Kesuksesan kerap
dimaknai secara DANGKAL sebagai ukuran dari apa yang telah kita raih. Padahal hakikat kesuksesan itu adalah ukuran
dari seberapa besar kita mendatangkan
keuntungan bagi orang lain. Saat Anda telah dinilai mampu "memberikan" manfaat,
maka materi hanyalah sebagian kecil saja
dari hasil yang akan didapat.
Mari kita
tengok sejenak profil orang-orang yang telah menapaki jenjang kesuksesan, di
bidang apapun mereka berkarya. Pencapaian lahiriah mereka, baik popularitas
maupun penghasilannya, selalu akan menimbulkan decak kagum. Serba gemerlap
memang. Namun bila hanya itu yang terlihat, maka sesungguhnya Anda baru melihat
KULIT-nya saja dan belum mampu memahami ESENSI-nya.
Pemahaman
akan esensi kesuksesan menjadi
sangat penting karena akan menghindarkan kita dari kehilangan arah. Kenyataannya, banyak sekali orang yang akhirnya bertanya-tanya
mengapa kesuksesan itu BELUM juga
terwujud, meskipun ia secara disiplin telah menjalankan langkah-langkah kongret
seperti:
- menyusun goal setting
- membuat visualisasi impian
- mengikuti biografi orang-orang sukses
- dan masih banyak lagi kiat-kiat sukses
lainnya
Inilah saatnya Anda merenungkan satu pertanyaan pokok, "Apakah yang telah saya lakukan ini akan membawa
manfaat untuk orang lain..?"
Ini
adalah Hukum Alam, Hukum Sebab-Akibat, bahwa semakin besar kontribusi Anda bagi
kebaikan semesta, maka semakin besar pula APRESIASI alam semesta pada Anda,
tentunya atas seijin Beliau Yang Maha Kuasa. Inilah hakikat kesuksesan. Tebarkanlah
manfaat, lalu serahkan hasilnya pada Sang Maha Pemurah. Ingat, komputasi alam
semesta adalah sebuah proses yang super canggih, .....dan juga super JUJUR.
Sebagai
contoh, kita dapat belajar dari sosok presenter-komedian,
Tukul Arwana. Selalu bepergian menggunakan Toyota
Alphard, hanya bermodalkan banyolan sederhana. Sekilas kita mungkin
berkomentar,"Kok enak ya...?" Namun
bila kita menggunakan mindset MANFAAT
seperti di atas tadi, akan nampak kenyataan berikut ini:
- Ribuan orang yang terhibur dengan
banyolannya yang "sederhana" itu
- Kenaikan rating stasiun TV yang menyiarkannya
- Tim pendukungnya yang juga sukses meniti karir di dunia hiburan
- Produk consumer
goods yang omsetnya terbantu dengan Tukul sebagai endorser
Dengan sekian banyak MANFAAT yang diberikan Tukul,
rasanya tidak berlebihan bila alam semesta mengapresiasinya dengan materi
berlimpah, termasuk Alphard tadi.
Hakikat
kesuksesan ini berlaku di semua lini kehidupan. Sebagai contoh lain, bila kita
terinspirasi dengan sosok seorang Top
Level Executive, yang selalu dibalut dengan setelan jas Armani dan berkendaraan BMW seri terbaru, mungkin ini saatnya
Anda melihat kenyataan berikut ini:
- Betapa sentuhannya telah menjadikan
perusahaannya sangat produktif
- Rekan kerjanya yang menjadi tentram karena
yakin perusahaan selalu profitable
- Klien perusahaan tersebut yang merasa
mantap dalam bermitra
Bukankah lipahan materi pada sang Top Executive tersebut sungguh sepadan dengan kontribusinya pada
"lingkungannya"? Ya, Tuhan Sang Maha Pemberi Rejeki selalu bekerja dengan
sangat RASIONAL. Karena itu, Beliau pun menghendaki agar kita menjalani hidup
ini dengan mindset yang rasional
pula.
Sampai
di titik ini, kita tentu sepakat bahwa langkah
pokok dalam membangun kesuksesan adalah membangun KAPASITAS dari diri ini,
sehingga kita akan mampu memberikan MANFAAT yang maksimal pada lingkungan
tempat kita berkarya.
Rejeki akan datang dengan cara yang
tak terduga. Bisa datang dari bisnis kita sekarang, ataupun bisnis kita kelak
yang lebih sesuai dengan kapasitas kita. Bisa datang dari perusahaan tempat
kita bekerja sekarang, atau dari perusahaan lain kelak. Dimanapun kita
berkarya, pastikan bahwa kita terfokus dalam membangun KAPASITAS.
Secara
spiritual dikatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang paling
bermanfaat. Bahkan Beliau Sang Maha Kuasa telah mengatakan bahwa manusia tidak diutus ke dunia kecuali untuk
menjadi rahmat bagi semesta alam... Ini adalah sebuah kenyataan universal,
bukan monopoli agama tertentu saja. Dalam falsafah Jawa kuno juga dikenal
istilah hamemayu hayuning bawana
(mempercantik bumi yang indah ini).
Seberapa
jauh kesuksesan dari kondisi kita saat ini, adalah setara dengan seberapa besar
MANFAAT yang sudah kita berikan pada lingkungan kita. Ditulis oleh Tommy Setiawan,
seorang trainer, penulis dan pengamat industri MLM. Tommy dapat dihubungi
melalui
blowbytommy@yahoo.com atau
melalui 0812 80 56772
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Tommy Setiawan ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Mewujudkan Kesuksesan Tanpa Batas
|
 |
Harga Dari Sebuah Target Kehidupan
|
 |
Pasangan Hidup Merupakan Guru Kita yang Sejati
|
 |
Fenomena Ketik Reg Ramal
|
 |
Membalikkan Diagram Hirarki Maslow
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Passion Adalah Bahan Bakar Bagi Pencapaian Puncak Prestasi
(Artikel Tetap) -
Selasa, 16 September 2008
|
 |
The Pianist In The Shopping Mall
(Artikel Tetap) -
Rabu, 17 September 2008
|
 |
Maka, Bergaullah
(Artikel Tetap) -
Kamis, 18 September 2008
|
 |
Walking Alone
(Artikel Tetap) -
Jumat, 19 September 2008
|
 |
Teachable Moment
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 20 September 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Menjadi Berguna Dan Berkompeten
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 13 September 2008
|
 |
Six Direction Of Honour
(Artikel Tetap) -
Jumat, 12 September 2008
|
 |
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pribadi Anda
(Artikel Tetap) -
Kamis, 11 September 2008
|
 |
Sikap Dan Pola Pikir Yang Positif
(Artikel Tetap) -
Rabu, 10 September 2008
|
 |
Jangan Percaya Modal Dengkul
(Artikel Tetap) -
Selasa, 09 September 2008
|
|
|