#12. Sekalian Jalan Menggiring Kambing (Song Dynasty ~ 770 BC)
Tower 108 lantai
Cigo, CEO dari CIGO corporation adalah rekanan utama baru Project Tower 108 lantai, sebuah project prestise property tertinggi di dunia. Mr. Cigo mempunyai interpersonal skill yang luar biasa, cerdik dan berpenampilan meyakinkan, sehingga sangat menunjang performance CIGO Corp di mata boss pemilik project Tower 108 sebagai rekanan berkualitas. CIGO mempunyai posisi yang sangat strategis sebagai rekanan, karena direkrut langsung oleh sang boss Tower 108 dengan harapan CIGO dapat membawa perubahan yang significant menuju keberhasilan yang lebih cepat. Tower 108, merupakan project prestise pertama kelas dunia yang dihadirkan di lingkungan yang sebenarnya belum siap menerima kehadirannya.
Hugo, CEO dari HUGO Inc adalah salah satu rekanan Tower 108 yang terpinggirkan, karena banyak melakukan kebijakannya kurang populer dan lambat di mata boss Tower 108. Ini disebabkan Hugo Inc ikut melibatkan partisipasi lingkungan untuk mewujudkan Tower 108. HUGO Inc yang semula gemilang tampak semakin tenggelam dan semakin suram kontribusinya dalam Tower 108, wewenang dan fungsinya semakin dibatasi. Namum Hugo tetap berkomitmen dan memilih membuka lebar kesempatan bagi gerak Cigo, menghindari konflik yang tidak produktif, tetap persistent aktif mendorong serta membangkitkan partisipasi moral semua bagian untuk memberikan progress positif terhadap progress Tower 108.
Awalnya CIGO tampak mempesona, membuat semua rekanan Tower 108 yang ada tampak ketinggalan jaman dan tidak effisien dan lambat. CIGO dengan antusias meluncurkan sejumlah kebijakannya dan ide barunya. " Well, a lot of work to be done fast and smart", kata Sang Boss pemilik Tower 108 memuji CIGO dan merasa sangat bangga telah merekrut rekanan yang tepat untuk memulihkan dan mengenjot Tower 108.
Ide-ide CIGO memang luar biasa apabila memang diikuti komitmen untuk melakukannya dengan benar dan tekun. Namun tampaknya lain penampilan, lain kualitas. CIGO lebih suka memilih sebagai penelur kebijakan dan ide, sedikit kerja dan penghasilan besar. Sejak itu kasus demi kasus mulai muncul akibat ulah CIGO. Sementara itu HUGO tetap presisten terhadap progress Tower 108, apabila ada tugas yang dilalaikan CIGO, segera HUGO melakukan tindakan atau paling tidak planning antisipasinya dan tetap bervisi pada keberhasilan Tower 108 sebagai misi utama.
CIGO sudah menerima banyak dana atas Tower 108, namun tampak semakin kedodoran dengan pemenuhan janji-janjinya sendiri. Penundaan demi penundaan muncul karena memang hanya janji dibayar janji dan tanpa melakukan tanggung jawab yang benar. Hingga suatu saat Sang boss Project curiga dan menuntut secara hukum pertanggung jawaban CIGO atas segala janjinya. CIGO kebingungan mencari alasan dan dukungan para rekanan lain untuk memback upnya pertanggungjawabannya, namun sungguh malang karena tidak satupun mau berkompromi dengan CIGO, karena merasa sakit hati dan direndahkan.
Harapan terakhirnya adalah meminta HUGO Inc untuk membantunya. Dengan besar hati HUGO memenuhi undangan CIGO untuk merundingkan meeting pertanggungjawabanya terhadap Sang Boss Tower 108. Dalam keputusasaanya Mr. Cigo memaparkan seluruh data perusahaanya detail demi detail, seakan Cigo ingin Hugo menggantikannya untuk memikul tanggung jawabnya.
"Ya, kami bersedia", kata Hugo, dengan satu syarat CIGO Corporation harus menjadi bagian dari HUGO Inc. Cigo pun dengan berat hati menyetujui untuk mengalihkan mayoritas kepemilikan perusahaannya kepada HUGO Inc.
Didalam pertanggungjawabannya kepada boss pemilik Tower 108, HUGO Inc dapat mengambil alih tanggungjawab pekerjaan CIGO dengan mulus, karena sejak awal HUGO Inc telah membuat tidakan dan rencana antisipasi yang diperlukan untuk mengatasi kelalain yang dibuat oleh CIGO Corporation. * www.pamrich.com
Tower 108 pun berdiri megah dan terselesaikan dengan keuntungan yang luar bisa serta memberikan kesejahteraan bagi orang banyak. Tamatlah riwayat CIGO Corporation.
Pembaca yang budiman
Pesan moral strategi ini. Presistensi akan kesiapan diri setiap saat, setia pada misi dan tanggung jawab yang benar sangatlah penting.
Dengan ditambah flexibilitas pendekatan atau approach pada waktu yang tepat, maka Kesiapan itu akan menjadi senjata yang handal dan akan menghantar kita pada posisi yang unggul.
Kisah asli terjadi pada jaman Dinasty Song, sekutu Zheng berseteru dengan Song.
Dai adalah negara dengan posisi yang strategis. Dengan menguasai Dai, maka siapapun akan berpotensi besar memenangkan pertempuran. Song menyerbu Dai. Dai meminta bantuan Zheng untuk menyelematkannya.
Dai mengundang Zheng. Zheng bersedia dan mengambil alih kepemimpinan Dai. Zheng memenangkan pertempuran atas Song.
Riduan Goh ~ Wealth is Mine
http://www.pamrich.com
Nantikan Strategy #13.
Hanya untuk :
http://www.andriewongso.com
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Riduan Goh ~ Wealth is Mine
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-18
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life Strategy Ke-27
|
 |
36 Ji (strategy) For Happy Life - Strategy Ke-30
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-26
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-11
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Komunikasi Berdasarkan Golongan Darah
(Artikel Tetap) -
Senin, 18 Desember 2006
|
 |
Hujan
(Artikel Tetap) -
Minggu, 21 Januari 2007
|
 |
Hukum Newton Ketiga
(Artikel Tetap) -
Kamis, 08 Februari 2007
|
 |
Menghukum Diri Sendiri
(Artikel Tetap) -
Senin, 30 April 2007
|
 |
Merenungkan Kembali Definisi Sukses
(Artikel Tetap) -
Selasa, 01 Mei 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Manusia Pribadi Yang Unik
(Artikel Tetap) -
Jumat, 18 Mei 2007
|
 |
Self-reflection
(Artikel Tetap) -
Selasa, 08 Mei 2007
|
 |
Nedes, Nak...nedes!
(Artikel Tetap) -
Selasa, 24 April 2007
|
 |
Yang Kentut Belum Bayar
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 April 2007
|
 |
Badut Ulang Tahun
(Artikel Tetap) -
Senin, 23 April 2007
|
|
|