Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

DontAsk, Just Do It?

Penulis : Seng Guan CPLHI ( Profil Penulis )
Minggu, 07 September 2008, Dibaca : 3830 kali | Dicetak : 243 kali | Cetak artikel ini



Ini bukan merupakan statement, karena dibelakang kalimat ini ada tanda tanya besar.

Pada berbagai kesempatan, kita sering melakukan sesuatu tanpa mempertanyakan kenapa hal tersebut harus dilakukan? Dapatkah hal itu tidak dilakukan? Dasar-dasar apa saja yang menjadi alasannya?Atau kadang-kadang pertanyaan itu malah harus dilempar jauh-jauh dari list yang akan dipertanyakan karena dianggap tabu.

Pada tradisi timur sering ditemukan “pantangan” dan “mitos” yang dibawa sampai generasi saat ini, sering kali ketika sebuah pertanyaan menyinggung kedua daerah itu, para penjaga tradisi itu akan segera mempertahankannya dengan alasandemi kebaikan kita sebaiknya hal itu jangan dilanggar kalau dilanggar bisa terjadi ini dan itu (yang kadang harus ditelan begitu saja, walau secara logika hal itu sulit diterima, tapi ketakutan akan hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya memaksa kita mengikutinya juga)

Ketika mitos dan pantangan itu didengar dalam suatu statement, maka penyataan itu segera menyusup ke alam bawah sadar kita, suka atau tidak suka ketika hal itu terjadi, benih ketakutan segera tertanam dan pikiran kita segera meresponnya dalam bentuk pemagaran diri, takut akan terlukai kelak.Maka, selanjutnya kita akan dengan suka rela mengikuti aturan itu tanpa mempertanyakan lebih dalam lagi kenapa hal tersebut tidak boleh dilakukan atau kenapa hal tersebut harus dilakukan.

Tapi, kadang kala dari lubuk hati kita yang terdalam, ada keingintahuan yang sulit kita bendung, dan ada kalanya hal itu harus diketahui untuk mengubah sebuah paradigma lama yang sudah tidak cocok lagi dengan keadaan saat ini, seperti pada saat cerita kecil ini.

TIM AYAM

Temanku, Shelly memiliki kebiasaan unik ketika sedang membuat “tim ayam” specialnya, hal unik ini tidak terletak pada ramuan herbal yang digunakannya atau jenis ayam yang akan dimasaknya, hal unik ini justru terletak pada ritual yang dilakukan pada saat memasak tim ayam tersebut.

Setiap kali, ketika ayam itu hendak dimasukkan ke dalam ramuan, maka kedua paha ayam itu akan dipisahkan dari kesatuannya, dan dimasak secara terpisah dengan ramuan yang sama.

Ketika ia kutanya mengapa ia memasaknya secara terpisah, ia menjawab “Itu sudah menjadi kebiasaan keluarga kami, Shelly hanya mengikuti cara memasak ibunya dan mungkin inilah yang merupakan rahasia kenapa ‘tim ayam’ kami terasa istimewa”

Karena tidak puas dengan jawaban itu, saya pun menanyakan hal yang sama kepada ibunya, dan jawaban yang saya peroleh juga hampir sama, “Ibu kurang tahu kenapa Nak!, tapi itulah yang dilakukan oleh nenek Shelly”

Lalu, kutemui nenek Shelly untuk kembali mengajukan pertanyaan itu, baru dari mulut oma inilah ditemukan pencerahan.

“Dulu, waktu nenek masak, periuk yang nenek gunakan tidak cukup besar, makanya nenek terpaksa harus memisahkannya menjadi dua bagian. Kalau sekarang sih nggak usah repot-repot, cukup satu kali masak saja.”Akhirnya semua ini terjawab, tapi sampai hari ini Shelly masih memasak dengan cara lamanya, kali ini ia menganggapnya sebagai bagian dari ritual memasak yang mengasyikkan. (Ya, setidaknya ia sudah tahu kenapa ia melakukannya)

Lalu cerita klasik ini ternyata cukup mengelitik untuk dibaca kembali,

Di sebuah tempat pelatihan spiritual, seorang guru sedang melakukan acara perenungan bersama murid-muridnya. Di tengah renungan itu, kucing yang yang dipelihara sang guru ternyata membuat ulah, ia berlari mengelilingi ruangan, mengacaukan letak barang-barang yang ada di sana, dan membuat sejumlah keributan.Suasana yang hening pun berubah menjadi hiruk pikuk.

Untuk menghindari kekacauan lebih lanjut, maka sang guru kemudian mengikat kucing itu di samping ruangan perenungan sampai acara itu selesai.

