Kepercayaan adalah landasan atau aset paling berharga bagi siapun yang akan meraih kesuksesan. Kalau sudah tidak ada "Xinyong", maka apa pun
yang diucapkan, dilakukan, dan sebaik apa pun visinya, semua orang-orang tidak
akan percaya kepadanya lagi.
Uuntuk membangun kepercayaan, tidak cukup dengan hanya janji-janji,
tetapi harus memberikan teladan, contoh, dan bukti nyata. Simak cerita berikut
ini yang dikutip dari buku "
The Best of
Chinese Leadership Wisdoms."
Tidak ada
orang yang mengambil barang yang ditemukan di jalan (Mengiaskan kejujuran yang berlaku di seluruh
masyarakat.)
Cerita
Pada Periode Negara-negara Berperang (475-221 SM), Shang Yang seorang politikus, berhasil menjabat sebagai
perdana menteri di negara Qin dan berhasil melakukan reformasi total ketika
adipati Xiao berkuasa. Berkat
prestasinya itu, negara Qin berkembang pesat dan mendatangkan hasil yang baik.
Selama sepuluh tahun, tercipta ketenangan, keteraturan, dan ketaatan hukum.
Orang tidak akan memungut barang yang ditemukan di jalan yang bukan miliknya.
Selain itu para penjahat juga tidak nenampakkan batang hidungnya
lagi.
Pada tahun 361 SM, saat Adipati Xiao memegang kekuasaan, ia mulai
mencari orang berbakat untuk membangun kembali negara Qin yang hancur akibat
krisis kepercayaan. Kepercayaan rakyat kepada pemerintahan merosot. Bahkan,
keputusan yang dibuat perdana menterinya pun tidak dipedulikan lagi oleh
masyakarat.
Oleh sebab itu, ketika Shang Yang diangkat, ia memulainya dengan
membangun kepercayaan dulu. Shang Yang melakukannya dengan cara yang unik. Ia
menempatkan sebuah tiang kayu setinggi sekitar 10 meter di luar gerbang selatan
ibukota. Lalu ia sebagai utusan pemerintah, mengumumkan untuk memberikan imbalan
10 ons emas bagi yang bisa mengangkat tiang dengan tangan dan memindahkannya ke
gerbang utara.
Setelah beberapa hari berlalu penawaran yang menarik ini tidak
mendapat tanggapan. Karena rakyat masih ragu. Lalu, Shang Yang menambah
hadiahnya menjadi 50 ons emas. Rupanya hadiah ini, sedikit menggugah hati salah
seorang masyarakat miskin yang sekadar iseng-iseng menawarkan diri untuk
mencoba.
Ketika berada di depan gerbang istana, ia mulai mengangkat tiang
tersebut dengan segera kekuatan yang dimilikinya. Ia berhasil mengangkat dan
memindahkan tiang yang sebenarnya tidak terlalu berat ke gerbang utara. Dengan
bersemangat ia berteriak, "Ye.... aku berhasil...aku berhasil..." Terdengar
tepukan tangan beberapa orang yang menyaksikannya. Setelah itu ia dipersilakan
untuk menerima hadiah yang dijanjikan.
Di gerbang istana, raja sudah menunggu. Raja sudah bertekad melakukan
reformasi total. Di depan rakyatnya ia berkata, "Xiang Yang, kamu harus tunduk
kepada hukum, kepada apa yang kamu ucapkan. Cepat berikan emas itu kepada pemuda
ini."
Rakyat yang menyaksikan, seakan-akan tidak percaya. Hanya terdengar
kata-kata, "Rupanya Shang Yang serius dan sungguh-sungguh,
ya."
"Kenapa saya dari tadi tidak mencoba, ya?" bisik sebagian rakyat yang
melihat kejadian tersebut, seakan-akan tidak
percaya.
Sejak itu, rakyat mulai percaya dengan apa yang diucapkan dan
diumumkan oleh Shang Yang dan ia mulai mendapat kepercayaan yang merupakan
landasan bagi dirinya untuk memimpin dan akhirnya berhasil melakukan reformasi
total dan mengantarkan negara Qin keluar dari krisis.
Salam Sukses Untuk Anda
Leman
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Leman Yap
|
 |
Pahlawan Boleh Meneteskan Darah Tetapi Tidak Air Mata
|
 |
Tidur Di Atas Kayu Bakar Dan Mencicipi Empedu
|
 |
Kerja Keras Sama Dengan Sukses Bagian 2
|
 |
Hukum Kepercayaan
|
 |
Sukses = Kerja Keras
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Pabrik Sepatu
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 01 November 2008
|
 |
Mengapa Harus Percaya Diri Saat Berbicara
(Artikel Tetap) -
Minggu, 02 November 2008
|
 |
Impian Menjadi Selebritis Ternama
(Artikel Tetap) -
Senin, 03 November 2008
|
 |
Belajar Dari Sebuah Bakpau
(Artikel Tetap) -
Rabu, 05 November 2008
|
 |
Merayakan Perbedaan
(Artikel Tetap) -
Jumat, 07 November 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Are You Tgif Or Tgim Person
(Artikel Tetap) -
Rabu, 29 Oktober 2008
|
 |
Hujan Di Balik Jendela
(Artikel Tetap) -
Selasa, 28 Oktober 2008
|
 |
Tips Kesuksesan Ala Socrates
(Artikel Tetap) -
Senin, 27 Oktober 2008
|
 |
Suatu Hari Di Kelas Hypnotherapy
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 25 Oktober 2008
|
 |
Perbaiki Hubungan Dengan Kata Maaf
(Artikel Tetap) -
Jumat, 24 Oktober 2008
|
|
|