Pada sebuah acara MamaMia, Helmi Yahya menggunakan istilah off night. Menurut
beliau itu adalah malam ketika seorang penyanyi, yang biasanya bekerja
di malam hari, mengalami hal yang semuanya salah.Maksudnya
adalah ketika sang penyanyi tidak berhasil mengikuti irama yang
dibawakan oleh band pengiring. Dia juga tidak dapat mengikuti tinggi
rendahnya nada dengan tepat. Ketika mencoba berimprovisasi, juga hancur
lebur.Kebayang ya kalau itu terjadi di dunia kerja. Kalau
hanya sebuah lagu, masih mending, hanya terjadi selama 5 menit. Setelah
itu mungkin Anda bisa langsung pulang, dan digantikan oleh orang lain.
Nah, kalau di tempat kerja? Apalagi Anda melakukan pekerjaan yang beresiko pada kecelakaan. Mungkin namanya jadi off day, ya. Entahlah. Tetapi akan sangat berbahaya. Termasuk berbahaya adalah bila Anda berada di pekerjaan sebagai petugas customer service. Diperparah pula bila ada customer yang datang untuk menyampaikan keluhan dengan marah-marah. Aduh,
celaka sekali rasanya hidup ini. Mungkin karena itu pula para pilot
boleh menghindar dari mengendalikan pesawat terbang ketika sedang tidak
dalam kondisi baik.
Nah itu dia! Saya
tidak terlalu mengikuti perkembangan penelitian tentang bioritmik,
tetapi setiap manusia memiliki ritme hidup tertentu sehingga ada saat
kondisi kita sangat jelek. Baik dari sisi kesehatan fisik, kesehatan
mental dan intelegensia. Semua bisa berada dalam kondisi yang buruk,
bahkan secara bersamaan. Ketika keadaan tersebut terjadi maka tidak banyak yang kita bisa lakukan, selain berhati-hati. Tetapi
berhati-hati berarti tidak melakukan semua dengan tuntas-tas-tas?
Memang itu bukan pilihan yang menyenangkan. Sepasang dilema yang
sama-sama tidak baik untuk dipilih.
Nah itu dia. Dalam hidup selalu ada pilihan. Setiap
saat kita akan dihadapkan pada pilihan. Setiap saat kita harus memilih.
Bahkan bila pilihan-pilihan yang ada, maka tetap saja kita harus
memilih. Tidak ada kata lain. Karena itu, bahkan pada saat off day, tidak
bisa tidak akan ada pilihan-pilihan di hadapan kita dan kadang-kadang
hal tersebut semua buruk, dan tetap saja harus memilih. Tentu saja Anda
sangat tahu, bahwa yang harus dipilih adalah yang lebih baik di antara
semua pilihan yang buruk. Setelah
Anda membuat pilihan, maka tentu saja Anda harus melakukan dan
bertanggung jawab pada pilihan Anda. Itu prinsip dalam hidup.
Pilihlah
dan bertanggung jawablah pada pilihan. Atau dengan kata lain;
nikmatilah pilihan Anda. Sebagai seorang atasan, setelah ini Anda tahu bahwa ada saat bwahan Anda mengalami off day. Bukan sekedar bad mood yang dapat digantikan dengan motivasi dari diri sendiri. Tetapi off day! Saat dia benar-benar buruk dari sisi kesehatan, mental dan bahkan intelejensinya pun terhambat.Ketika itu terjadi, sebagai atasan yang memahami bahwa ada off day
Anda tidak akan terlalu menuntut terhadap mereka, bahkan bila mungkin
dukung mereka dengan mengambil alih tanggung jawab, sehingga mereka
tidak merasa terpuruk sendiri dan Anda menikmati hasil dengan
berleha-leha. Anda memang ingin menjadi atasan yang bijaksana, kan?
Medan - bukakacamatakuda.blogspot.com
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Ardian Syam ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Mengaku
|
 |
Me Too Vs Life Cycle
|
 |
Rantai Gajah
|
 |
Tahyul
|
 |
Pengalaman Orang
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Sudahlah, Saya Maafkan
(Artikel Tetap) -
Jumat, 26 September 2008
|
 |
Facing The Reality
(Artikel Tetap) -
Minggu, 28 September 2008
|
 |
Menghakimi
(Artikel Tetap) -
Senin, 29 September 2008
|
 |
Empat Penjara Hati
(Artikel Tetap) -
Rabu, 01 Oktober 2008
|
 |
Betapa Hal Kecil Bisa Bisa Merubah Hidup Anda
(Artikel Tetap) -
Kamis, 02 Oktober 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Tiga Hari Untuk Limabelas Menit
(Artikel Tetap) -
Selasa, 23 September 2008
|
 |
Belajar Dari Alam
(Artikel Tetap) -
Senin, 22 September 2008
|
 |
Pikiran Yang Sehat
(Artikel Tetap) -
Minggu, 21 September 2008
|
 |
Teachable Moment
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 20 September 2008
|
 |
Walking Alone
(Artikel Tetap) -
Jumat, 19 September 2008
|
|
|