Setiap manusia diberkahi dengan kelengkapan panca indra yang menyebabkan mereka bisa melihat, mendengar, mencicipi, mencium dan meraba. Kesemua indra tersebut telah berperan sebagaimana fungsinya masing-masing. Tidak ada yang saling tumpang tindih bahkan sebaliknya saling melengkapi. Namun ternyata, tidak semua manusia menggunakan fungsi indra tersebut dengan penekanan seragam. Ada orang yang lebih mengandalkan matanya untuk melihat dibandingkan dengan telinganya untuk mendengar. Ada yang lebih mengutamakan penciumannya daripada penglihatannya, dan seterusnya. Berdasarkan Rep System (Sistem Representasional), ada tiga kecendrungan orang dalam menangkap sebuah informasi dan berkomunikasi dengannya, yakni: visual (penglihatan), auditory (pendengaran), kinestetik (perasaan/perabaan). Pada edisi ini, kita akan membahas tentang visual terlebih dahulu.
Karakter Orang Penglihatan (Visual)
Kata-kata yang sering digunakan oleh mereka yang bertipe visual adalah: melihat, muncul, menunjukkan, mengungkapkan, membayangkan, menjelaskan, mengimpikan, dll. Kesemuanya itu berdasarkan bayangan gambar yang muncul di pikiran mereka. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui orang-orang dengan tipe ini, bukan ? Mudah sekali untuk mengetahui tipe orang ini dari kata-kata yang digunakannya. Ketika kita menjelaskan sesuatu kepada mereka, secara cepat mereka akan membayangkan melalui imajinasi mereka dalam bentuk gambar. Lalu, mereka akan meluncurkan deskripsi dari penjelasan tersebut dalam bentuk fisiknya. Misalnya, ketika dijelaskan tentang kereta kuda. Yang akan muncul dalam benak mereka adalah sebuah kereta dan seekor kuda yang tengah menariknya. Mereka akan dapat menggambarkannya dengan jelas lengkap dengan warna kereta, kuda dan tali yang digunakan untuk mengikat kuda tersebut. Hal ini tidak mudah dilakukan oleh mereka dengan tipe lain. Tipe pendengaran hanya akan dapat membayangkan secara sepintas dan kemudian melupakannya. Tidak demikian dengan tipe penglihatan yang satu ini. Mereka akan dapat membayangkan dan sekaligus menjelaskannya dalam deskripsi yang lebih rinci dan hidup. Jika kita temui orang-orang seperti ini, jelas mereka adalah orang dengan tipe visual.
Gaya Komunikasi dengan Orang Penglihatan (Visual)
Tipe visual adalah tipe penglihatan. Mereka mengutamakan hal-hal yang terlihat daripada yang tersembunyi. Mereka lebih mudah membayangkan daripada merenungkan secara abstrak. Untuk itu, jika berhadapan dengan orang dengan tipe visual ini, hal yang harus dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
- Perbanyak kata-kata yang bersifat visual (kelihatannya, bentuknya, warnanya, dll.)
- Jangan menggunakan kata-kata yang bersifat audio (kedengarannya, rasanya, dll.).
- Gunakan gambar-gambar (diagram, foto, bagan, benda nyata, dll.) ketika menjelaskan kepada orang tipe ini.
- Gunakan bahasa tubuh untuk menjelaskan sesuatu agar lebih mudah dipahami dengan menggerak-gerakkannya membentuk benda yang tengah dijelaskan.
- Lebih ekspresif ketika menjelaskan sesuatu.
- Jangan banyak terdiam.
Jika tips-tips di atas dilakukan secara benar, niscaya, tujuan komunikasi yang ingin dicapai akan mencapai tingkat efektivitas yang tinggi.
---------------------------------------
Untuk referensi lebih lanjut, silahkan baca 2 buku penulis lainnya tentang komunikasi:
1. The Art of Communication that Works - Komunikasi yang Berhasil
2. Understanding Your Communication Styles - Memahami Gaya Komunikasi Anda
Untuk informasi & pelatihan, hubungi penulis di: ponijan@central.net.id
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Ponijan Liaw ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Komunikasi Berdasarkan Gerak - Pemikir (thinker)
|
 |
The Art Of Communication That Works (3) - Komunikasi Berdasarkan Fungsi Otak
|
 |
Begini Seharusnya Pelayanan Call Center
|
 |
Perbaiki Hubungan Dengan Kata Maaf
|
 |
Komunikasi Berdasarkan Ekspresi - Pengungkap (expresser)
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Komunikasi Berdasarkan Golongan Darah
(Artikel Tetap) -
Senin, 18 Desember 2006
|
 |
Hujan
(Artikel Tetap) -
Minggu, 21 Januari 2007
|
 |
Hukum Newton Ketiga
(Artikel Tetap) -
Kamis, 08 Februari 2007
|
 |
Kebenaran Sejati
(Artikel Tetap) -
Selasa, 03 April 2007
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-9
(Artikel Tetap) -
Kamis, 05 April 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Manusia Pribadi Yang Unik
(Artikel Tetap) -
Jumat, 18 Mei 2007
|
 |
Self-reflection
(Artikel Tetap) -
Selasa, 08 Mei 2007
|
 |
Diputar, Dijilat ....
(Artikel Tetap) -
Minggu, 01 April 2007
|
 |
36 Ji (36 Stratetgy) For Happy Life #8
(Artikel Tetap) -
Kamis, 29 Maret 2007
|
 |
Penipu Yang Tertipu
(Artikel Tetap) -
Rabu, 28 Maret 2007
|
|
|