Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Penerangan Ketika Listrik Padam

Penulis : Seng Guan CPLHI ( Profil Penulis )
Senin, 13 Oktober 2008, Dibaca : 3046 kali | Dicetak : 273 kali | Cetak artikel ini



Saat ini listrik padam bukan lagi hal yang luar biasa bagi kita, pemadaman bergilir di berbagai daerah menjadi pemandangan yang lazim dalam keadaan krisis energi seperti saat ini.

Mungkin kita semua pernah mengalaminya, ketika kita asyik dengan kegiatan dan aktivitas kita, lalu tiba-tiba segalanya gelap.   Kita kesal dan marah karena file yang sudah dibuat tidak sempat di-save dan harus memulai dari awal lagi, kita kesal karena  pekerjaan kita terhambat karenanya, kita marah karena saat itu pandangan mata kita tidak dapat berkeliaran dengan bebas, sementara kita harus mencari cahaya baru, mungkin dari lilin kecil yang tersimpan entah di mana.

Selanjutnya kita mungkin akan meninggalkan pekerjaan kita yang belum selesai dengan kesal atau kita segera melakukan ritual penyalaan genset (atau malah kita senang, karena itu adalah salah satu alasan bagi kita untuk menghentikan aktivitas kita yang menjengkelkan)

Terlepas dari semua hal  tersebut di atas, saya sendiri mempunyai pilihan yang lain, pilihan untuk menemukan penerangan dalam kegelapan, pencerahan dalam krisis global ini (tentunya, sambil menunggu listrik menyala kembali)

Ketika sebatang lilin telah dinyalakan, ada satu pertanyaan muncul dalam benakku, “Khok kita bisa sangat tergantung pada listrik? Mengapa aktivitas harus terhenti gara-gara listrik padam?

Mungkin inilah yang kita sebut dengan “KETERIKATAN” 

Ketika kita dilahirkan di dunia ini, kita membentuk keterikatan-keterikatan dengan sekelilingi kita, dengan orang-orang bahkan dengan benda-benda.  Akibatnya, ketika kita menjauh darinya, kita merasa kehilangan dan sangat kehilangan, akibat berikutnya sebagai rentetan peristiwa ini adalah kita akan menderita atas kebutuhan yang tak terpenuhi tersebut. Kita sakit karena untuk selang waktu tertentu ketika kita harus berpisah darinya, semacam kecanduan,  hanya dalam bentuk kadar yang lebih rendah.  Tapi itu saja sudah cukup membuat kita menderita karenanya. 

Mari kita flash back kembali beberapa tahun yang lalu, ketika untuk pertama kali Handphone diperkenalkan kepada kita, tak banyak merasa perlu memilikinya, tapi dengan berjalannya waktu dan atas nama KEMUDAHAN kita menjaring ikatan baru, kita menjadikannya sebagai salah satu kebutuhan, bahkan tidak lagi mengherankan jika kita melihat seorang penjual asongan sedang asyik memakai alat komunikasi yang dimilikinya itu.

Setelah sekian lama kita terikat olehnya, pernahkah suatu hari kita lupa membawanya? Dan apa yang segera muncul di benak kita ketika kita menyadari Handphone tersebut tertinggal di rumah?  Apakah kita  segera merasa sangat kehilangan, bahkan sering kali kita segera membelokkan arah mobil kita kembali ke rumah untuk mengambil HP yang tertinggal tersebut, padahal jarak yang kita tempuh sudah cukup jauh, padahal dulu kita cukup dengan  telephone rumah atau pager. Dan sejauh itu kita tak pernah merasa begitu kehilangan seperti pada kejadian ini. 

Inilah KETRIKATAN, selama kita membuat keterikatan-keterikatan baru dan ketika keterikatan itu harus rusak dan berpisah dari kita, kita akan menderita.

Dengan ditemani sebatang lilin dan  dalam keheningan itu, saya kembali diingatkan bahwa kita sebenarnya yang memegang kendali untuk hidup ini, kita dapat mengurangi derajat “Kesedihan” kita atau kita membiarkan diri kita terus terjun lebih dalam dalam jurang derita. 

Ketika listrik padam, kita dapat mengerutu atau mencari sebuah mesin tik untuk melanjutkan tugas mengetik kita, kita dapat saja kesal tapi  kita juga dapat segera mengambil sebatang lilin dan menikmati cahayanya,  kita dapat marah karena sinetron di televisi harus diakhiri tapi kita bisa saja cukup terhibur dengan suara merdu di radio.

