggal dan mereka menikah? Terserah mereka. Bisa saja mereka pelihara dengan bantuan orang lain sehingga kalau mereka kangen dan ingin berkumpul, bisa berkumpul di rumah ini. Bila mereka memilih untuk menjual dan membagi uang hasil penjualannya, toh kami sudah meninggal dan tidak lagi bisa mencampuri keputusan mereka.

Sungguh contoh yang berada di dua kutub ekstrim. Satu orangtua membiarkan anak-anaknya tahu bahwa dia mewarisi sejumlah harta kekayaan dan asset sehingga sang anak malah jadi bermalas-malasan. Kemalasan yang datang dari sudut pandang ’optimis’, toh nanti pada saatnya bisa sendiri.

Satu orangtua lain menunjukkan bahwa hidup harus hard work dan hard play, serta jelas-jelas memberitahu bahwa warisan materi hanya berupa sebuah rumah dan masing-masing anak mendapat sebuah mobil. Selain itu, anak-anak diajarkan cara menjalankan bisnis dan karena itu sudah memiliki network dengan pimpinan-pimpinan perusahaan. Dan hidup dengan rasa optimis bahwa tantangan adalah sesuatu yang menyenangkan untuk ditaklukkan.

Apakah pilihan-pilihan bisa begitu ekstrim? Terserah Anda. Yang pasti dan saya yakini adalah bahwa orang yang bodoh akan ’dimakan’ orang cerdas, orang malas akan ’dimakan’ orang yang rajin.

Maka, akankah kita biarkan mereka (anak-anak Anda) berfikir dengan ’optimis’ atau dengan optimis?

Medan – Januari 2009 – www.bukakacamatakuda.blogspot.com



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Ardian Syam ( Daftar Artikel Selengkapnya )

Makan Enak Tapi Murah
Elang
Macgyver
Off Night
Mari Mencari Kambing Hitam
Artikel Selanjutnya :
Belajar Kalah (Artikel Tetap) - Selasa, 03Februari 2009
Heroic Leadership II (Artikel Tetap) - Rabu, 04 Februari 2009
Pasar Sifat (area : Ucapan) (Artikel Tetap) - Rabu, 04 Februari 2009
Talenta Dan Karakter Pribadi (Artikel Tetap) - Kamis, 05 Februari 2009
How To Handle The Conflicts (Artikel Tetap) - Sabtu, 07 Februari 2009
Baca juga artikel sebelumnya :
How To Become A Touching Heart Leader Using Hypnosis Techniques? (Artikel Tetap) - Jumat, 30 Januari 2009
Iklim Kejujuran (Artikel Tetap) - Kamis, 29 Januari 2009
Anak Kucing (1) (Artikel Tetap) - Selasa, 27 Januari 2009
Moment Of Change (Artikel Tetap) - Jumat, 23 Januari 2009
Heroic Leadership I (Artikel Tetap) - Kamis, 22 Januari 2009

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Lakukanlah segala sesuatu mulai detik ini, karena dalam 1 hari banyak kesempatan yang harus kita lakukan tetapi banyak waktu terbuang untuk hal-hal yang kurang tepat sasaran.


Pengirim: Agus Subagijo

TESTIMONIAL

Thanks Pak Andrie and smart FM , walaupun saya u saja barkehilangan uang 350 juta ( di tipu oleh system investment ) , tapi kata-kata motivasi dari Bapak yang saya dengar lewat Radio Smart FM membuat saya bangkit dan berkata inilah cobaan yang saya harus hadapi untuk menuju SUKSES yang sebenarnya.

Pengirim: Hermawan

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?