Maka sejak hari itu, sang kucing selalu diikat di samping ruangan tempat acara renungan itu berlangsung sebagai antisipasinya.Setelah sang guru wafat, ritual ini kembali dilanjutkan oleh murid-muridnya. Anehnya, tradisi mengikat kucing ini terus dilanjutkan, walaupun sang kucing itu telah mangkat menyusul majikannya. Mereka malah sengaja mencari seekor kucing pengganti untuk diikat di samping ruangan tempat acara renungan itu dilaksanakan, turun-temurun bertahun-tahun sampai saat ini, tanpa berani untuk bertanya kenapa hal tersebut dilakukan.

Dalam banyak hal kita sering menemukan ritual-ritual ini dalam kehidupan kita sehari-hari, ada kalanya kita perlu keberanian untuk mengubahnya kalau menganggap hal tersebut sudah usang dan tidak cocok lagi dengan perkembangan zaman.

Ada kalanya, jawaban itu kita dapatkan dari orang-orang yang memang tidak mengerti kenapa hal tersebut dilakukan dan terus dilakukan, hanya untuk menutupi ketidaktahuan mereka, dengan menganggapnya sebagai satu kebiasaan yang tak perlu dipertanyakan.

Seperti yang pernah saya alami dulu ketika bekerja di sebuah konsultant bangunan, ketika saya bertanya kepada senior saya, kenapa jumlah tulangan besinya harus sekian buah dengan diameter sekian milimeter, saya malah mendapat jawaban yang mengejutkan untuk ukuran seorang insiyur“Itu sudah kebiasaan kita di lapangan.”

Dalam hal ini, kita harus memberanikan diri untuk tidak tinggal diam. “CARI TAHU” apa yang jawaban sesungguhnya.

Seperti Shelly yang tetap melanjutkan ritual memasaknya dan menganggapnya sebagai bagian dari seni yang mengasyikan. (Seperti pada beberapa ritual keagamaan atau kebudayaan yang ada di penjuru negeri ini)

Maka, ada kalanya kita perlu membiarkan ritual-ritual itu tetap berlangsung, sebagai warna dalam kehidupan berbudaya, sebagai bagian dari keindahan hidup ini.

Salam Sukses Selalu

Seng Guan CPLHI

Regional Manager PT. Arthamas Konsulindo Medan

PSDM Siddhi Medan

sengguanjr@yahoo.com



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Seng Guan CPLHI ( Daftar Artikel Selengkapnya )

Hanya Empat Huruf Dan Satu Detik
Seni Berucap
Belajar Kungfu dari Panda bagian I
Suatu Hari Di Kelas Hypnotherapy
Belajar Dari Sebuah Bakpau
Artikel Selanjutnya :
Embun Pagi (Artikel Tetap) - Senin, 08 September 2008
Narsis Itu Perlu (Artikel Tetap) - Selasa, 09 September 2008
Jangan Percaya Modal Dengkul (Artikel Tetap) - Selasa, 09 September 2008
Sikap Dan Pola Pikir Yang Positif (Artikel Tetap) - Rabu, 10 September 2008
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pribadi Anda (Artikel Tetap) - Kamis, 11 September 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Seven Habits Of Highly Confident People (Artikel Tetap) - Sabtu, 06 September 2008
Percaya Diri Cikal Bakal Kesuksesan (Artikel Tetap) - Jumat, 05 September 2008
Pembaharuan Diri (Artikel Tetap) - Kamis, 04 September 2008
The Law Of Attraction (Artikel Tetap) - Rabu, 03 September 2008
Memilih Jadi Kaya (Artikel Tetap) - Selasa, 02 September 2008

Bagaimana menurut kalian?




SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

AW MOTIVATION QUOTES

TAMAN MOTIVASI

Jangan memikirkan bahwa kegagalan itu adalah gagal. Tapi berpikirlah bahwa kegagalan itu adalah bahan pelajaran untuk SUKSES.

Pengirim: Albert P. Tenggario

TESTIMONIAL

WAKTU...!
Luar Biasa, hadiah dari pak Andrie. Sebuah renungan tentang waktu telah mampu menggugah semangat dalam diri saya. Begitu berharganya waktu, namun sayang selama ini lebih banyak kita telantarkan. Begitu sering kita tidak MENYADARI dan TIDAK mau memanfaatkan karunia yang begitu besar, yaitu WAKTU..!

Trimakasih Pak Andrie
Salam Sukses Luar Biasa

M. Iswanto

Pengirim: M Iswanto

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?