Pembelajaran berikutnya adalah hal ini segera menyadarkan kita bahwa kita harus segera mencari alternatif sumber energi baru, mungkin saatnya kita memikirkan pemakaian cahaya matahari atau kekuatan air untuk menggantikan bahan bakar fosil yang kian menipis.

Penghematan menjadi salah satu solusi dan ini menyadarkan kita bahwa bumi semakin tua dan rentan, kita mesti menjaganya jangan sampai bumi ini tak kuasa menahan beban dan diekploitasi habis-habisan. 

Dalam keheningan itu juga mengalir sebuah cerita lama yang membuatku menyadari bahwa suatu saat kita juga akan mengalami keterpisahan dengan ikatan itu, dan kita harus siap.

Konon, suatu hari seorang  murid memecahkan cangkir kesayangan gurunya, segera si murid menemukan cara untuk memberitahukan hal itu kepada sang guru agar sang guru bisa menerima keadaan itu dan tidak memarahinya.

“Guru, apakah benar bahwa semua orang akan mengalami kematian?”

“Benar muridku, setiap yang dilahirkan akan mengalami kematian”

“Apakah berarti kematian itu adalah hal yang terelekan dalam hidup ini ?”

“Benar muridku, kita harus bisa menerimanya sebagai bagian dari kehidupan ini”

“Terima kasih atas bimbingannya guru, murid cuma mau kasih tahu bahwa cangkir guru sudah mengalami kematian tadi.”

Blink ! Blink ! Blink! Sang guru hanya bisa tersenyum kecut. 

Pernah juga kudengar dari para bijaksana bahwa dengan praktek MEMBERI dapat mengurangi derajat keterikatan, dan ketika hal ini kulakukan ternyata “Benar”, saya bahkan merasa bahagia karenanya. Mungkin kita bisa mencobanya bersama-sama suatu saat. 

Opps, lampu sudah menyala kembali!

Saya sudah harus kembali di depan komputerku, kembali  ke dunia penuh keterikatan,  yang perlu saya lakukan saat ini adalah  menjaga-jaga agar keterikatan tidak sampai membuatku KECANDUAN.

Itu tidak baik untuk kesehatan bathin dan jiwaku.

 

Selamat mencoba.

 

Salam Sukses Selalu

Seng Guan CPLHI

Regional Manager PT.Arthamas Konsulindo

PSDM Siddhi Medan

sengguanjr@yahoo.com

http://www.sengguan-wisdom.blogspot.com/

 

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Seng Guan CPLHI ( Daftar Artikel Selengkapnya )

Ramalan Yang Selalu Berhasil
Comfort Zone ?Why Not !
Mukzizat Keikhlasan
Tranformasi Ke Alam Bawah Sadar
Renungan Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya :
Saya Ingin Anda Sukses, Saya Harus Membuat Anda Sukses (Artikel Tetap) - Rabu, 15 Oktober 2008
Buatan Indonesia (Artikel Tetap) - Kamis, 16 Oktober 2008
Salah Satu Penghambat Kesuksesan (Artikel Tetap) - Jumat, 17 Oktober 2008
Mengaku (Artikel Tetap) - Selasa, 21 Oktober 2008
Jangan Mau Jadi Pengusaha (Artikel Tetap) - Rabu, 22 Oktober 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Belajar Dari Kesalahan Orang Amerika (Artikel Tetap) - Jumat, 10 Oktober 2008
Jaga Kampung (Artikel Tetap) - Kamis, 09 Oktober 2008
Ciptakan Kemenangan Anda (Artikel Tetap) - Rabu, 08 Oktober 2008
Pertanyaan Yang Berkualitas Menghasilkan Jawaban Yang Berkualitas (Artikel Tetap) - Senin, 06 Oktober 2008
Logika Atau Kendala (Artikel Tetap) - Minggu, 05 Oktober 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Bukan ketidakmampuanmu yang menghambat tujuan besarmu, melainkan ketakutan-ketakutan akan kegagalan mencoba hal barulah yang siap mematikan langkahmu.

Pengirim: Tantra Bayurini

TESTIMONIAL

Selamat pagi P.ANDRIE........!!!!!!!Saya senang sekali mendengarkan motivasi anda di Radio SMART FM.Saya juga berlangganan majalah LUAR BIASA.ISInya benar-benar sangat LUUAAARRRR BIASA!!!!!!!!!!!!! saya sangat termotivasi.kapan lagi ada di Medan  P.ANDRIE. SALLLLAMM SUCCCESSS LUAR BIASAAAAAA......!!!!!!!!!!!!!!!!



Pengirim: ADE DAU DI MEDAN SUMUT

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?