Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Menghakimi

Penulis : Pitoyo Amrih ( Profil Penulis )
Senin, 29 September 2008, Dibaca : 4443 kali | Dicetak : 241 kali | Cetak artikel ini



Sebuah pemandangan yang memilukan. Wajah orang itu nampak penuh luka, bengkak-bengkak, dan guratan darah di sana-sini. Saya tak tega berlama-lama memandang wajah orang ini. Sebuah pengalaman baru malam itu yang cukup lama membuat saya tercenung malam harinya. Beribu pertanyaan mengapa, memenuhi kepala saya.

Kejadian yang terjadi beberapa hari lalu. Selepas sholat tarawih, kampung sebelah perumahan tempat saya tinggal dikejutkan oleh teriakan ‘maling' yang menggema di ketenangan malam. Saya sendiri tidak begitu paham bagaimana detail kejadiannya. Bagaimana sampai sang pencuri itu mencuri. Bagaimana dia kemudian ketahuan. Bagaimana kemudian kabarnya puluhan orang langsung ‘menyerbu'-nya. Saya hanya kebetulan lewat di tempat kejadian ketika orang yang dicurigai mencuri itu digelandang. Sehingga pemandangan memilukan wajah luka itu sempat terlihat oleh mata saya di keremangan malam.

Mencuri, dari sisi pertimbangan manapun tetaplah sebuah perbuatan yang salah. Tapi sampai dimanakah hak kita selaku sesama manusia untuk kemudian bebas menghakimi sang pencuri?

Dalam keseharian kita, sebenarnya esensi kegiatan mencuri itu rentangnya begitu lebar. Dari yang sederhana ‘sekedar' mencuri waktu, mencuri kesempatan, mencuri hak-hak orang lain. Sampai sesuatu yang besar, mencuri barang orang lain, korupsi, dan sebagainya. Dan dari sisi manapun, mencuri tetap tidak bisa dibenarkan. Yang menjadi sesuatu yang perlu kita renungkan kemudian adalah, apa yang boleh kita lakukan dengan para pencuri? Dalam kasus di kampung sebelah saya seperti cerita saya di atas, tentunya seharusnya konsekuensi apa bagi pencuri sudah menjadi wilayah para penegak hukum. Tapi prakteknya, seperti juga yang masih banyak terjadi di tempat lain, adalah praktek menghakimi sendiri.

Kita boleh menyayangkan praktek main hakin sendiri itu, tapi bila kita coba mau berkaca, dan jujur pada diri sendiri, bahwa sepertinya kita semua tidak pernah bersih dari keinginan untuk cenderung selalu menghakimi apa yang dilakukan orang lain. Kita lihat di media kita setiap hari. Hampir selalu diisi oleh komentar-komentar yang cenderung untuk selalu menghakimi suatu kejadian atau apa yang telah dilakukan orang lain.

Misalnya ada indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh seseorang. Belum juga proses hukum terjadi terhadap sang pelaku, ramai-ramai orang sudah mengacungkan telunjuk ke wajah sang terdakwa, menilai, menghakimi. Yang saya pikir sama menyedihkannya dengan apa yang telah dilakukan orang-orang di kampung sebelah kompleks saya tinggal, dengan menghakimi pencuri yang ketangkap basah itu.

Kalaupun kemudian pengadilan sudah memutuskan seseorang bersalah, saya sampai saat ini tetap berpendapat bahwa yang patut kita benci dan jauhi adalah perbuatan yang dilakukan orang yang bersalah tadi, bukan terhadap orangnya. Saya tetap percaya bahwa pada dasarnya semua manusia itu baik. Ketika seseorang melakukan sebuah kesalahan, tentunya tidak serta merta bahwa kesalahan itu murni seratus persen murni atas kontribusinya. Saya masih ingat kata-kata bijak Kahlil Gibran yang begitu dalam, bahwa ‘si terbunuh tidaklah terbebas dari kesalahan si pembunuh, si tercuri bisa jadi berkontribusi atas apa yang dilakukan sang pencuri'. Sebuah kalimat yang sarat makna, yang diujung pengertiannya, saya bisa terjemahkan bahwa bagaimanapun juga tidak seharusnya kita menghakimi seseorang. Kita boleh saja menilai orang lain dalam rangka belajar atas apa yang orang lain tersebut lakukan -mengambil inspirasi bila itu baik, dan menjauhi bila itu keliru-, tapi tidak seharusnya penilaian itu berkembang menjadi sebuah sikap menghakimi. Bahwa si A pasti salah, bahwa si B pastilah yang menjadi dalangnya.

Kita boleh saja menilai bahwa orang lain salah atas dasar kebenaran yang saat ini kita pegang. Tapi akan sungguh naif kalau kita sampai menghakimi orang lain, karena hal itu pastilah didasari pada paradigma yang menganggap bahwa diri kita yang paling benar...


26 September 2008
Pitoyo Amrih
www.pitoyo.com
Bersama Memberdayakan Diri dan Keluarga

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Pitoyo Amrih ( Daftar Artikel Selengkapnya )

What You See is Not What You See
Mensyukuri Perbedaan
Pemimpin yang (Boleh Jadi) Menyenangkan
Menghakimi
Orangtua Harus Belajar (bag 1)
Artikel Selanjutnya :
Empat Penjara Hati (Artikel Tetap) - Rabu, 01 Oktober 2008
Betapa Hal Kecil Bisa Bisa Merubah Hidup Anda (Artikel Tetap) - Kamis, 02 Oktober 2008
Logika Atau Kendala (Artikel Tetap) - Minggu, 05 Oktober 2008
Pertanyaan Yang Berkualitas Menghasilkan Jawaban Yang Berkualitas (Artikel Tetap) - Senin, 06 Oktober 2008
Ciptakan Kemenangan Anda (Artikel Tetap) - Rabu, 08 Oktober 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Facing The Reality (Artikel Tetap) - Minggu, 28 September 2008
Sudahlah, Saya Maafkan (Artikel Tetap) - Jumat, 26 September 2008
Off Night (Artikel Tetap) - Kamis, 25 September 2008
Tiga Hari Untuk Limabelas Menit (Artikel Tetap) - Selasa, 23 September 2008
Belajar Dari Alam (Artikel Tetap) - Senin, 22 September 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

tetap semangat dan pantang menyerah, ok? dan jangan lupa untuk selalu berbagi berkah dari semua berkah yang kita terima!

Pengirim: Agus Kurniawan

TESTIMONIAL

salam sukses luar biasa.... saya sangat berterima kasih atas slides show motivasi yang berjudul jangan menunda-nunda. slama ini saya sering menunda nunda pekerjaan, tapi setelah melihat slides dari bapak, saya jadi berubah 180%.

Pengirim: Gusti Ngurah Wimartha

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?